CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sikat yang Nyinyir Kartu Pra Kerja, Pengelola: Jangan Sok Tahu!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eebc7b6f4d6951a691c06f3/sikat-yang-nyinyir-kartu-pra-kerja-pengelola-jangan-sok-tahu

Sikat yang Nyinyir Kartu Pra Kerja, Pengelola: Jangan Sok Tahu!

Jakarta - 
Manajemen Kartu Pra Kerja buka suara soal kritik mengenai pelatihan yang dinilai terlalu mudah, sepele, dan kurang mumpuni. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menegaskan pihaknya memberikan beragam kategori pelatihan, mulai dari yang termudah dan yang sulit.

Yang jadi masalah menurut Denni kebanyakan orang hanya melihat pelatihan kategori yang mudah saja. Menurut Denni, pelatihan dibagi per kategori agar bisa menyesuaikan peserta dari Sabang sampai Merauke.

Denni menyebut latar belakang pendidikan hingga potensi lapangan kerjanya pun berbeda-beda.

"Jadi pelatihan itu ada kategori 1 sampai 3, nah ini ramai dikritik yang kategori 1 dibilang terlalu gampang segala macam. Lho kita ini layani dari Sabang sampai Merauke, latar belakang pendidikan, minat, bakat dan, potensi lapangan kerja ini kan kita ndak tahu," ungkap Denni dalam sebuah webinar, Kamis (18/6/2020).

Dia menilai sindiran banyak orang yang merendahkan pelatihan Pra Kerja terlalu sok tahu. Menurut Denni mereka terlalu menggunakan standar terlalu tinggi, padahal banyak daerah di seluruh Indonesia tidak bisa disamakan standarnya.

"Bagaimana bisa kamu bilang pelatihan bagus itu adalah coding? Coding piye! Nggak bisa lah, jangan sok tahu, itu terlalu pakai standar orang Jawa, sombong itu," ujar Denni.

Menurutnya, apapun latihannya tak bisa disebut jelek, kembali lagi ke peserta mau mendapatkan manfaatnya atau tidak.

"Nggak bisa asal dikatakan ecek-ecek, kalau belajar beneran ya dapatkan manfaat beneran," ungkapnya.

Dia mencontohkan pelatihan Microsoft Word, menurut Denni tak semua orang di Indonesia bisa gunakan aplikasi ini. Misalnya ada guru yang baru belajar Microsoft Word, hal itu wajar saja.

"Ini ada belajar Microsoft Word, Microsoft Excel, bisa lah pelatihan ini ada guru SMK belajar Microsoft Word. Kok baru belajar Word sih kan gampang, ya itu elo! Nah jadi masing-masing harus rendah hati," tutur Denni.


sumur

ini di pungut dari mana ya orangnya?? dari statementnya kelihatan kurang cerdas dan sangat di bawah rata-rata (apa rata-rata begini??) pejabat publik dan mempermalukan diri dia sendiri emoticon-Winkemoticon-Winkemoticon-Wink
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
syalalalaaaa....,










cuan!! emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
localsecurity dan 2 lainnya memberi reputasi
yg lucu tuh belajar instal windows dipungut biaya
padahal tinggal ketik di google cuma bayar pake kuota internet doang
lah ini prakerja malah minta biaya tambahan, kan badjinganemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
localsecurity dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ruuki
Maling emoticon-Smilie
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Mau di bela kek gimana juga pada akhirnya si pemberi kerja yg menilai....

Anda akan menerima karyawan dan di dalam bundel lamaran terdapat sertifikat2 keluaran dari Kartu Prakerja ini...
Apakah akan anda jadikan pertimbangan ?

Silahkan jawab dibawah ini.... emoticon-Cendol (S)
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Iya juga yak
Tumben buzzeRp belum nonggol
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Dia ngeles di hal yang nggak penting...
Bukan masalah pelatihannya gampang apa nggak bambang, tapi biayanya itu loh nggak sepadan. Pelatihan dasar MS Word kok 500rb.

Dulu waktu aku nglamar kerja, sertifikat ecek ecek cem pelatihan office gini nggak kepake. Yang kepake skillnya. Dulu cuman ditanya, "bisa pakai office?" Nah, kalau sertifikatnya nggak butuh, berarti belajarnya bisa dari mana aja mbang. Youtube yg gratis juga bisa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soda.water dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ev103
Lihat 2 balasan
Banyak yang kritik itu bagus, jadikan buat perbaikan yang namanya kritikan itu
profile-picture
soda.water memberi reputasi
Quote:

Tinggal ditanya saja ke Peserta nya, mereka sudah dapat manfaatnya atau belum?
dan Tinggal dibuka saja datanya (KALO ADA), sudah berapa Peserta Program ini yang mendapatkan pekerjaan dari hasil Pelatihan?
Sudah berapa Peserta yang sudah bisa memanfaatkan hasil Pelatihan?

emoticon-Malu emoticon-Malu emoticon-Malu

Ingat yach, baru tercapai 75% belum 100%. Belum bisa dikatakan sukses lhoh yaaach emoticon-Malu
Anyway kalo cuma Puas/Tidak Puas, itu tak bisa menjadi tolak ukur. Kepuasan itu adalah hal yang relatif.
Quote:
profile-picture
profile-picture
soda.water dan ev103 memberi reputasi
Diubah oleh Verial
Lihat 3 balasan
netizen dg segala kehebatannya... padahal tidak semua org bisa spt yg agan lakukan di daerah2 hampir ga ada org yg ngerti istilah googling...
Lihat 3 balasan
sederhana saja... coba dtg ke kepulauan riau sana... bbrp kali saya berurusan dg mrk pdhal lulusan sma.. tp utk instal window saja mrk ga ngerti... itulah tujuan mrk dididik..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fuckinghandsome dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ya wajar gan kebanyakan pemilih jokowi lulusan sd apa yg mau diharapkan😔
rezim anti kritik
3 macam polisi nya gus dur aja di polisikan

Sikat yang Nyinyir Kartu Pra Kerja, Pengelola: Jangan Sok Tahu!
profile-picture
soda.water memberi reputasi
standar kata wajar bagi setiap org berbeda... saya bukan pendukung jokowi.. dan sy tdk memilih beliau kmrn krn sy beda prinsip dg beliau.... tp sesuatu spt ini, sy pandang dr sisi berbeda. mengapa? pemerataan pendidikan kita masih jauh dr cukup..

kalian yg rajin kaskus sdh pasti paham betul.. sesekali mainlah ke daerah2.. kalian akan tau keadaan didaerah kita.

maaf pelatihan itu bukan utk org kota saja.. org2 pelosok desa pun blh ikut.

kalo langsung tiba2 dikasih materi berat?? dasar saja ga bisa...

bayangkan sebuah bangunan tanpa pondasi apa yg akan terjadi??
Lihat 3 balasan
masalah harga?? itu relatif mnrt saya.. bisa dikatakan mahal bisa dikatakan biasa. tergantung dr sudut pandang siapa yg membutuhkan.

kl sy perhatikan bukan harga.. krn byk yg komen mslh konten... konten useless mnrt netizen...

jika memang masalah harga ya satu suara katakan harga ga wajar.. bukan kontennya yg direndahkan.

kasihan org diluar sana yg ga ngerti tp butuh utk belajar. mrk jadi malu ambil itu krn gunjingan netizen soal recehnya materi tsb..
Lihat 1 balasan
Quote:


Nah itu kan kembali pada tehnik pengajarannya..

Yg penting ada kemauan utk melatih (dari kita) dan kemauan utk belajar(dari peserta). Bukan konten yg direndahkan... semua org tidak memiliki tingkat pengetahuan yg sama gan..

Drpd kita nyinyir.. lbh baik kita bantu mrk yg butuh pelatihan tsb... kalo masalah harga? Ya sudah bikin lah yang murah utk mrk..

Sederhana toh?? Ini kembali pada tindakan kita..
Lihat 1 balasan
Quote:


Soal harga content itu sebenarnya mekanisme pasar berjalan gan.. itu kan termasuk sertifikasi jg.. yg mahal itu adl biaya sertifikasinya..

Training sales sekelas james qwee saja sdh brp?

Sebenarnya sederhana saja... jika kita mau membangun Indonesia menjadi bangsa yang besar, kita bisa membangun dg sikap positif. Contoh saja.

Kita bicara harga mahal ya. Kita peduli. Nah kita lakukan tindakan positif saja.. spt kita ngajarin lingkungan kita yg butuh... paling tidak ada yg dilakukan.. bukan teriak saja.

Para netijen blg mahal biaya
Lihat 3 balasan
Insentif Belum Cair, Ini Jeritan Hati Peserta Kartu Prakerja
NEWS - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia 18 June 2020 11:13


Jakarta, CNBC Indonesia - Pencairan insentif program kartu prakerja pada bulan kedua seharusnya sudah diterima oleh peserta gelombang I-III pada 10 Juni 2020 lalu. Namun, insentif itu ternyata tak kunjung sampai ke para peserta.
Yolanda (27) merupakan peseta prakerja gelombang I. Dia mengatakan sudah menerima sertifikat kelulusan program prakerja sejak bulan lalu dan insentif yang dijanjikan bisa diterima pada 10 Juni 2020, belum juga dia terima.

Yolanda berharap insentifnya bisa segera cair, karena pegawai yang kehilangan pekerjaannya di kala pandemi ini mengakui, untuk memenuhi kebutuhannya sekarang, dirinya bergantung dari insentif program prakerja.



pemerintah kehabisan duit

emoticon-Leh Uga
semua orang tau busuk nya lu pura2 miterius dan banyam rahasia disebqlik iti
Quote:

masuk akal juga sih..
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di