CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
Sun Zi Bingfa : Philosophy of War Bab II. Melancarkan Perang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eed76145cf6c42c0c07253c/sun-zi-bingfa--philosophy-of-war-bab-ii-melancarkan-perang

Sun Zi Bingfa : Philosophy of War Bab II. Melancarkan Perang

BAB II. Melancarkan Perang (Sun Tzi Philosophy of War: Chow Hou Wee)


1. Sun Zi berkata: Sebagai suatu peraturan umum, untuk suatu operasi militer, orang akan membutuhkan 1,000 kereta perang cepat yang ditarik empat kuda, 1,000 kereta pengangkut barang berat, dan 100,000 prajurit yang bersenjata lengkap dan siap tempur.

2. Makanan dan perbekalan harus diangkut sejauh 1,000 mil.

3. Ada suatu kebutuhan untuk menyediakan segala biaya yang dikeluarkan di rumah dan di medan pertempuran; untuk menghibur para tamu, pengunjung, penasihat dan utusan; untuk membeli bahan – bahan dan perbekalan seperti lem dan cat; dan untuk merawat persenjataan, kereta perang dan pasukan.

4. Biaya yang dikeluarkan akan berjumlah 1,000 batang emas setiap harinya.

5. Suatu pasukan yang terdiri dari 100,000 prajurit hanya dapat dikumpulkan bila jumlah itu tersedia.

6. Tujuan dari mengumpulkan pasukan sebesar itu adalah untuk memperoleh berbagai kemenangan yang secepat kilat dan menentukan.

7. Ketika kemenangan tak kunjung datang dalam waktu yang lama, senjata – senjata akan menjadi tumpul dan semangat juang (serta motivasi) para prajurit akan terpengaruh secara negatif.

8. Jadi, ketika mereka menyerang kota (yang dikelilingi oleh tembok tinggi), mereka akan sangat kelelahan.

9. Ketika suatu pasukan yang terlibat perang dan terpapar pada kampanye militer yang berkepanjangan, sumberdaya negara tidak akan cukup untuk mendukung upaya itu.

10. Bila persenjataan militer tumpul, semangat juang prajurit rendah, pasukan sangat kelelahan dan perbekalan negara terkuras, para panglima perang (warlord) di daerah – daerah tetangga akan memanfaatkan nasib buruk dan kerapuhan yang sedemikian ini untuk melancarkan serangan (terhadap anda).

11. Dengan demikian, bahkan jika terdapat para ahli strategi (dan para penasihat) yang cakap dan bijaksana, mereka tidak akan mampu menghadapi berbagai konsekuensi yang tak terhindarkan.

12. Sementara kesalahan besar diketahui terjadi ketika operasi militer dilakukan dengan secepat kilat, orang belum pernah menyaksikan suatu operasi militer yang dilakukan dengan terampil ketika terjadi penundaan yang lama.

13. Belum pernah terjadi suatu bangsa mendapatkan keuntungan dari operasi militer yang berkepanjangan.

14. Karena itu, para jenderal yang tidak sepenuhnya memahami bahaya yang melekat pada penempatan prajurit cenderung tidak memahami keuntungan dari menggunakan prajurit.

15. Ia (jenderal) yang ahli dalam pertempuran tidak memerlukan perekrutan prajurit tambahan. Ia juga tidak memerlukan penambahan banyak makanan dan perbekalan.

16. Persenjataan dan peralatan militer harus didapatkan dari negara asal, sementara makanan dan perbekalan harus diperoleh dari musuh.

17. Dengan demikian, pasukan akan mendapatkan banyak pasokan makanan dan perbekalan.

18. Suatu negara (yang terlibat dalam suatu operasi militer) bisa jatuh miskin karena mencoba mengangkut semua perbekalannya dalam jarak yang jauh.

19. Pengangkutan (makanan dan perbekalan) pada jarak jauh akan memiskinkan rakyat.

20. Di mana pasukan ditempatkan, harga (makanan dan perbekalan) di daerah itu akan meningkat.

21. Ketika harga – harga tinggi, kekayaan rakyat jelata akan terkikis.

22. Ketika kekayaan terkikis, berbagai bea dan pajak akan dibebankan kepada rakyat.

23. Ketika kekuatan (dari pasukan) sudah terkuras dan kekayaan (dari negara) sudah menyusut, setiap keluarga dalam negara itu juga akan terkuras persediaannya.

24. Pendapatan dari rakyat jelata akan berkurang 70%.

25. Negara dapat menanggung berbagai biaya akibat hilangnya peralatan dan hewan ternak: kereta perang, kuda, pelindung dada dan topi baja, busur dan anak panah, tombak dan tameng, jubah pelindung, sapi dan kereta pengangkut barang.

26. Kerugian ini akan mencapai 60% dari aset publik.

27. Karena itu, jenderal yang bijaksana akan memastikan agar para prajuritnya menguasai persediaan makanan dan pasokan musuh.

28. Menghabiskan satu kereta penuh perbekalan dari musuh sebanding dengan 20 kereta penuh milik sendiri.

29. Demikian juga, menghabiskan satu pikul makanan ternak musuh sama nilainya dengan dua puluh pikul makanan ternak milik sendiri.

30. Untuk membunuh musuh, para prajurit harus membencinya.

31. Agar para prajurit dapat menjarah sumberdaya musuh, mereka harus dimotivasi dengan hadiah materi.

32. Karena itu, orang pertama yang berhasil menangkap sepuluh kereta perang dalam suatu pertempuran kereta harus diberi penghargaan.

33. Berikutnya, singkirkan dan gantilah bendera musuh dengan bendera anda dan gunakan kereta perang hasil rampasan dari musuh bersama – sama dengan kereta tempur anda.

34. Perlakukan para prajurit tawanan dengan baik (sehingga mereka dapat dimanfaatkan).

35. Inilah yang dimaksudkan dengan menaklukan musuh dan menjadi lebih kuat dalam prosesnya.

36. Dalam peperangan, lebih baik memilih meraih kemenangan dengan cepat daripada terlibat dalam operasi militer yang berkepanjangan.

37. Jadi, jenderal yang memiliki pengetahuan mendalam dalam persoalan militer adalah pengendali nasib rakyat dan penjaga perdamaian atau pendukung krisis negara.





GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di