CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Pengalaman Pribadi, Mitos Pohon Beringin Kembar Di Yogyakarta
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eec138b2525c30e253fa7d8/pengalaman-pribadi-mitos-pohon-beringin-kembar-di-yogyakarta

Pengalaman Pribadi, Mitos Pohon Beringin Kembar Di Yogyakarta

Bismillah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Pengalaman Pribadi, Mitos Pohon Beringin Kembar Di Yogyakarta Pict Google

Hello ... Kaskuser.
emoticon-Traveller
Apa kabar? Semoga baik-baik saja kalian.

Kembali lagi di Thread Chii.

Oiya, kalian sudah mengenal tentang Pohon Beringin kembar yang lokasinya di Daerah Istimewa Yogyakarta? Jika sudah tahu, pasti dikenal oleh mitos yang beredar tentang dua pohon itu.

Kali ini saya mau bercerita tentang Dua Pohon Beringin Kembar, saya ingin membagikan cerita pengalaman pribadi dengan tempat itu –Pohon Beringin– sembilan tahun lalu.

Bukan rahasia lagi, kabar mitos Pohon beringin kembar itu sudah meluas. Banyak hal mistis mengelilingi kedua pohon tersebut.

Sembilan tahun lalu, sekolah mengadakan acara perpisahan di kota Yogyakarta dan menyewa sebuah penginapan dekat Malioboro. Jakarta ke Yogyakarta.

Kami menggunakan transportasi kereta malam untuk ke Yogya di stasiun Senen. Sebelum itu, kami naik troton dari sekolah. Kebayang nggak sih? Merasa sedang bertugas militer. Duduk berjejeran dan agak terhimpit. Gitu yaa rasanya naik troton.

Oke, setiba di sana kami di jemput bus pariwisata. Ini baru lebih nyawan duduk berduaan, hheee ...
emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Dua hari satu malam, batas kami di sana. Detik-detik perpisahan bersama kawan dan guru nggak boleh terlewatkan begitu saja. Setiba penginapan aku dan kawan sekelas berunding untuk menentukan sekamar dengan siapa.

Aku dengan siapa saja, oke. Satu kamar untuk dua-tiga orang.

Kami memilih terjaga di teras sambil ngobrol-ngobrol di tengah malam. Maklum malam mingguan, hhee... Toh guru yang menemani perjalanan kami berikan kebebasan.
emoticon-Toast
Pukul 23:00 wib wali kelas kami singgah ke tempat kami yang masih asyik menghabiskan waktu di tempat orang. Beliau mengajak kami jalan-jalan malam dan singgah ke pohon beringin kembar di alun-alun kota bersama berapa murid lainnya yang mau ikut.

Kami berjalan kaki dari penginapan ke alun-alun kota lewat perumahan penduduk yang lumayan cukup jauh. Malam minggu di kota orang, seperti kota Jakarta ada sebagian jalan begitu sepi orang berlalu lalang. Sambil bercerita-cerita di jalan tak terasa kami sudah sampai di tempat pohon beringin kembar.


Pohon itu rimbun dan tinggi serta besar batangnya. Maklum orang kota megapolitan jarang sekali lihat pohon beringin, hhee.
emoticon-Malu

Wali kelas kami menceritakan tentang Beringin kembar di hadapan kami. Di sebelah sana ada seorang penyewa kain penutup hitam. Konon katanya, siapa yang bisa melewati rongga dua pohon itu dengan mata tertutup maka apa yang diinginkan bisa terkabul. Dan ... Tak semua orang bisa melintasinya. Karena, ada penghalang gaib.

Kami yang hanya berapa orang, aku lupa jumlahnya cuma ingat enam di antaranya. Wali kelas menawarkan pada kami untuk mencoba permainan tersebut. Melintas rongga pohon kembar tersebut.

Aku yang nggak percaya sebelum menyaksikan teman-teman yang banyak gagal melintas, padahal cuma jalan lurus saja kenapa mereka pada membelok? Bahkan guru pembimbing kami gagal dari permainan tersebut. Ada dua di antaranya berhasil lolos dari permainan dan menceritakan perasaan mereka. Aku sebenarnya malas ikut permainan itu akhirnya memutuskan karena rasa penasaran apa penyebab mereka bisa gagal.

Ya, giliranku mencoba dan sebagai murid terakhir setelah melihat ketiga teman dekatku gagal. Akhirnya mataku ditutup kain hitam dengan kencang oleh Pak Guru. Kemudian aku berjalan pelan-pelan ke depan.

Hening. Hanya terdengar suara derau angin dan bisik-bisik. Aku terus melangkah, dan merasa ada pak guru di samping menemani langkahku. Tiba-tiba aku mendengar suara jika jalanku salah, tapi tak hiraukan. Terus langkah lurus ke depan.

Angin terasa dingin, dan tekanan udara membuat rasa gidik di leher. Penglihatan seakan terbuka dan melihat sekitar sangat gelap dan pekat seolah memasuki sebuah goa yang penuh kegelapan. Tekanan udara semakin terasa memberatkan langkah, rasa ketakutan menyelimuti.

Ya, aku benar-benar merasakan ketakutan. Pikiranku membeku, kosong tak tahu harus mengatakan apa kecuali 'Membahagiakan orang tua' kurasa itu memang hal umum untuk seorang anak. Semestinya aku minta hal lain, tapi benar-benar kosong apa yang di kepala karena tekanan udara sekeliling. Lagi, aku merasa di hadang oleh tembok berukuran besar, kokoh namun gelap. Namun, kuterus melaju dan menanggapi itu hanya ilusi saja seperti teman-temanku rasakan saat menuju rongga, itulah penyebabnya mereka gagal karena ada tembok hingga mereka membelok.

Kusebut Asma-Nya sepanjang jalan. Menembus tembok itu. Lalu, aku merasa berjalan cukup lama tapi tak ada seorang yang menghentikan. Tak ada suara seorang pun di sekitar. Sangat hening. Apa aku tersesat? Ini sangat mencemaskan. Kenapa tak ada seorang berhentikan aku? Aku merasa sudah setengah jam berjalan.

Akhirnya kuputuskan berhenti karena tak mendengar suara orang sekeliling, kulepaskan kain penutup itu. Pandanganku berbayang, ikatannya terlalu kuat. Sepi. Sepertinya benar-benar tersesat. Segera kuputar ke belakang.

Dan ... Aku berada di tengah rongga kedua pohon tersebut. Jauh dari teman-teman yang menonton, dan sejak tadi Pak Guru berdiri di lokasi yang sama saat mengikatkan kain penutup itu, nggak ikut menemani.

Aku berhasil melintas! Lagi, tak ada seorang yang meneriakiku salah jalan saat kuajukan pertanyaan pada temanku. Jadi, ... Itu memang dari kedua pohon tersebut untuk menggagalkan permainan.

Konon katanya, yang bisa melintas orang-orang hati yang bersih, penuh kebaikan dan tetap percaya pada Maha Esa.


Begitulah ceritanya tentang pohon beringin kembar di alun alun kota Yogya. Kenapa ada orang-orang gagal dalam permainan tersebut, ya karena hal itu.

Bagaimana dengan kalian? Apa sudah pernah mengalami serupa?

Sharing cerita kalian di kolom komentar!

Sekian tulisan dari saya, saya pamit.

Penulis : @chiiammu02
Jakarta, 19 Juni 2020


Note: cerita pribadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chiiammu02
Halaman 1 dari 2
Nice Fr ganemoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ane juga salah satu anak dari sodara-sodara ane yang berhasil lewatin pohon tersebut. Ucapan ane saat itu hanyalah ingin naik kelas selama bersekolah. And alhamdulillah naik kelas. Dan kebesokan harinya, ane dengar kabar bahwa pohon kembar itu terbakar emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davinozay dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
pengen kesana belom kesampean huhu emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan chiiammu02 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Mitos yg masih eksis sampai sekarang emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan chiiammu02 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
gak cuma di jogja sih, di solo juga ada. yang paling deket rumah ya yg di alkid solo. emoticon-Cool mitosnya sih itu pintu gerbang ke kerajaan pantai selatan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh itkgid
Lihat 3 balasan
saya pernah kencing diantara kedua pohon itu, gak terjadi apa2,.... kalian semua penyembah demit, takut demit dan segan ama demit,..... manusia rendahan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
saya ada coba juga waktu perpisahan SMK. bedanya saya dan kawan2 kabur tengah malam, tanpa wali kelas / guru pendamping hehe.. saya coba, kok lama-lama jalan saya terasa miring, ternyata bener melenceng wkwkwk gak percaya 100% sih sama gituan, seru-seruan aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:



Waalaikum salam
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan chiiammu02 memberi reputasi
masih aje percayaa beginian
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
"Konon katanya, yang bisa melintas orang-orang hati yang bersih, penuh kebaikan dan tidak tetap percaya pada Maha Esa." yg ini maksudnya gmn yah ane gak paham, tidak tetap percaya maksudnya gmn wkwkwk
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ane pernah coba, 2x, 22nta gagal ....
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
beneran aku mau coba
mata ditutup perban juga boleh
sekalian dipake tidur pas di hotel
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
kenapa jalan kita tidak lurus ,,,, ???

ternyata karena kaki tangan kita tidak sama panjang dan tidak sama besar sisi yang sering di pakai lebih kuat
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Ane juga pernah beberapa kali mencoba jalan menembus rongga di antara kedua pohon beringin tersebut bersama temen-temen ane gan cuma selalu gagal.. hampir sampai pasti langsung belok.. ane sih nggak percaya mitosnya, mencoba cuma buat seru-seruan aja.hehe...
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan chiiammu02 memberi reputasi
Pernah nyoba 3x, dan hasilnya selalu belok ke kiri. Sampe pernah diteriakin tukang becak "Wooo dasar kafir" emoticon-Mewek
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pernah dong, pas september kemarin ane coba dan ternyata gak berhasil pemirsah...emoticon-Wink
soalnya pas sebelum mulai memutuskan buat ikutan, ane ngetawain orang2 yang pada melenceng jalannya malah miring.. emoticon-Ngacir
klo menurut indra perasa ane, pas mata di tutup itu kita kaya masuk ke sebuah tempat yang kosong dan gelap, walaupun mindset udah fokus buat jalan lurus tapi tetep susah buat di lalui.emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan chiiammu02 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ane udah pernah nyobain dua kali tapi gagal ngelewatin gan
di alun2 purworejo juga ada
profile-picture
chiiammu02 memberi reputasi
hehehe ada triknya supaya lolos, ane sekeluarga lolos termasuk anak ane yg baru SD waktu itu....
Pake logika aja...emoticon-Shakehand2
profile-picture
chiiammu02 memberi reputasi
Jaman dulu setiap alun-alun ada yang namanya pohon beringin tapi memang sekarang sudah mulai banyak yang ditebang. Entah karena mau dibangun atau karena ada yang bilang untuk mengurangi mistis
profile-picture
chiiammu02 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di