CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Tewas Saat Bentrok dengan China, Beberapa Jenazah Tentara India Dimutilasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeda775e83c72513a3af072/tewas-saat-bentrok-dengan-china-beberapa-jenazah-tentara-india-dimutilasi

Tewas Saat Bentrok dengan China, Beberapa Jenazah Tentara India Dimutilasi

Tewas Saat Bentrok dengan China, Beberapa Jenazah Tentara India Dimutilasi

New Delhi -
Bentrokan antara tentara China dan tentara India di kawasan lembah Galwan menewaskan 20 tentara India. Laporan menyebut beberapa jenazah tentara India itu ada yang dimutilasi.

Seperti dilansir India Today, Sabtu (20/6/2020), beberapa jenazah tentara India, dari 20 tentara yang tewas dalam bentrokan itu, dilaporkan ada yang dimutilasi. Laporan ini belum mendapat konfirmasi resmi dari otoritas maupun militer India.

Namun pada Kamis (18/6) waktu setempat, beredar sebuah foto yang menunjukkan senjata yang dipakai dalam bentrokan tentara India dan China. Foto tersebut menampilkan tongkat pemukul yang dipasangi paku tajam dan kawat berduri di sekelilingnya.


Media Inggris, BBC, memperoleh foto itu dari seorang perwira senior militer India di perbatasan India-China, yang mengatakan senjata itu digunakan oleh tentara China.
Analis pertahanan, Ajai Shukla, yang pertama kali mencuitkan gambar tersebut, menyebut penggunaan senjata itu menandakan perilaku "barbar".


Diketahui bahwa bentrokan antara tentara India dan China tidak melibatkan senjata api. Ketiadaan senjata api ini bermula pada kesepakatan 1996 antara kedua pihak, yang setuju bahwa senjata api dan peledak dilarang di sepanjang perbatasan di Lembah Galwan agar ketegangan tidak bereskalasi.

BBC juga melaporkan bahwa 10 tentara India dibebaskan oleh China usai bentrok ini. Menurut Shiv Aroor, editor senior di harian India Today, pembebasan tentara India memunculkan sejumlah poin kunci dalam perundingan kedua pihak pada Rabu (17/06).


Laporan soal pembebasan 10 tentara India ini muncul setelah beredar foto senjata yang digunakan dalam bentrokan itu. 


Para serdadu kedua negara sempat terlibat baku hantam di kawasan yang disengketakan ini, sejak Mei lalu. Namun, kematian sejumlah tentara akibat bentrokan pada Senin (15/06) adalah korban tewas pertama dalam setidaknya 45 tahun terakhir.
Laporan-laporan media India yang belum dikonfirmasi menyebutkan sedikitnya 40 serdadu China tewas, namun China belum merilis informasi mengenai jumlah korban.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menuding militer India telah dua kali melintasi perbatasan, "memprovokasi dan menyerang personel China, menyebabkan konfrontasi fisik yang serius antara pasukan perbatasan di kedua pihak", sebagaimana dikutip kantor berita AFP.
China mengklaim "kedaulatan di kawasan Lembah Galwan", klaim yang disebut India sebagai "berlebihan dan tidak bisa dipertahankan".


sumur

https://news.detik.com/internasional...a-dimutilasi/1

hahaiyaaa cilakaa luewaa welass waaa permainan barbar dari ning nong land waaaa emoticon-Imlekemoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan suryahendro memberi reputasi
barbarik, negara dipimpin bandit mau gimana lagi
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
tinggal dimasukin wajan trus digoreng emoticon-Ngakak udah mirip kelakuan tentara jepang dulu emoticon-Ngakak
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
"Kami kalah jumlah," aku seorang perwira Angkatan Darat India, yang berbicara secara anonim tentang bentrokan yang berlangsung selama enam hingga tujuh jam, seperti dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu (20/6/2020).

Seorang sumber pemerintah menyatakan bahwa Kolonel Santosh Babu yang telah tewas semula pergi untuk melihat apakah pasukan Beijing telah mundur dari posisi konflik, seperti yang dijanjikan oleh mereka. Namun, kata dia, Beijing ternyata menjebak para tentara India dan secara brutal menyerang mereka sampai pada level mutilasi.

Seorang pejabat militer New Delhi mengatakan tentara India pergi ke tempat di mana bentrokan terjadi tanpa bertindak permusuhan dan menunjukkan sikap ramah kepada pihak Beijing bahwa mereka ada di sana untuk memeriksa apakah perjanjian pengurangan eskalasi dipatuhi seperti yang dijanjikan.

"Tapi mereka menjebak dan melakukan serangan, tindakan murni biadab," kata pejabat tersebut kepada IANS. Beberapa prajurit Angkatan Darat India saat ini terluka parah dan sedang menjalani perawatan.


https://international.sindonews.com/...asi-1592633198

emoticon-Takut emoticon-Takut
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi

Ngakunya menang jumlah korban

Tapi paling kenceng teriak2 dizolimi tiap hari

emoticon-Malu
salutt bwat tentara rrt nyang sanggup mutilasi bangke bombay,, gw deket bombay nyang belom jd bangk3 ajja gaQ tahan ama aromanya,,,
Seperti sapi dimutilasi
HANYA PERLU 3 BOM ATOM TINGKAT MEDIUM UTK MEMBUAT INDIA LUMPUH SELAMA 100TH KE DEPAN
yg kasian masyarakat miskin di sekitar wilayah itu yg kena dampaknya
seenggaknya kalo mau perang masyarakatnya mbok dipindahin ke tempat aman dulu
emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...
adu banyak jumlah penduduk
Loh kok kalah byk ya kan padahal wong fe hung ny banyak
Mkn yg maju yg kecik kecik
Biadab sekali mereka, bring back Nanjing Massacre emoticon-Metal
profile-picture
Lockdown666 memberi reputasi
kalau menurut ane sih mendingan kita semua cinta damai saja biar hidup itu tenang dan tentram..


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di