CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Belanja di Mal, Dokter Reisa: Resiko Terlalu Tinggi, Jika Anda Ragu, Jangan Lakukan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef157df9775130d3c5829fd/belanja-di-mal-dokter-reisa-resiko-terlalu-tinggi-jika-anda-ragu-jangan-lakukan

Belanja di Mal? Dokter Reisa: Resiko Terlalu Tinggi, Jika Anda Ragu, Jangan Lakukan

Belanja di Mal, Dokter Reisa: Resiko Terlalu Tinggi, Jika Anda Ragu, Jangan Lakukan

INDUSTRY.CO.ID - Jakarta - Dokter Reisa Broto Asmoro Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, mengatakan pihak pengelola, maupun pengunjung pusat perbelanjaan harus menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari pembatasan jumlah pengunjung, melakukan pemeriksaan suhu tubuh di semua pintu masuk pusat pembelanjaan dan aturan mengenai jam operasional, jam buka dan tutupnya mal sesuai keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor 382 tahun 2020.

"Jika, ditemukan pekerja atau pengunjung dengan suhu diatas 37,3 derajat Celcius, maka pengunjung tidak diperkenankan masuk. Jika, pengunjung tidak memakai masker, maka tidak diperbolehkan masuk juga," tegas Dokter Reisa beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dikatakannya, pada saat memeriksa suhu para pengunjung, petugas wajib menggunakan masker dan pelindung wajah, atau face shield dan harus didampingi oleh petugas keamanan.

Kemudian, jarak antar etalase, antrean kasir, tangga eskalator dan lift juga harus diatur dengan batas minimal adalah satu meter.

"Jarak saat mengantri dengan memberi penanda di lantai minimal satu meter, seperti di pintu masuk kasir, dan juga lift, dan juga eskalator, dan membatasi jumlah orang yang masuk ke dalam lift dengan membuat penanda pada lantai lift," jelas Dokter Reisa.

Selanjutnya, masing-masing pengelola harus menerapkan pengaturan model transportasi untuk mencegah terjadinya kerumunan dan mengoptimalkan ruang terbuka serta agar tidak terjadi kerumunan.

Selain itu, Dokter Reisa juga mengatakan bahwa pengelola wajib memberikan informasi tentang larangan masuk bagi kerja dan pengunjung yang memiliki gejala yang merujuk pada COVID-19.

"Pengelola diminta memberikan informasi tentang larangan masuk bagi kerja dan pengunjung yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan atau sesak nafas, atau punya riwayat kontak dengan orang yang terkena COVID-19," jelasnya.

"Bagi kita yang terpaksa dan penting sekali harus ke mal, tolong perhatikan. Pastikan kita dalam kondisi yang sehat, jika mengalami gejala seperti yang tadi sudah saya jelaskan, tetaplah berada di rumah, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan, apabila kondisi berlanjut," imbuh Dokter Reisa.

Bagi para pengunjung, Dokter Reisa juga menyarankan untuk selalu memakai masker dalam perjalanan ke dan dari mal dan selama berada di pusat perbelanjaan sejenisnya.

"Sering-sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik, atau gunakan hand sanitizer. Hindari menyentuh area wajah, seperti di mata, hidung, dan mulut, apalagi kalau belum cuci tangan. Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain," jelasnya.

Apabila kemudian pusat pembelanjaan mal, atau pertokoan padat dengan aktivitas manusia, Dokter Reisa tidak menyarankan pengunjung memasuki area dalam kondisi tersebut.

"Jangan dipaksakan. Cari alternatif tempat lain atau pilih opsi belanja online, atau secara daring," terangnya.

Selain itu, baik bagi para pedagang, pekerjaan, maupun pengunjung juga diminta agar tidak membawa sekelompok yang rentan, seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia, dan penderita penyakit penyerta, atau penyandang disabilitas yang terlibat ke dalam pusat pembelajaan.

Sebagaimana yang telah dijelaskan, bahwa protokol kesehatan tersebut diterbitkan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 untuk memfasilitasi masyarakat yang beraktivitas kembali dalam situasi pandemi COVID-19, namun dengan mulai beradaptasi pada Kebiasaan Baru.

Kendati protokol kesehatan telah diterbitkan, namun Dokter Reisa tetap mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja di tengah pandemi COVID-19.

"Apabila, resikonya terlalu tinggi, dan Anda ragu, jangan lakukan. Tetaplah tinggal di rumah dan cari alternatif lain berbelanja," pungkas Dokter Reisa.

https://m.industry.co.id/read/68895/...jangan-lakukan

[img]www.industry.co.id[/img]
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan 31 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh industry.co.id
Halaman 1 dari 5
mall² jadi sepi org² baca berita ini jadi takut ke mall

akibatnya pengusaha rugi

gimana dong solusinya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
detyry dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daroi
Lihat 28 balasan
belanja online juga ada resikonya ..
pesanan online tiba..anda juga harus hati2 waktu mengambilnya ...
di amerika..ada bule yg stay at home tapi sial kena corona gara2 pesan barang online..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gikogaza dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
kan dah pernah gw bilang
jaga diri masing2 aja jangan nyalahin siapa2
klo berani keluar klo takut dirumah aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EnzoMan dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
intinya jaga kesehatan emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EnzoMan dan 2 lainnya memberi reputasi
trus fungsi masker n rajin cuci tangan apa?
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan entop memberi reputasi
Lihat 2 balasan
semenjak di buka...mall2 belum menunjukkan peningkatan ekonomi...

mksdnya gini...
misal ane tenant di mall...waktu psbb..mall tutup...otomatis ente gak bayar lapak and gaji karyawan...

nah skrg...mall buka..ente uda hrs bayar lapak and gaji...tapi omset kaga nutup...

pusying jg kan...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 40 balasan
Makin jelas bahwa covid adalah konspirasi who dan tokopedia untuk menguasai dunia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
HUMVEE dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Belanja di Mal, Dokter Reisa: Resiko Terlalu Tinggi, Jika Anda Ragu, Jangan Lakukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 23 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Dulu, awal awal gugus tugas "percepatan" ini ada.. ane pikir kerjaannya mempercepat penanganan, ternyata cuma himbauan doang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
maverick4ever dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
desain mal harus diubah jadi yang macam citos, pvj atau ciwalk (yang bagian luarnya) kalau mau lebih aman.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Mall buka, tapi dokter menghimbau jangan ke mall,,

situ sehat?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Selama pejabat dan anggota DPR blm ngantor normal lagi berarti mereka takut kena covid-19 gampangnya gt aja..

Yang punya informasi akurat mengenai penyakit ini di sini kan mereka... kalo emang mereka anggap sudah bisa dikendalikan tentu mereka akan masuk kantor lagi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 2 lainnya memberi reputasi
praktisi kesehatan biasanya kurang mikirin segi ekonomi, padahal yg dibutuhkan skrng bukan hanya sehat tp ekonomi jalan baik. Jadi statement "resiko terlalu tinggi" menurut ane ngga perlu bgt.
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan rizaradri memberi reputasi
Diubah oleh gundamchibi
Lihat 3 balasan
stay at home brg bu dr
profile-picture
profile-picture
eriksa dan rizaradri memberi reputasi
Seabdainya bilang ke pemerintah.. resiko terlalu tinggi, jika anda ragu, jangan buka.

emoticon-Ngakak
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
iya sayang emoticon-Malu (S)
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
kalo ke supermarket biasanya ngeliat dulu kerumunannya kayak gimana.
kalo lumayan renggang baru masuk.. kalo terlalu rame, ga jadi masuk.
cari supermarket yang lebih sepi emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
hampir tiap hari ke mall, makan di food courtnya aja. tp sejak mall tutup dan buka lagi, lum mampir emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan rizaradri memberi reputasi
saran yang baik
profile-picture
profile-picture
mingkki dan rizaradri memberi reputasi
blg aja ke pemerintah knp ngotot dibuka
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di