CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kontroversi Tokoh Sengkuni
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eef5c330577a9158f36d38a/kontroversi-tokoh-sengkuni

Kontroversi Tokoh Sengkuni

Kontroversi Tokoh Sengkuni
Apa yang akan terlintas dalam pikiran anda bila mendengar kata "SENGKUNI"???
Sudah pasti terbayang sosok atau karakter segala macam keburukan, kejahatan, kecurangan, keculasan dan lain sebagainya yang intinya semua berbau negatif.
Saya cuma ingin membuat gambaran atau minimal versi tersendiri walaupun harus mengundang kontroversi.
Segala macam bentuk kejahatan seolah melekat kuat dalam karakter tokoh yang satu ini. Seburuk itukah watak dan perilaku tokoh Sengkuni ini hingga tak ada sedikitpun kebaikan yang ia miliki??
Pastinya ada walaupun itu sedikit.
Sengkuni atau sakuni yang punya nama lain Trigantalpati, Haryasuman adalah paman Kurawa dari pihak ibu merupakan ksatria dari Kerajaan Gandhara di angkat sebagai patih di kerajaan Hastinapura.

Di lihat dari bentuk dan ciri fisik saja kita sudah tahu watak apa yang ia punyai, di mana dalam dunia pewayangan di gambarkan bahwa tokoh ini berjalan pincang, mata juling, bicara "klemak klemek" menyebalkan
Kontroversi Tokoh Sengkuni

Untuk ukuran kita orang awam pasti sengkuni akan kita cap sebagai seseorang yang licik, culas, provokator namun tak di pungkiri bahwa ia adalah ahli siasat perang.
Tapi watak Sengkuni ini bukan tanpa alasan. Karakter buruk yang melekat ini di dasari karena rasa sayang terhadap keponakannya yaitu Kurawa. Dia rela meninggalkan negerinya Gandhara demi mengikuti sang kakak yaitu Gandhari untuk membela harga diri seorang kakak yang merasa tertipu oleh ulah Pandhu.
Kontroversi Tokoh Sengkuni

Dengan dasar inilah dia ingin menunjukkan rasa bakti sebagai balas budi terhadap sang kakak.
Dia menginginkan keponakannya memperoleh kemulyaaan dalam hidupnya hingga tak segan-segan melakukan tindakan yang sedikt extrim demi membela para keponakannya.
Yang kedua dia karakter yang penuh motivasi selalu memberikan dukungan moral terhadap keponakan-keponakannya lepas dari motivasi itu dalam hal kebenaran atau kekliruan.
Yang ketiga tak bisa di pungkiri bahwa dia juga seseorang yang setia bisa di buktikan saat perang bharatayuda dia bertempur sampai titik darah penghabisan walau kematiannya mengenaskan.
Jadi pelajaran apa yang bisa kita petik dari cerita ini??
Bahwa kita tidak boleh menghakimi seseorang tanpa tahu latar belakang seseorang melakukan tindakan yang sedikit menyimpang, kita harus obyektif menilai seseorang jangan hanya di lihat kulit luarnya saja tanpa mau tahu alasan yang sebenarnya.
Jangan menelan mentah-mentah apapun yang di lakukan seseorang walau itu tindakan yang kontroversial.Bisa jadi apa yang ia lakukan sudah benar cuma hanya belum saatnya kebenaran itu muncul di permukaan.Itulah contoh orang yang baik namun di tempat yang salah.
Itulah sekelumit cerita dari karakter tokoh Sengkuni, yang mudah2an bisa memberikan sedikit pencerahan terhadap kita.....terima kasih salam budaya.
Gambar dari Google.
Narasi pribadi.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di