CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Permasalahan Biasa Tentang Himpunan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeb6e2edbf76454ac2df827/permasalahan-biasa-tentang-himpunan

Permasalahan Biasa Tentang Himpunan


Gue malah menjadi resah ketika tau bahwa sistem himpunan itu bisa dibilang sampah. Kenapa sampah, oke kita bedah satu per satu, yang pertama, awal pertama gue masuk ke himpunan, banyak kegiatan dan segala macam hal. Namanya gue orangnya malesan, ketika gue males dan gak mau ikut suatu kegiatan, ada sebuah kata" pemaksaan dari mulut bullshit temen gue, 'Mana kontribusi elu'. Semenjak itu gue emang sedikit sedikit meminimalisir rasa males gue.


Hingga suatu ketika gue diangkat menjadi ketua penyelenggara acara di himpunan gue. Gue gak ada niat sama sekali pun buat jadi ketua. Sistem seleksinya pun pada akhirnya nunjuk gue jadi ketua. Apalah atuh gue yang gak bisa nolak, argumen gue lemah selemah aku dihadapan-Mu.


Mulai dari situlah gue ada sebuah kejadian yang tidak disangka oleh gue sendiri. Dimana si kating baik ini kerjaannya sama dengan netizen, mengkritik tapi solusi tidak ada. Apakah ini yang dinamakan mahasiswa senior? Yang katanya berpikir jauh lebih dewasa daripada gue.


Gini mungkin gue akan lebih terima kritikan dari jauh" hari sebelum acara, masalahnya ini tuh h-2 dan anda baru mengkritik. Sedangkan gue sendiri memberikan waktu untuk anda berbicara dalam waktu yang panjang. Apakah sebodoh itu otak anda sehingga anda baru kepikirannya h-2? Kan enggak cuy. Itu yang pertama.


Keresahan gue yang kedua, ketika akhir dimana periode kating baik ini habis, pada umumnya semua orang mungkin akan merasa kehilangan, nangis-nangis. Gue enggak, justru malah senang, akhirnya gue terbebaskan dari jeratan kating baik.


Tapi benar si, lebih menyakitkan itu ketika kita diserang oleh angkatan sendiri atau ya bisa dibilang internal kita. Ketika masa transisi, semua orang mempunyai keinginan punya suatu jabatan. Gue mungkin satu"nya orang yang tidak mengharapkan hal itu, tetapi lingkungan gue banyak yang mendukung gue untuk naik menjadi ketua departemen, siapa si yang enggak mau naik karena dukungan dari temen-temen ya meskipun ada bau bau wah si ini mah bercanda. Gue udah mengharapkan sebuah ekspetasi lebih karena gue punya bekal lebih daripada yang lain.


Ketika pada akhirnya pengumumannya keluar, dan nama gue tidak ada disana. Gue bener kecewa, angkatan gue meremehkan kemampuan gue. Gue bukan karena gila jabatan, yang jelas gini ketika gue ada suatu dukungan dari temen" gue untuk naik menjadi ketua dalam suatu departemen itu malah membuat orang percaya diri dan bahkan peluangnya pun gue yakin 99.99%. Ini yang dukungnya masalahnya dari departemen sendiri. Gue sempat bertanya pada diri gue sendiri, apa gue yang dibodohi oleh mereka, atau gue emang salah menanggapi mereka?


Gue mencoba me lobby sana sini seperti orang mencari keadilan. Ini mana keadilan gue kok gue serasa ditenggelamkan, apakah ini sebuah konspirasi alam semesta? Tidak ada jawaban yang sesuai dengan apa yang gue inginkan. Semua jawabannya sama dan malah gue seperti yang diceramahi, oke dari situ gue paham. Gue emang tidak diinginkan didalamnya. Ini adalah rasa sakit lebih dari patah hati yang biasa gue rasakan.


Lika-liku himpunan tu masalahnya emang selalu begitu gan, tinggal gimana cara kita menyikapinya aja, kuat-kuatan aja ehehe
profile-picture
ferrykets2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di