CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Perencanaan Keuangan /
Strategi Meningkatkan PAD Objek Wisata Dalam Masa New Normal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeddb5c65b24d61da5d9810/strategi-meningkatkan-pad-objek-wisata-dalam-masa-new-normal

Strategi Meningkatkan PAD Objek Wisata Dalam Masa New Normal

Strategi Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Objek Wisata Dalam Masa New Normal , Studi Kasus Bantul, Yogyakarta

Oleh : Mia Nurrani, Mira Fajrin S. , Reza Fernanda A. & Yulia Rahmawati
(Mahasiswi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UNISSULA Semarang)
Drs. Osmad Muthaher, M.Si
(Dosen Akuntansi Sektor Publik,Fakultas Ekonomi, UNISSULA Semarang)

Pantai Parangtritis di Bantul, Yogyakarta.
Selama Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang luar biasa terhadap perekonomian nasional terutama di Sektor Pariwisata. Akibatnya sejumlah objek wisata di Kabupaten Bantul di tutup sementara adanya pandemi Covid-19. Salah satu objek wisata yang dikelola Pemkab yang ditutup yakni Pantai Parangtritis di Bantul, Yogyakarta.
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul juga memutuskan meliburkan semestara operasional pemungutan retribusi semua objek wisata pantai, termasuk Pantai Parangtritis yang menjadi wisata andalan di Bantul. Penutupan wisata sementara ini untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona yang merebak di berbagai wilayah.
Penutupan Pantai Parangtritis sebagai suatu langkah untuk mencegah penularan Covid-19 yang kini semakin masif. Selain itu instruksi Bupati jelas menghimbau warga untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak dan melakukan social distancing. Keselamatan warga sangat utama karena covid-19 sangat berbahaya karena kita tidak tahu tertular atau tidak dari orang-orang yang berinteraksi dengan kita sehingga kegiatan yang mengumpulkan masa sebaiknya dihentikan.
“Pantai Parangtritis menjadi sektor pariwisata penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta dibandingkan objek wisata beretribusi lainnya , “ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Keintarto Heru Prabowo di Bantul.
Saat ini Pantai Parangtritis dipersiapkan sebagai pilot project penerapan New Normal pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pariwisara Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan Pantai Parangtritis, kemungkinan akan mulai uji coba pada akhir Juni 2020.
Bagaimana strategi yang harus dilakukan pemerintah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan PAD di sektor pariwisata?
Pendapatan Asli Daerah merupakan suatu pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, laba BUMD dan lain-lain PAD yang sah. Pendapatan Asli Daerah juga merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang sebelumnya kurang mendapat perhatian, hal ini disebabkan oleh ketergantungan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat dimana sumber dana pembangunan daerah sebagian besar diperoleh dari pemerintah pusat. Namun setelah NKRI menganut asas otonomi daerah, setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk mengatur dan mengurus berbagai kegiatan pemerintah secara mandiri. UU No. 23 Tahun 2014 menyatakan bahwa hak dan kewajiban daerah adalah mengatur sendiri urusan pemerintahannya agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Pemkab Bantul, kabupaten tersebut kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp97 miliar karena berbagai sektor yang jadi sumber pendapatan tergoncang akibat Pandemi wabah virus corona baru Covid-19. Yang biasanya dari sektor tersebut bisa tembus Rp31,7 miliar.
Akibat wabah Covid-19 ini, paling tidak kehilangan PAD Rp97 miliar, dari rencana Rp469,79 miliar menjadi Rp371,81 miliar, “ujarnya pada Sabtu (30/05/2020).
Salah satu objek wisata di Bantul yang terdampak kunjungan atas mengalami penurunan adalah kawasan Pantai Parangtritis yang pada bulan Maret tahun 2019 hingga tanggal 15 sebanyak 85.330 orang, semaentara selama bulan Maret 2020 hingga tanggal yang sama tertacat sebanyak 79.170 wisatawan. Sehingga bisa disimpulkan pada tahun 2019 dibandingkan 2020 ada penurunan yang cukup signifikan.
Hal yang harus dipersiapkan di masa new normal, pada sektor pariwisata harus kembali ke pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar yaitu Kebersihan, Keselamatan, dan Keamanan. Dalam memenuhi kebutuhan dasar Kebersihan contohnya menjaga kebersihan Destinasi dan lingkungan wisata, kebersihan toilet, menata tata ruang wisata agar terlihat lebih rapi. Dalam kebutuhan keselamatan perlu adanya pengadaan tim rescue di sepanjang destinasi wisata pantai dan laut sebagai kebutuhan dasar sektor pariwisata Indonesia yang harus dipersiapkan untuk menghadapi situasi new normal setelah pandemi. Selanjutnya kebutuhan keamanan, Mempersiapkan kebutuhan keamanan industri pariwisata Indonesia, sudah dikoordinasi dengan banyak pihak terkait. Mulai dari BNPB, Kementerian Kesehatan, Kepolisian, sampai Kementerian PUPR dan Perhubungan terkait pembangunan infrastruktur.
Selain kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut dibutuhkan juga perlu persiapan strategi promosinya antaranya, (1) Sumber Daya Manusia, keramahan dan kompetensi diunggulkan dalam promosi. Kompetensi dalam menguasai daerah objek wisata dan berbahasa asing sangat diperlukan namun juga saat ini SDM yang melek kesehatan juga dibutuhkan dalam promosi. (2) mengatur jam pelayanan, di masa new normal diperlukan juga waktu untuk mengevaluasi kebersihan dan kesehatan petugas objek wisata, maka dari itu objek wisata perlu diberhentikan minimal satu hari dalam seminggu. (3) Influencer, peran pihak ketiga diperlukan untuk menginformasikan dan mendorong kunjungan ke tempat-tempat objek wisata. (4) Pembatasa jumlah wisatawan yang masuk, di masa new normal wisatawan cenderung lebih memilih objek wisata yang longgar pengunjung dan dekat dengan alam karena lebih aman dari potensi penyebaran virus.
Dan rencana pembukaan kembali sejumlah tempat wisata pada Juli mendatang, yang akan membuat pendapatan Pemkab Bantul segera pulih.
“Karena sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang diandalkan untuk meraih pendapatan, “ucap Wildan.
Dengan adanya program New Normal di Pantai Parangtritis akan segera bisa mengembalikan PAD di Kabupaten Bantul, Yogyakarta dengan Retribusi yang akan dipungut ketika mengunjungi wisata di Pantai Parangtritis tersebut.
Sumber artikel :
https://smol.id/2020/01/03/sektor-pa...tinggi-bantul/
https://semarang.bisnis.com/read/202...-gara-covid-19
https://jogjapolitan.harianjogja.com...ndemi-covid-19
https://pariwisata.bantulkab.go.id/b...ibur-sementara
https://republika.co.id/berita/q7ecl...bantul-menurun
https://www.borneonews.co.id/berita/...ngi-azwar-anas
https://lifestyle.okezone.com/read/2...iwisata?page=2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di