CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eebcf1be83c722514036bf0/awas-ratusan-orang-jakarta-masih-tertular-corona-18-juni-hari-ini

Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini

Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini

Suara.com - Ratusan orang di Jakarta masih tertular virus corona, 18 Juni hari ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta mengumumkan hingga saat ini, peningkatan kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) mencapai 176 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan pasien sembuh bertambah 129 orang dan pasien meninggal naik delapan orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, Kamis hari ini untuk kasus positif COVID-19 tercatat 9.385 orang atau bertambah dari hari sebelumnya 9.209 orang. Sementara pasien sembuh 4.574 orang (hari sebelumnya 4.445 orang) dan yang meninggal dunia 594 orang(sebelumnya 586 orang).

Sementara itu, 1.385 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit (hari sebelumnya 1.399 orang) dan 2.832 orang melakukan isolasi mandiri di rumah (sebelumnya 2.779 orang).

"Sedangkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 22.798 orang (sebelumnya 22.235 orang) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.491 orang (sebelumnya 14.240 orang)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani.

Adapun dalam laman corona.jakarta.go.id, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 61.975 orang (sebelumnya 59.327 orang) dengan rincian 506 orang (sebelumnya 523 orang) dalam proses pemantauan dan 61.469 orang (sebelumnya 58.804 orang) selesai pemantauan.

Dalam laman yang sama, PDP sebanyak 14.491 orang (sebelumnya 14.241 orang) dengan rincian 931 orang (sebelumnya 1.201 orang) masih dirawat dan 13.560 orang (sebelumnya 13.040 orang) pulang dan sehat.
Untuk tes PCR pada 17 Juni 2020, dilakukan pada 4.341 orang. Sebanyak 3.739 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus barudengan hasil 176 positif dan 3.463 negatif.

"Total test PCR pada kasus baru adalah 9.669 tes per 1 juta penduduk per minggu. Hal ini sudah melebihi target WHO, yakni 1.000 tes per 1 juta penduduk per minggu," kata Dwi.


Pemeriksaan masif secara selektif termasuk dengan tes cepat (rapid test), juga terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu dan juga pada ibu hamil.

"Total sebanyak 185.071 orang (sebelumnya 184.705 orang) telah menjalani tes cepat, persentase positif COVID-19 sebesar empat persen, dengan rincian 6.817 orang (sebelumnya 6.811 orang) dinyatakan reaktif COVID-19 dan 178.254 orang (sebelumnya 177.894 orang) dinyatakan non-reaktif," tuturnya.

Untuk kasus positif, tambah Dwi, ditindaklanjuti dengan uji usap tenggorokan (swab test) secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Pada masa PSBB transisi ini, kewaspadaan harus ditingkatkan. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat turut mengisi survei persepsi risiko COVID-19 yang dapat diakses pada situs https://s.id/resikocovid. Survei yang diisi dapat menjadi masukan bagi Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan penanganan COVID-19 ke depannya," ucap Dwi.

Kemudian, sejak 24 April 2020, Kelompok Kerja Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Jakarta telah berhasil mengumpulkan sekitar 424 ribu paket sembako siap distribusi pada warga terkena dampak PSBB.

"Sejak 24 April 2020, hingga 17 Juni 2020 pukul 15.00 WIB, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 424.929 paket sembako (hari sebelumnya 423.986 paket) dan 167.611 paket (sebelumnya 167.611 paket) makanan siap saji," ucap Dwi.
Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini

https://www.suara.com/news/2020/06/1...-juni-hari-ini

Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini

satu hal yg ane sorot dari wan bonbon ini.
Keseringan klaim kesuksesan kepemimpinan dia menghadapi koronak aslinya malah berbahaya bagi warganya. terutama bagi warga yg rada telmi.
Mereka menganggap jakarta mulai aman dari wabah koronak.
Faktanya jauh dari mulut manisnya.
PSBB yang di jalankannya jauh dari kata berhasil.
Kegiatan masyarakat berkurang iya...
Namun sangat kecil presentasenya.
Berulang kali ane bilang jangan berpolitik di kala wabah koronak karena taruhannya banyak nyawa orang.emoticon-Traveller


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 3 lainnya memberi reputasi
Sepi amat, org uda pd bosan, bodo amat
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan extreme78 memberi reputasi
cm ratusan blm 50 persen,
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan extreme78 memberi reputasi
Ini memang new normal yg dipaksakan. Belum saatnya tapi ngejar "ekonomi" disisi lain ngejar "jml posirif". Apa kabar pemerintah pusat dengan rapid tes dan masker sensi 300ribuan keatas?
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Mau becandain beginian jadi malas. Anis Kebanyakan konpers gak sesuai dgn fakta di lapangan emoticon-Ngacir Tubrukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
moga lekas usai pandemi ini
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Jumlah test di DKI ada 9995 per 1 jt penduduk jauh di atas rata2 nasional
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Jatim yg lebih banyak aja nyante kok
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
lanjut nis
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
selain warga jakarrta dilarang comment ya
Awas! Ratusan Orang Jakarta Masih Tertular Corona 18 Juni Hari Ini

Pantau dulu
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Corona kapan minggatnya sihemoticon-Cape deeehh


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di