CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Manajemen Resiko Trading Forex Menggunakan Stop Loss – Tips Forex
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eef5c75c8393a4e5e33f06e/manajemen-resiko-trading-forex-menggunakan-stop-loss--tips-forex

Manajemen Resiko Trading Forex Menggunakan Stop Loss – Tips Forex

Manajemen Resiko Trading Forex Menggunakan Stop Loss – Tips Forex


Sebelumnya udah pake broker terbaik di asia yang support bank lokal belum nih, kalau belum monggo mampir kesini.

Manajemen resiko, adalah satu dari sekian banyaknya unsur penting yg di kaji andai kamu tengah Belajar forex. Bermain trading forex bukan cuma masalah keuntungan saja. Potensi keuntungan senantiasa beriringan dengan potensi mengalami kerugian. Karenanya, seorang trader perlu selalu siap mengalami kerugian. Berhubung itu, penting bagi seorang trader forex menguasai aneka macam taktik atau strategi manajemen resiko supaya tak mengalami kerugian yg besar (pailit).

Kesalahan Umum dalam Menetapkan Stop Loss

Stop loss adalah nilai / batas kerugian terbesar yg mampu di toleransi oleh trader. Sederhananya, seberapa besar kerugian yg masih mampu di terima oleh trader. Nantinya, bila kerugian telah mencapai titik / batas stop loss yg di tentukan trader, maka secara otomatis system akan menutup order pada posisi yang telah di sebutkan menjadikan tak mengalami kerugian yg lebih besar lagi.

Motif utama setiap trader forex adala memperoleh keuntungan. Tapi banyak trader forex yg bahkan mengalami kerugian berhubung manajemen resiko yg tidak baik. Alasanya simpel, kesalahan merencanakan manajemen resiko yg tepat. Bila di generalisir, ada 3 kesalahan manajemen resiko trading forex yg di lakukan oleh para trader yakni tak memasang stop loss, memasang stop loss yg terlalu kecil, ataupun memasang stop los yg terlalu besar.

Tak memasang stop loss adalah kesalahan manajemen resiko yg pertama. Alasanya ialah tanpa stop loss, trader {sama sekali} tak mempunyai manajemen resiko terhadap uangnya. Jangankan pemula yg masih belajar forex, para trader profesional pula memakai stop loss untuk mengontrol resiko kerugian yg mampu mereka-mereka dapatkan. Tanpa stop loss, Amat barangkali trader akan mengalami kerugian yg Amat besar malah sampai-sampai pailit.

Kesalahan selanjutnya ialah memasang stop loss yg terlalu rendah. Dinamika perubahan harga mata uang Amat cepat apalagi disaat ada informasi yg fundamental. Karenanya, tak jarang pasagan uang tertentu mengalami tidak banyak low sebelum harganya meroket tinggi. Bila trader tidak lebih jeli melihat hal ini serta memasang stop loss yg rendah, trader akan mengalami kerugian tidak banyak demi tidak banyak.

Memasang stop loss yg terlalu lebar pula adalah satu dari sekian banyaknya kesalahan manajemen resiko yg umum berlangsung. Beberapa trader, khususnya pemula mempunyai batas toleransi yg tinggi. Tapi, toleransi yang telah di sebutkan tak diiringi dengan pengetahuan serta perhitungan yg matang. Tapi, yg ada cuma harapan supaya tren berbalik. Tapi, hal ini mampu menjadi bumerang andaikan tren tak berbalik sesuai dengan perkiraan.

Batas Stop Loss Ideal

Dari 3 kesalahan umum menentukan stop loss di atas, maka muncul pertanyaan lanjutan. Lantas berapa stop loss ideal yg perlu kita set? Stop loss ideal dalam melakukan satu perdagangan tunggal dalam forex sekitar 2-3% dari semua akun / total equity kamu. Barangkali ini menjadi pengetahuan baru bagi kamu yg baru belajar usaha forex. Sebetulnya ini adalah pengetahuan umum di dunia trading forex.

Walaupun telah menjadi pengetahuan umum, nyatanya tidak sedikit trader yg salah menetapkan stop loss. Bagi trader yg terasa mempunyai taktik atau strategi perdagangan yg tidak jelek alias bagus serta dalam tren kemenangan yg baik, mereka-mereka tergiur untuk mengambil resiko 5-10% menjadikan return yg akan mereka-mereka dapatkan pula besar. Tapi, itu adalah kesalahan fatal yg mampu memicu kerugian besar.

Manajemen Resiko Disaat Dalam Posisi Rugi

Tak ada trader forex yg tak pernah mengalami kerugian. Bukan cuma bagi trader yg masih belajar forex. Trader profesional sekali-pun pasti pernah mengalami kerugian serta menjadikan mereka-mereka berhasil dan bisa atau mampu bangkit lagi ialah kemampuan mengelola resiko serta menerapkan taktik atau strategi yg tepat supaya mampu kembali bangkit. Berikut beberapa taktik atau strategi manajemen resiko yg mampu di lakukan disaat dalam posisi rugi:

1. Stop Loss / Cut Loss

Maksudnya ialah kamu mendapatkan kerugian selama masih dalam batas toleransi sebelum menjadi lebih tidak baik lagi. Bila tak ada informasi / tanda-tanda akan menguatnya pasangan mata uang yg kamu punyai, maka merelakan kerugian yg tidak banyak lebih bijaksana ketimbang mempertahankan dengan harapan akan mengalami titik balik yg belum terperinci tanda-tandanya.

2. Stop Loss And Switch

Bila pada point pertama kita menutup posisi, maka pada posisi ini kita melanjutkan dengan membuka posisi pada transaksi baru, dengan harapan mampu memperoleh keuntungan untuk menutup kerugianSebeumnya.Itulah beberapa hal yg butuh Kamu telaah disaat tengah belajar mengenai forex. Selain melakukan trading forex, Kamu pula perlu mengetahui bagaimana tips manajemen resiko tatkala melakukan trading memakai stop loss. Menjadikan mampu meminimalisir segala hal tidak baik yg barangkali berlangsung tatkala melakukan trading di broker forex paling baik semacam broker forex yg kami rekomendasikan.

Manajemen Resiko Trading Forex Menggunakan Stop Loss – Tips Forex



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di