CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef033548d9b172dea38b8e0/setelah-bebas-dari-nusakambangan-dan-bertobat-john-kei-diciduk-polisi

Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi

Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi

SETELAH bebas dari Lapas Nusakambangan dan dikabar sudah bertobat, preman Jakarta John Kei kembali ditangkap polisi, Minggu (21/6/2020) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, John Kei ditangkap bersama 24 orang ditangkap di markas kelompok John Kei.
Mereka diduga terlibat peristiwa penganiayaan dan keributan di Green Lake City, Tangerang Kota dan Cengkareng, Jakarta Barat,
Yusri menyampaikan, saat penangkapan John Kei, pelaku lain sempat menghalangi polisi yang hendak menangkapnya.

"Dua orang yang diduga pelaku atas nama C dan JK (John Kei) ditangkap di Jalan Titian Indah Utama X pada jam 20.15, markas kelompok John Kei," kata Yusri seperti dilansir kompas.com, Minggu (21/6/2020).
Saat menggeledah markas tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, dan 17 buah ponsel.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang menunjukkan keributan dan aksi penembakan di Green Lake City, Kota Tangerang, beredar di media sosial, Minggu siang.

Dalam video tersebut, perekam video mengatakan banyak orang memakai topeng berkumpul dan memecahkan kaca mobil.
Dalam video lainnya, terlihat petugas sekuriti (satpam) menutup pintu gerbang.
Namun, gerbang tersebut diterobos mobil.

Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi

Sementara itu, pada hari yang sama, seorang warga yang belum diketahui identitasnya tewas dibacok di Jalan Raya Kresek, Cengkareng, Jakarta Barat.
Korban pembacokan tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan di ke rumah sakit.
Pelaku pembacokan yang diduga berjumlah lebih dari satu orang tersebut kini masih dalam pengejaran.
Diberitakan sebelumnya, John Kei John Refra alias John Kei bin Paulinus Refra (52) yang dulu dijuluki Godfather of Jakarta telah menghirup udara bebas.

Sejak 26 Desember 2019 ini ia tak lagi menjadi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan Nusakambangan.
Pembebasan bersyarat terpidana kasus pembunuhan itu tertuang pada surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019.
"Terkait berita kebebasan John Refra alias John Kei bin Paulinus Refra, bersama ini kami sampaikan bahwa benar bebas bersyarat," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Ade Kusmanto kepada Tribunnews.com, Kamis (26/12/2019).

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung No. 723K/PID/2013, John Kei dipidana 16 tahun karena kasus tindak pidana melanggar pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana.

"Dia mendapat remisi 36 bulan 30 hari, berdasarkan perhitungan akan bebas 31 Maret 2025, namun setelah memenuhi persyaratan diberikan program pembebasan bersyarat melaksanakan bebas bersyarat tanggal 26 Desember 2019 dan masa percobaan berakhir 31 Maret 2026," jelas Ade.

Ade menerangkan, pembebasan bersyarat merupakan hak narapidana sebagaimana diatur Pasal 14 ayat 1 (k) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Berdasarkan Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018, pembebasan bersyarat diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat, yakni telah menjalani masa pidana paling sedikit 2/3 masa pidana, dengan ketentuan paling sedikit 9 bulan.
Kemudian berkelakuan baik 9 bulan terakhir terhitung dari 2/3 masa pidana.
"Termasuk telah mengikuti program pembinaan dengan baik," kata Ade.
Melansir rri.co.id, John Kei yang mengenakan kaos warna hitam, dan celana jeans ini terlihat keluar dari pos Dermaga Wijayapura, yang merupakaan pos penyeberangan menuju ke Pulau Nusakambangan, sekitar pukul 09.30 WIB.

Keluarga yang sudah menunggu di depan Pos Wijayapura sejak Kamis pagi, langsung menyerbu dan memeluk John Kei, satu persatu.

John Kei mengatakan kebebasannya kali ini merupakan hadiah Natal di tahun 2019.

Dia sangat bersyukur atas anugerah yang diberikan. Untuk itu, kedepan, dia akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
“Perasaan saya sangat bahagia, sangat suka cita, karena hari ini saya bebas, dijemput teman-teman isteri, dan anak-anak.
Ini sangat luar biasa, karena beberapa tahun, Natal membuat saya sedih, tetapi Natal kali ini begitu suka cita, ini semua berkat kasih an anugerah Tuhan,” katanya.
John Kei yang kini semakin relijius ini mengaku nantinya akan memanfaatkan waktu memberikan pelayanan rohani dari penjara satu ke penjara lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan di gereja atau tempat lainnya.

Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi

Setelah Bebas dari Nusakambangan dan Bertobat, John Kei Diciduk Polisi

Selain itu juga akan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga, karena selama hampir delapan tahun ini, sudah banyak momen yang terlewatkan.
John Kei bersama dengan keluarga dan rombongan, meninggalkan wilayah Dermaga Wijayapura sekitar pukul 10.00 WIB. John Kei pergi menggunakan mobil Jeep bernomor polisi B 1161 KCO.
Sebelum menghirup udara bebas, John Kei didapuk untuk mengisi khotbah perayaan Natal bersama napi yang lain di Gereja Kasih Anugerah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019).
Perayaaan Natal ini diikuti lebih dari 100 jemaat yang ada di hadapannya mendengarkan dengan khidmat.

Bukan kali ini saja pria yang pernah dijuluki "Godfather of Jakarta" ini mengisi khotbah.
Ia kerap memimpin prosesi peribadatan menggantikan pemuka agama yang berhalangan hadir di gereja.
"Ketika pendeta dari luar tidak datang, saya jadi mentor pengganti khotbah.

Bisa dua atau bulan tiga bulan sekali.
Di situlah saya belajar khotbah," kata John Kei seusai mengisi khotbah Natal, Kamis (19/12/2019).

John Kei mengaku mendapat pengalaman rohani saat mendekam di Lapas Batu yang menerapkan one man one cell.
Dari balik tembok lapas yang menerapkan pengamanan maksimal itu, ia mulai mempelajari firman Tuhan hingga akhirnya dipindah ke Lapas Permisan.
"Di lapas high risk selama tiga bulan yang membentuk saya, saya di sini juga dibentuk Tuhan.
Saya diubahkan di high risk, saya seperti ini karena anugerah Tuhan," ujar John Kei.
Lantas apa arti Natal bagi John Kei?
"Sangat berarti karena Natal membawa damai dalam kehidupan saya.
Natal mengajarkan saya agar bisa mengasihi antar-semua komunitas, jadi bukan hanya mengasihi satu komunitas," kata John Kei.
Bebas
Lebih spesial lagi, Natal tahun ini merupakan Natal terakhir bagi John Kei di balik jeruji besi.
Dalam waktu dekat ini, pria yang divonis 16 tahun atas kasus pembunuhan ini akan mendapatkan bebas bersyarat.
"Saya sangat bahagia, inilah acara Natal saya terakhir di penjara, Natal ini sangat berkesan.
Perasaan sangat bahagia, inilah saat-saat yang saya tunggu, semakin dekat, rasanya semakin rindu dengan keluarga," ujar John Kei.
Lebih lanjut John Kei mengatakan, selepas keluar dari penjara, dia akan mengabdikan dirinya untuk menjadi pelayan di lapas.
Ia akan berkeliling lapas untuk memberikan bimbingan.
John Kei mengaku sudah memaafkan semua musuhnya saat berkecimpung dalam dunia hitam.
Namun, memang tidak mudah bagi John Kei untuk memaafkan.
Ia mengaku banyak belajar selama mendekam di penjara.
"Contoh kecil, sama teman teroris yang menyerang saya di kamar dan datang saya memaafkan kamu.
Dan itu menyangkut nyawa dan saya bisa memaafkan," kata John Kei.

"Suka tidak suka, mau tidak mau, setelah membaca firman Tuhan mengajarkan saya kalau masuk surga dan diampuni Tuhan, maka harus mengampuni musuh, harus bisa memaafkan.

Kalau tidak mau, maka Bapa di surga juga tidak mengampuni.
Memang berat, waktu belum baca firman, kalau saya keluar nanti pasti mati," ujar John Kei menambahkan.

sumber berita

Pendeta aja aku tak percaya, apalagi bekas preman yg jadi pendeta emoticon-Gila

Mengaku sudah bertobat, dosa diampuni kemudian membunuh lagi itu sudah gila

Lebih baik percaya alkitab daripada pendeta dusta ini


profile-picture
profile-picture
profile-picture
kyukyunana dan 32 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
yg percaya premann pensiuun ya goblokkk....


pandemiii malah bikin ulahh..ini hukammnyaaa udah berlipat2...


masyarakat jangan mau dibodohii premannn2 pensiunnn kek gini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
Ya baguslah, masuk penjara lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
utamidesti dan 2 lainnya memberi reputasi
Hukum mati saja kalau terbukti jadi otak pembunuhan emoticon-Shakehand2
profile-picture
entop memberi reputasi
Diubah oleh gembaladomba666
Kalo mau relijius tapi bisa bunuh-bunuhan lo salah aliran bos .

profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Bagus dong. Berarti Tito Karnavian bisa bikin budaya tegas di tubuh Polri dan saat dia pensiun, budayanya masih ada.

Tidak pandang bulu mau yang berdaster, atau yang non berdaster selama melakukan premanisme pasti langsung ditindak.

Yang aneh di sini justru qadrun. Biasanya menghujat polisi tapi untuk yang satu ini langsung senang gembira karena yang ditangkap non golongannya

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suckrender dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
manusia cap taik gini masih aja dkasih kesempatan buat idup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
haleluya emoticon-Ultah:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Tangkap dan jebloskan ke nusa kambangan sampai mampus. Biar jadi pastor di sana.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 3 lainnya memberi reputasi
Tapi bohong
emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anakonline dan 3 lainnya memberi reputasi
Pertobatan itu lebih baik dirasakan orang sekitar daripada didengar kemana2
profile-picture
entop memberi reputasi
wkwkkwkw... mungkin berubah jadi pendeta pas di penjara saja... kl keluar dr penjara berubah jadi penjahat... kl memang terbukti berperan dlm kasus kemarin, lebih baik pak polisi kabulkan saja keinginannya jadi pendeta, tapi di penjara...
profile-picture
entop memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
tolong satuin lagi john kei di LP ama kelompok jihad...mau liat lagi perang mereka berdua..kemarin kan babak belur si JK...emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
entop dan phyu.03 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Tobat sambal emoticon-Big Grin
profile-picture
entop memberi reputasi
Saatnya Petrus dihidupkan kembali
profile-picture
profile-picture
mebipulamp dan entop memberi reputasi
Justru masuk penjara itu bagian dr pendidikan di kalangan DC. Apalagi kalo keluar dari Nuskam, lo bakal naik kelas, semakin dihormatin, sekaligus ditakutin.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Grafvonberg dan 3 lainnya memberi reputasi
Masuk lagi dong
profile-picture
entop memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di