CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Radikal Bebas Sang Perusak vs Antioksidan Sang Pelindung Kulit
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eee11c468cc95733f3af170/radikal-bebas-sang-perusak-vs-antioksidan-sang-pelindung-kulit

Radikal Bebas Sang Perusak vs Antioksidan Sang Pelindung Kulit

https://creamrinnadiazellaskincare.f...1592646789.png

Radikal Bebas Sang Perusak vs Antioksidan Sang Pelindung Kulit

Radikal Bebas Sang Perusak vs Antioksidan Sang Pelindung Kulit

Pada dasarnya,Radikal bebas bisa berdampak positif sekaligus juga negatif bagi tubuh. Tubuh kita secara alami memproduksi radikal bebas dengan tujuan untuk menetralkan virus dan bakteri. akan tetapi, jika keberadaannya terlalu banyak didalam tubuh dan menumpuk, radikal bebas dapat merusak DNA, lipid, dan protein yang dapat memicu berbagai macam penyakit.

Pada kulit Secara alamiah, kulit kita juga bisa menghasilkan begitu banyak radikal bebas dari proses metabolismenya. Jika dibiarkan juga maka yang akan terjadi radikal bebas dapat menyebabkan perubahan pada struktur pada homeostasis kulit.Lebih lanjut, keadaan seperti ini bisa menyebabkan resiko proses penuaan pada sel-sel kulit lebih cepat, dan rentan untuk berkembang menjadi keganasan (kanker), serta akan timbul beragam permasalah kulit lainnya, seperti reaksi fototoksik atau fotoalergik, melasma, psoriasis, alopesia, dan sebagainya.

Jika kebutuhan antioksidan yang ada dalam tubuh kita tidak mencukupi, baik yang dari dalam maupun luar tubuh, maka akan muncul kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas dan menjadi malapetaka pada kesehatan kulit. Antara lain rusaknya kolagen, DNA sel, dan merusak kemampuan kulit untuk menyembuhkan dirinya.

Normalnya,Sistem enzimatik dan non-enzimatik sebenarnya dapat menetralisasi radikal bebas agar aktifitasnya tidak menyebabkan kerusakan sel yang berdampak pada kesehatan kulit.Akan tetapi Jika keseimbangan sistem itu terganggu maka yang akan terjadi dapat menimbulkan kerusakan pada kulit.

Antioksidan merupakan sebutan substansi yang berguna untuk menangkal radikal bebas,sehingg kehadirannya secara tidak langsung mampu menjaga dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas

Maka dari itu, yang bisa Anda lakukan adalah menetralkan, melindungi, dan mempertahankan kulit dengan antioksidan. Dibutuhkan antioksidan yang mampu membantu mempertahankan sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Antioksidan adalah senyawa atau zat yang mampu menghambat, menunda, mencegah, atau memperlambat reaksi oksidasi walaupu dalam ukuran konsentrasi yang kecil. Senyawa antioksidan bisa kita ditemui didalam berbagai jenis bahan pangan dan dari proses hasil sintesis reaksi kimia. Antioksidan banyak digunakan dalam dunia kesehatan,kecantikan dan teknologi makanan.

Menurut Dr Madhuri Agarwal, seorang ahli kecantikan dari India mengatakan, Untuk meningkatkan kesehatan kulit, ada banyak pilihan jenis antioksidan yang bisa digunakan dam dimanfaatkan fungsinya untuk diaplikasikan pada kulit, dan masing-masing tentu memiliki cara dan lokasi kerja yang berbeda.

Sekarang ini ada banyak Produk kecantikan yang dikemas dalam bentuk seperti cream,lotion atau serum yang mengandung antioksidan dan sering dipromosikan sebagai kategori produk anti-aging (anti-penuaan). Tapi sebenarnya kandungan antioksidan tidak hanya bisa mencegah penuaan dini, karena ada banyak beberapa manfaat lainnya yang bisa kamu rasakan.


. APA ITU RADIKAL BEBAS

Ketika tubuh menggunakan oksigen, sekitar 1-2 persen sel-sel akan menjadi rusak dan berubah menjadi radikal bebas,Radikal bebas yang terdapat dalam tubuh merupakan molekul yang mempunyai elektron bebas, di mana sifat elektron itu seharusnya berpasang-pasangan. Elektron bebas tersebut menjadi radikal bebas yang bekerja sangat reaktif sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sel di sekitarnya. Karena sifat dasar elektron itu berpasang-pasangan,maka elektron bebas yang terdapat pada molekul radikal bebas ini dapat mencari elektron atau mengambil elektron dari molekul sel tubuh yang sehat. Pada akhirnya molekul yang diambil elektronnya yang terdapat pada sel tubuh yang sehat kemudian akan berubah sifat dan fungsi alaminya sehingga bersifat sama seperti radikal bebas sehingga menimbulkan akumulatif radikal bebas lainnya. Radikal bebas yang terlalu reaktif lalu akan merusak membran hingga inti sel dan merusak komponen-komponen yang terdapat di dalam suatu sel, tidak hanya sampai disitu,akan tetapi kondisi radikal bebas itu juga memicu sel lainnya untuk menghancurkan dirinya sendiri.

Radikal bebas yang tidak terkendali pergerakannya dalam tubuh bisa mengakibatkan permasalah yang disebut dengan stres oksidatif.stres oksidatif di dalam tubuh, atau ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkan atau mendetoksifikasi efek bahaya yang diciptakan oleh radikal bebas. Nah, efek ini pun turut terjadi pada kulit.Sebagai contoh,apabila buah pisang yang telah dibelah akan terlihat perubahan warna dengan cepat. Daging ayam yang tidak disimpan di dalam lemari pendingin lama-kelamaan akan menjadi basi. proses Inilah yang disebut dengan proses oksidasi. Sel-sel pada tubuh manusia pun bisa mengalami proses alami seperti itu jika tidak terlindungi dengan baik.

Stres oksidatif karena radikal bebas yang tidak dapat ditangani tubuh dapat memicu penyakit kronis seperti, kerusakan sel, penuaan kulit, dan risiko penyakit seperti kanker dan sakit jantung


Sumber terbentuknya radikal bebas

Dari mana sumber radikal bebas bisa masuk ketubuh kita.Radikal bebas secara alamiah dapat dibentuk dari dalam dan luar tubuh ,dari dalam tubuh radikal bebas terbentuk saat kita melakukan aktivitas berolah raga, dan saat tubuh mencerna makanan,dari luar tubuh bisa terbentuk dari polusi udara,asap rokok,asap kendaraan,sinar matahari dan makanan yang telah terkontaminasi pestisida

Mengapa disebut Radikal bebas,karena sifatnya untuk merusak sel-sel yang terdapat dalam tubuh dan menyebabkan kondisi negatif tertentu. Untuk mencegah kerusakan yang disebabkan radikal bebas maka tubuh membutuhkan dan harus diperkuat dengan antioksidan yang cukup.

BAGAIMAN CARA KERJA ANTIOKSIDAN

Cara kerja antioksidan adalah mendonorkan elektron pada elektron yang tidak berpasangan yang terdapat di molekul radikal bebas.Peranan antioksidan bekerja untuk mencegah elektron bebas tersebut untuk tidak menarik atau mengambil elektron dari sel tubuh yang sehat. Yang istimewa dari kerja antioksidan adalah setelah memberikan elektron, antioksidan tidak akan berubah fungsi menjadi radikal bebas seperti jika sel-sel lain yang jika mereka memberi elektron pada molekul radikal bebas mereka ikut-ikutan berubah sifat dan fungsi menjadi radikal bebas juga.

Antioksidan adalah molekul yang posisinya berada dalam sel,cara kerjanya dalam melindungi sel adalah dengan mendonorkan eleketronnya pada elektron yang tidak berpasangan yang dimiliki oleh molekul radikal bebas,hal itu dilakukan agar mencegah elektron dari radikal bebas untuk tidak menarik elektron sehat yang terdapat pada sel tubuh yang sehat.Di sisi lain, karena sifat radikal bebas merupakan molekul yang tidak stabil dan sangat reaktif karena hanya memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. maka dari itu agar keadaannya stabil mereka melakukan bentuk penyerangan kepada molekul yang stabil sehingga memicu kerusakan sel-sel sehat.


Menariknya,Ketika antioksidan mendonorkan elektronnya maka sifatnya tidak akan berubah fungsi menjadi radikal bebas,tidak sama dengan sel-sel lain yang jika mereka mendonorkan elektronnya merekapun ikut berubah menjadi radikal bebas.Sehingga kerja antioksidan hanya sebagai penetralisir sifat reaktif molekul radikal bebas dalam tubuh.Dengan begitu,keberadaan kandungan antioksidan dalam tubuh akan aman terkendali. Itu karena perannya yang sangat penting, kamu perlu memperbanyak jumlahnya untuk mencegah bahaya radikal bebas. yang sifatnya merusak

SUMBER ANTI OKSIDAN TINGGI

Vitamin E

Vitamin E atau tocopherol sangat popular dikenal sebagai antioksidan dapat digunakan semua jenis kulit .Bahan ini juga bagus digunakan sebagai anti-inflamasi alami, perisai yang kuat melawan radikal bebas dan penuaan dini, dan menjaga kulit agar tetap lembut dan lentur, yang merupakan kunci untuk mencegah pembentukan bekas luka.

Vitamin E; mentralisasi oksigen bebas di membran sel, menstabilisasi membran sel, mencegah peroksidasi-oksidasi lipid dari asam lemak tak jenuh yang bisa merusak membran sel

Dalam melakukan perlawanan radikal bebas akan lebih kuat lagi apabila vitamin E dikombinasikan dengan vitamin C, itulah sebabnya Anda akan banyak menemukan begitu banyak produk skincare yang mengkombinasikan racikan vitamin C + E dalam satu kemasan. Selama kulit Anda tidak terlalu sensitif, cobalah menggandakan produk skincare Anda pemakaiannya di pagi hari, melapisi pelembab di atas serum, atau minyak di atas pelembab

( Radikal Bebas Sang Perusak vs Antioksidan Sang Pelindung Kulit



Vitamin C

Diketahui manfaat Vitamin C adalah dapat mencegah kerusakan dengan cara menangkap serta menetralisasi radikal bebas, sementara vitamin E dapat memecah rantai radikal bebas,jika mereka berkolaborasi Vitamin C bersama-sama dengan vitamin E maka kemampuannya menjaga stabilitas membran sel.

Sama seperti teh hijau dan mirip dengan retinol,asam L-askorbat pada Vitamin C juga mengandung Antioksidan yang merupakan salah satu kandungan utama yang terdapat dalam produk-produk perawatan kulit dengan efek mencerahkan (brightening) dan anti-aging.antioksidan yang baik untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan kulit,maka tak heran beberapa produsen produk kecantikan memanfaatkan kandungan vitamin C dalam kemasan mereka untuk mengatasi permasalahan hiperpigmentasi,bintik-bintik hitam,mencerahkan kulit,meningkatkan produksi kolagen untuk mengencangkan garis halus dan menghaluskan warna kulit yang tidak rata.

Jika digukanan Selama 6-8 minggu pada kulit, vitamin C akan dapat menyamarkan hiperpigmentasi dan bintik-bintik gelap dan mencerahkan kulit Anda secara keseluruhan.

( Baca juga : Vitamin C buat Kulit Wajah Merona Sepanjang Masa )




Teh hijau

Menurut dokter kulit Melissa Kanchanapoomi Levin,selain kaya akan antioksidan Teh hijau kaya akan polifenol dalam menghalangi radikal bebas dan mampu bekerja sebagai anti inflamasi dalam mempercepat penyembuhan luka.


komsumsi The hijau bisa digunakan untuk para penderita rosacea, psoriasis, kulit sensitif, dan bahkan yang memiliki permasalahan dengan jerawat.

Akan Tetapi, tidak disarankan Anda menggunakan pemakaian kantong teh hijau untuk wajah seharian penuh.Ada baiknya untuk diaplikasikan diwajah Anda bisa menggunakan produk serum atau pelembab yang kaya akan teh hijau, atau yang mengandung ekstrak daun camellia sinensis.


Vitamin A

Vitamin A sebenarnya sama dengan retinol.Retinol merupakan vitamin A yang terkonsentrasi. Retinol banyak dimanfaatkan untuk menghaluskan garis-garis halus, mengisi kerutan, menghaluskan benjolan dan bercak kasar, mencerahkan kulit, memudar bekas luka dan tanda hitam, dan mampu mengurangi jerawat, bahkan untuk jenis jerawat kistik sekalipun. Akan tetapi, terkadang ada sering terjadi efek samping purging, saat pertama kali Anda mulai menggunakannya yang kemungkinan dapat menyebabkan adanya jerawat, kekeringan pada kulit, dan sedikit pengelupasan.

Akan tetapi Anda tetap harus terus menggunakannya karena untuk melihat hasilnya yang terbaik, dibutuhkan kesabaran menunggu untuk melihat prosesnya sekitar 3-6 bulan. Setelah itu Anda bisa menerapkannya secara bertahap, mulai dari seminggu sekali, dua kali seminggu, dan seterusnya. Ada sebagian orang yang menggunakan retinol pada malam hari, Anda juga bisa menggandakan pemakaiannya dengan produk antioksidan lain di pagi hari, tetapi ada hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari penggunaannya vitamin C bersama dengan retinol,hal itu jika Anda memiliki kulit sensitif, reaktif, karena kombinasi kedua vitamin itu dapat mengiritasi kulit Anda.

Fitonutrien

Antioksidan selain banyak berasal dari vitamin, antioksidan juga bisa didapatkan pada fitonutrien, yaitu suatu komponen yang hanya terdapat pada sayur dan buah serta berperan memberi warna atau aroma khas dari sayur buah tersebut. Fitonutrien yang dari kelompok karotenoid memiliki banyak kandungan antioksidan. Sebagai contoh ada beta karoten, likopen, dan lutein yang banyak terdapat pada wortel, tomat, serta sayur-sayuran berwarna hijau gelap seperti brokoli dan kale.


APAKAH SUPLAMENT ANTIOKSIDAN BAIK UNTUK MENANGKAL RADIKAL BEBAS

Mengonsumsi suplemen antioksidan memang baik dilakukan untuk menunjang kesehatan dari dalam. Namun, kamu juga perlu memerhatikan asupan makanan yang kamu konsumsi. Dengan mengonsumsi suplemen antioksidan harus juga diimbangi dengan sejumlah menu makanan harian yang mengandung antioksidan.

Memang Belum ada hasil yang valid untuk penggunaan suplament antioksidan untuk menangkal radikal bebas.Beberapa dari penelitian memang menunjukkan bahwa konsumsi suplemen antioksidan belum terlalu memberikan efek yang maksimal dalam hal pencegahan terhadap beberapa penyakit kronis yang diakibatkan oleh radikal bebas. Walaupun penelitian-penelitian tersebut masih memiliki keterbatasannya masing-masing, akan tetapi penelitian terkait dengan manfaat mengonsumsi sayur dan buah yang kaya akan antioksidan justru akan memberikan hasil positif untuk melawan dampak buruk radikal bebas.

MAKANAN NABATI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI

Mendapatkan sumber antioksidan dari makanan sehat tentu akan lebih aman dan lebih berefek positif untuk tubuh. Makanan yang berasal dari tumbuhan mengandung molekul antioksidan dengan kadar yang lebih tinggi. Kadar antioksidan dalam tiap makanan juga akan bervariasi.Berikut beberapa sumber menu makanan antioksidan alami yang bisa Anda konsumsi,antara lain:

Stroberi. Buah yang satu ini mengandung vitamin C tinggi yang dapat menjaga daya tahan tubuh, kulit, hingga anemia. Selain itu, stroberi mengandung antosianin yang dapat mencegah penyakit jantung dengan banyak memproduksi kolesterol baik dalam tubuh.

Blueberry. Memiliki kandungan antioksidan paling tinggi Buah yang satu juga diperkaya dengan kandungan vitamin K dan vitamin C yang rendah kalori. Buah ini memiliki kemampuan dalam mengurangi permasalahan risiko penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah.

Raspberry. memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang baik bagi tubuh. Kandungan raspberry didalamnya juga mampu digunakan sebagai pembunuh sel kanker dalam usus besar, lambung, dan payudara.

Coklat hitam. Coklat jenis ini mengandung antioksidan dan mineral yang baik dalam menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko terjadinya diabetes

Karena tubuh kita tidak dapat memproduksi antioksidan secara alami sesuai kebutuhannya.Maka dari itu kita perlu mengonsumsi asupan makanan dengan kandungan antioksidan tinggi setiap hari, untuk memerangi radikal bebas.Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan dan mengonsumsi suplemen antioksidan dapat mengurangi risiko kerusakan tersebut.Ketika permasalahan tingkat polusi lebih tinggi, maka Anda akan semakin harus membutuhkan antioksidan, terutama jika hidup di lingkungan dengan tingkat polusi yang lebih tinggi.

Akan tetapi meski mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan telah mencukupi, bukan berarti semua itu sudah dapat mencegah semua penyakit. Manfaat yang didapat dari makanan bergizi bisa Anda maksimalkan dan dipadukan dengan pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, dan tidak merokok serta melakukan istirahat yang cukup.

Semoga Artikel ini cukup memberikan informasi yang bermanfaat akan pentingnya tubuh kita harus terlindungi dari serangan radikal bebas dan antioksidan adalah penolong dan pelindung terbaik buat kesehatan Anda,jika Anda merasa Artikel ini bermanfaat,Anda bisa berbagi informasi dengan SHARE artikel ini keteman,sahabat dan sanak saudara yang Anda CINTAI
profile-picture
delia.adel memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di