CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eedf5a8facb957d601869bd/coc-bisnis-tetap-mengais-untung-dari-menjual-kacang-mede-di-masa-pandemi

[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi


[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi
[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi
GIF

Berawal dari tahun 2016 menjelang bulan Ramadhan. Ibu mertua dari adik iparnya istri ane (kami memanggilnya Mamah Gilang) menawarkan kepada kami untuk menjualkan Kacang Mede aneka rasa. Istri ane yang memang hobi berjualan langsung menyambut baik tawaran tersebut dan ane pun mendukung kalau memang istri ane mau berjualan Kacang Mede tersebut. Apalagi untuk mendapatkan Kacang Medenya kami tidak harus membelinya, kami nanti hanya didrop beberapa Kg, jika habis nanti kami menghubungi Mamah Gilang untuk minta didrop lagi. Jadi kami tidak ada modal (dalam bentuk uang) yang harus dikeluarkan, hanya modal kepercayaan saja. Untuk penyetoran uang dari hasil penjualan Kacang Mede yang laku, kami harus menyetor uang hasil penjualan dengan ketetapan : harga Kacang Mede (harga dari Mamah Gilang) x jumlah (Kg) Kacang Mede yang laku. Bisnis penjualan kacang mede ini hanya kami jalankan hanya pada waktu menjelang bulan ramadhan sampai menjelang Idul fitri saja.

Spoiler for Kacang Mede:


Produk Kacang Mede aneka rasa yang dijual pada waktu itu terdiri dari 6 rasa, yaitu : Original, crispy, wijen, pedas, keju dan madu. Awalnya cuma didrop masing-masing rasa 10 Kg. Kamipun memasang iklan dengan memposting gambar Kacang Mede aneka rasa tersebut di Sosial Media yang kami punya. Kami juga menawarkannya kepada para tetangga dan juga teman-teman kami. Alhamdullilah, ternyata Kacang Mede yang kami jual lumayan laris dan banyak peminatnya, hingga dalam beberapa minggu penjualan sudah mencapai 100 Kg. Selain menjual secara langsung kami juga open resseler. Kalau menjual langsung kami mengambil keuntungan 15 ribu perkilo (dari harga yang ditetapkan Mamah Gilang) . Sedangkan untuk harga reseller kami mengambil keuntungan 10 ribu perkilo (dari harga yang ditetapkan Mamah Gilang).

Spoiler for Kacang Mede Aneka Rasa:


Bulan Ramadhan kemarin, ketika virus corona mewabah, kami tetap berusaha menjalankan bisnis ini. Walaupun sempat ada rasa khawatir juga kalau-kalau penjualan menurun dan tidak terlalu laku, apalagi varian rasa yang kami jual hanya yang original saja (karena stock yang tersedia di mamah gilang hanya itu yang ada), oleh karena itu kamipun tidak berani stock banyak, akan tetapi nyatanya kami tetap mengalami keuntungan yang boleh dikatakan lumayan, mengingat kondisi masyarakat yang sulit karena terkena dampak dari mewabahnya Covid-19 ini.

Spoiler for Kacang Mede:


Itulah sekelumit kisah tentang bisnis penjualan Kacang Mede yang kami jalankan pada saat bulan Ramadhan dari awal mulanya sampai virus corona mewabah. Semoga di masa yang akan datang bisnis Kacang Mede yang kami geluti tetap berjalan dan semakin meningkat penjualannya. Dan semoga wabah corona yang melanda ini tidak akan lagi terjadi di masa-masa yang akan datang, aamiin.

[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi
[COC Bisnis] Tetap Mengais Untung Dari Menjual Kacang Mede di Masa Pandemi


Sumber : Pengalaman pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
delia.adel dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh zafinsyurga
emoticon-Pertamax jadi pengen coba
profile-picture
zafinsyurga memberi reputasi
Lihat 1 balasan
menguragi stok barang emang diperlukan dalam situasi saat ini pa lagi yang berbau bahan pangan
profile-picture
zafinsyurga memberi reputasi
yang komen diatas aidinya keren jugaemoticon-pencet
profile-picture
zafinsyurga memberi reputasi
pengiriman dari mana gan? Kacamg medenya Mamah Gilang itu nanem sendiri pohonnya?? Penjualan saat pandemi melalui media apa saja?
profile-picture
zafinsyurga memberi reputasi
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di