CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Mati Karena Cinta : Because I Love You
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eec10a27414f55ecb44b06e/mati-karena-cinta--because-i-love-you

Mati Karena Cinta : Because I Love You

Yuri adalah sahabat sekaligus gadis pujaanku. Aku sangat mencintai dia karena sosoknya yang sempurna itu. Yuri sangat cantik, pintar, dan bahkan dia sangat ramah kepada setiap orang, baik yang ia kenal maupun tidak. Aku sudah beberapa kali menyatakan perasaanku padanya. Namun, dia selalu menolaknya dan tidak mau menjadi lebih dari sahabat dekat.
   Banyaknya penolakan dari Yuri tidak menghancurkan persahabatn kami, bahkan kami semakin akrab setiap harinya. Kami pergi dan pulang sekolah bersama, ke kantin bersama, makan siang bersama, ke perpustakaan bersama, dan lainnya. Rasanya kami seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta.

   “Yuri, pagi,” sapaku pada Yuri, “kau terlihat bingung dan gelisah, apa ada yang menjanggal perasaanmu?”

   “Hmmm ... Ada surat yang ditinggalkan oleh seseorang di laci mejaku,” ucapnya.

   “Apa itu surat cinta? Jika iya, maka dia akan berurusan denganku,” ucapku dengan sedikit candaan.

   “Bukan, lihatlah isinya!” ucap Yuri.

   Kulihat isi surat itu dan alangkah terkejutnya aku ketika melihat yang tertulis di sana.

   “AKU TIDAK RELA JIKA KAU BERSAMA ORANG LAIN, MAKA MATILAH AGAR TIDAK ADA YANG DAPAT MEMILIKIMU.”

   Begitulah yang tertulis di surat itu. Surat itu ditulis dengan warna merah menyala dan bau amis muncul dari surat itu. Aku berusaha menenangkan Yuri seraya menyingkirkan surat itu dari pandangannya. Keesokan harinya, sebuah surat kembali ditinggalkan oleh seseorang dan benar seperti dugaanku, suratnya sama seperti yang kemarin. Surat itu nampaknya benar-benar membuat Yuri ketakutan.

   “Yuri, sudah jangan takut, laporkan saja perbuatan iseng ini ke kepala sekolah. Pasti mereka akan memikirkan cara untuk menangkap pelakunya,” ucapku mencoba menenangkan Yuri.

   “Iya, benar yang kau katakan. Segera akan kulaporkan hal ini ke pihak sekolah,” ucap Yuri.

   Yuri bisa sedikit bernapas lega sekarang. Namun, aku ragu apakah masalah ini akan cepat terselesaikan. Pihak sekolah dan kami pun bekerja sama untuk menangkap si pengirim surat. Akan tetapi, semua usaha yang kami lakukan dengan mudahnya digagalkan olehnya seolah-olah ia sydah tahu apa yang kami semua rencanakan.

   Hari demi hari surat itu tiada hentinya menghantui Yuri. Surat yang sama selalu hadir di laci meja Yuri. Yuri merasa sangat ketakutan dan gelisah ketika berada di sekolah karena takut jikalau si pengirim surat tiba-tiba menghampirinya dan menculiknya, lalu suatu hari Yuri mulai berhenti masuk sekolah. Tidak ada yang tahu kabar tentang Yuri hingga suatu hari pihak sekolah menyuruhku untuk menyampaikan surat panggilan ke keluarga Yuri. Setelah sekolah hari ini selesai, aku langsung menuju rumah Yuri.

   “Kira-kira, kemana perginya Yuri, apa dia tidak tahu bahwa seisi kelas mengkhawatirkannya?” gerutu dalam setiap lamunanku seraya menuju rumah keluarga Yuri.

   Setelah perjalanan yang cukup jauh akhirnya aku sampai di rumah keluarga Yuri.

   “Permisi, selamat siang,” ucapku seraya mengetuk pintu rumah Yuri.

   Seorang pria tua membukakan pintu dan mempersilahkan aku masuk.

   “Oh, Nak Takeshi, silakan masuk?” ucapnya.

   “Paman, Takeshi disuruh mengantar surat panggilan untuk Yuri. Takeshi mau langsung pulang, jadi ini suratnya,” ucapku seraya menyerahkan surat itu.

   “Terima kasih, Nak Takeshi. Sebenarnya, Yuri sudah menghilang sejak seminggu yang lalu. Apa Nak Takeshi sekiranya tahu Yuri biasanya pergi ke mana?” tanya pria itu.

   “Maaf, Paman, Takeshi juga nggak tahu di mana Yuri,” balasku, “Takeshi pulang dulu, selamat siang, Paman.”

   Setelah itu, aku pulang ke rumahku. Sebenarnya, aku sudah mengira hal ini akan terjadi karena aku sudah memastikan tidak seorang pun yang melihat ketika aku menculik dan membunuh Yuri.
profile-picture
KyoKusanagi97 memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di