CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef0994509b5ca3723761e65/kasus-pencabulan-20-putra-altar-di-gereja-santo-herkulanus-depok-harus-diusut-tuntas

Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas

Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas
Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)



MerahPutih.com - Pengurus gereja Paroki Santo Herkulanus Depok, Syahril Parlindungan Marbun ditahan Polresta Depok akibat melakukan pencabulan terhadap sejumlah putra altar.
Pengacara korban Azas Tigor Nainggolan mengatakan, hingga saat ini sudah ada 20 anak di bawah umur yang menjadi korban si predator di paroki Herkulanus.

"Kejahatan pencabulan ini sudah dilakukan oleh si predator sejak tahun 2002 hingga Maret 2020," kata Tigor kepada MerahPutih.com di Jakarta, Senin (22/6).
Tigor melanjutkan, pencabulan yang terjadi di paroki Herkulanus Depok ini telah merampas dan merusak masa depan anak-anak dan Gereja. Para korban dan keluarganya masih bisa disembuhkan dengan pendampingan hukum serta terapi yang baik.
Tigor mendorong dan dukung hukum membongkar kasus ini secara tuntas dan menolong korban serta keluarganya.
"Kami bersama korban dan keluarganya menyerahkan kasus ini dituntaskan secara hukum, juga ingin menghadirkan Gereja yang berkomitmen membongkar kejahatan seksual di kalangan gereja dan berpihak pada korban," ungkap Tigor.
Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)
Tigor tak setuju jika ada upaya melakukan pendamaian oleh beberapa orang. Ia menyebut, kasus pencabulan terhadap anak-anak di paroki Herkulanus di Depok harus dibongkar, diusut tuntas dan diselesaikan secara hukum negara karena Paus Fransiskus mendukung membongkar kasus kejahatan seksual ini.
"Jangan mau diselesaikan damai kekeluargaan.Jika ada penyelesaian damai kekeluargaan atas nama citra gereja atau ketokohan di gereja atau di publik itu artinya kita mendukung si predator bebas merusak dan jatuhnya korban berikutnya," tutup Tigor.
Kasus pencabulan di paroki Herkulanus Depok ini adalah contoh betapa dekatnya si predator.
"Sikap tegas terbuka pembongkaran kasus pencabulan anak-anak di bawah umur di paroki Herkulanus Depok ini contoh keberpihakan Gereja dan melindungi korban," terang Tigor.
Ia meyakini, cara dan sikap berpihak pada korban ini menunjukan gereja dan pengurus dan umat paroki Herkulanus Depok ingin membangun gereja yang ramah dan aman bagi anak, yang merupakan masa depan Gereja.
Ia berharap negara dan hukum memberikan hukuman seberat-beratnya agar memutus rantai kejahatan seksual, menjadi efek jera bagi kita Gereja juga publik bahwa kejahatan seksual itu harus dibongkar, dibawa ke ranah hukum dan menolong korban.
"Jika ada kasus pelecehan, pemerkosaan dan pencabulan harus dilaporkan ke polisi. Apalagi kalau kasus itu terjadi di gereja, kita harus mau melaporkan, bongkar dan menuntaskan secara hukum ke polisi hingga ke pengadilan," terang dia.
Kapolresta Depok Kombes Aziz Andriansyah mengaku kepolisian mulai mengungkap lebih lagi terhadap jumlah anak laki-laki yang menjadi korban dari perilaku seks menyimpang yang diidap SM.
"Ada kemungkinan penambahan. Belum bisa (dijumlahkan korban) kurang lebih (kemungkinan penambahan) ada 5," kata Azis kepada wartawan.
Azis mengatakan saat ini penyidik masih melakukan pendekatan emosional terhadap para 'korban baru' itu. Polisi juga kini tengah fokus memulihkan kejiwaan korban agar tidak merasa tertekan selama pemeriksaan.

"Jadi kita cenderung ke si anak dulu karena untuk kebutuhan penyidikan termasuk untuk kestabilan anak dalam memberikan keterangan terus kemudian supaya tidak berkelanjutan efeknya itu penting," ucap Azis.
Sementara itu, kata Azis, pelaku akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan oleh penasihat hukumnya. Di sisi lain, polisi terus memeriksa saksi-saksi. (Knu)

https://merahputih.com/post/read/kas...-diusut-tuntas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novitasari94 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Ada 2 Teman Si Beni yg caper ke gue

Satunya pribumi berpenis kecil lagi

Satunya lagi betina jelek khas pribumi bermuka pembantu

emoticon-Cool
Lihat 2 balasan
Woyy itu anak2 altar coba didampingi psikolog... beberapa anak yg jd korban sodomi bisa jadi akan jd predator anak saat dewasa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 4 lainnya memberi reputasi
Usut tuntas bre
Jangan dipelihara bre, kagak ada untungnya juga bre

Semoga domba yang tersesat tetap menjadi domba bre
Tp tetap yang tersesat juga bre

Ngoahaha emoticon-Wkwkwk
udah auto tebus koq.. cukup ke apotek yg udah ditunjuk.. cuman bawa resep doank.. emoticon-Imlek
profile-picture
gh20 memberi reputasi
Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas
profile-picture
yunandita memberi reputasi
astajimemoticon-Mad
Kasus Pencabulan 20 Putra Altar di Gereja Santo Herkulanus Depok Harus Diusut Tuntas
Usut tuntas!
profile-picture
servesiwi memberi reputasi
hayo niru siapa
Quote:


Quote:


Quote:


apa pendapat antum ttg pedopil 69 ?
pendetanya aja gini ummatnya gimana? ooooh, TEBUUUUUS emoticon-Wkwkwk
4L at it finest !
hukum seberat2 nya, siksa kl perlu
Kebiri! Itu harus. Biar ada efek jera. Dan menimbulkan rasa takut bagi para calon pelaku.
Sedih banget dengernya emoticon-Turut Berduka

Semoga dapet hukuman yang berat

Jadi keinget film Spotlight
Langsung diusut, dihukum seberat beratnya aja pak, bikin malu agama terkait sajaemoticon-Nohope
Duh ampun kasis kayak gini bener bener ga masuk di akal sih, nerima berita gini bawaaannya emosi langsung kesulut aja gapake ba bi bu langsung emosi 😔
gue setuju sekalian bersih bersih. gereja dan tempat ibadah hanya gedung loh, orang2 di dalamnya yang mengisinya that's matter. kalau isinya orang2 kyk gini mau semegah apapun gerejanya ya Tuhan pun ga akan berkenan
waah ini parah sih, anak-anak yang jadi korban harus didampingi juga sama psikolog
haduuuh
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di