CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Beberapa Jenis Pekerjaan PNS dan PPPK Akan Hilang, Siap-siap ya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeeccf2f4d695235c37ec7e/beberapa-jenis-pekerjaan-pns-dan-pppk-akan-hilang-siap-siap-ya

Beberapa Jenis Pekerjaan PNS dan PPPK Akan Hilang, Siap-siap ya

Beberapa Jenis Pekerjaan PNS dan PPPK Akan Hilang, Siap-siap ya

JAKARTA - Memasuki era new normal, bakal terjadi perubahan pada pola kerja aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Beberapa Jenis Pekerjaan PNS dan PPPK Akan Hilang, Siap-siap ya

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, setelah kurang lebih 3 bulan penerapan work from home (WFH) bagi ASN akibat dampak COVID-19, sejumlah jenis jabatan atau bidang pekerjaan di lingkup ASN direncanakan akan dievaluasi kembali.

"Akan ada sejumlah pekerjaan atau jabatan ASN yang hilang karena digantikan teknologi. Apalagi penerapan WFH akan terus berlangsung meski nanti COVID-19 sudah melandai. Tentunya diimbangi dengan work from office (WFO)," kata Bima, Sabtu (20/6).

Evaluasi jabatan PNS dan PPPK, lanjutnya, dilatarbelakangi adanya kebutuhan kompetensi yang harus disesuaikan dan tetap produktif di tengah kondisi birokrasi yang "dipaksa" serba digital saat ini.

Dengan semakin banyaknya jabatan atau pekerjaan ASN diambil alih teknologi, Bima mengatakan, akan memengaruhi jumlah formasi CPNS dan PPPK yang dibutuhkan.

Hanya jenis pekerjaan yang tidak bisa digantikan teknologi akan, bisa bertahan.

"Pekerjaan-pekerjaan yang tidak relevan lagi dengan kondisi era new normal akan hilang digantikan teknologi, sehingga otomatis jumlah kebutuhan ASN (CPNS dan PPPK) pun berkurang tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya," urainya.

Bicara soal adaptif di era new normal, Bima mencontohkan soal budaya pertemuan rapat kerja atau koordinasi di lingkup Instansi pemerintah.

Yang sebelumnya cukup sulit untuk dilakukan secara daring (online) tetapi dampak COVID-19 bisa mengubah kebiasaan itu.

"Pertemuan pemerintahan termasuk rakor atau munas yang biasanya dapat menghabiskan anggaran besar, kini bisa berjalan jauh lebih murah melalui sistem digital. Ini yang disebut efisiensi dan harus diakui birokrasi tidak pernah berubah dengan sendirinya secepat ini kalau bukan karena dampak COVID-19," imbuhnya.

Dengan tuntutan perubahan tersebut, Bima menjelaskan akan adanya perubahan tren pekerjaan ASN memasuki era new normal.

Yakni mencakup peningkatan volume, konektivitas data kerja, terjadinya peningkatan tuntutan analisa big data, peningkatan transaksi dan interaksi pekerjaan secara digital.

Bahkan menurutnya terdapat soft skills yang idealnya dimiliki setiap ASN, khususnya ketika beradaptasi dengan tatanan normal baru.

Bima menguraikan empat unsur utama yang terdiri dari aspek information, media, and technology skills; life and career skills; learning and innovation skills; dan effective communication skill. 



JANGAN LEWATKAN VIDEO TERBARU




SOURCE : https://m.jpnn.com/news/beberapa-jen...siap-ya?page=2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riansantoso4776 dan 2 lainnya memberi reputasi
ya baguslah jadi lebih efektif dan efisien gak perlu lagi banyak administrasi yang gak perlu
profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
Perubahan positif agar efektif dan efisien mantap lah

profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
internet di indon udah ada dri taun 90an

emoticon-Wakaka
soal administrasi harus nya udh ramping dr dulu emoticon-Ngakak
profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
yang perlu diingat
karyawan, pegawai, buruh, dkk bisa digantikan oleh mesin a.k.a robot
profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
SPPD buat rakor dan sejenisnya jelas berkurang karena bisa via zoom emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan 2 lainnya memberi reputasi
kalo asn sih mungkin, tp kalo pppk? emoticon-Big Grin

ente kira instansi yg jadi roda penggeraknya siapa bos? emoticon-Big Grin
profile-picture
esaka.kedua memberi reputasi

Yg perlu dihilangkan itu semacam kasir2 di kantor pemerintah untuk pembayaran aneka urusan.

Udah kerjanya lama, sambil ngobrol, juga sering nilep duit kembalian yang biasanya dibulatkan ke atas.

Ganti aja sama ATM atau flash (NFC) payment.


Di sisi yg lain sekarang bayar telkom, PLN, PDAM sudah banyak dihilangkan loket pembayaran resminya dan diserahkan kepada pihak ketiga. Akibatnya setiap bayar kena charge tambahan 2.500-3.000 per akun. Ane yg bayar telpon beberapa nomor, hp, listrik dan air juga, sebulan harus nyediain duit ekstra puluhan ribu cuman buat bayar biaya charge ini. emoticon-Mad
Lihat 1 balasan
Effect covid-19 ngayal molo emoticon-Ngakak
hmm kl g rapat dihotel g ada selimut lagi
Kurangin sampe 50% kl perlu
Kasian yg terlibat di industri perhotelan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di