CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Bentrokan Tewaskan 20 Tentaranya, India Beri Peringatan ke China
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeb3e5fe83c724afd139c3f/bentrokan-tewaskan-20-tentaranya-india-beri-peringatan-ke-china

Bentrokan Tewaskan 20 Tentaranya, India Beri Peringatan ke China

Bentrokan Tewaskan 20 Tentaranya, India Beri Peringatan ke China

New Delhi -
India memperingatkan China untuk tidak memberikan 'klaim berlebihan dan tidak bisa dipertahankan' terkait kedaulatan atas Lembah Galvan, yang menjadi sumber pertikaian kedua negara. Peringatan ini disampaikan setelah terjadi bentrokan militer di wilayah Himayala itu yang menewaskan 20 tentara India.

Kematian 20 tentara India dalam bentrokan pada Senin (15/6) malam, tercatat sebagai konflik paling mematikan antara India dan China dalam 45 tahun terakhir. China belum mengungkapkan apakah pihaknya menderita korban jiwa dalam bentrokan itu.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (18/6/2020), juru bicara Kementerian Urusan Luar Negeri India, Anurag Srivastava, menyatakan kedua negara sepakat menangani situasi ini secara bertanggung jawab. Srivastava juga melontarkan peringatan terkait klaim China atas lembah tersebut.


"Membuat klaim berlebihan dan tidak bisa dipertahankan, bertentangan dengan pemahaman ini," tegas Srivastava dalam pernyataannya.

Kedua negara saling menuduh bahwa pihak lain yang memicu bentrokan di Lembah Galvan, yang menjadi bagian dari wilayah Ladakh di Himalaya yang menjadi sengketa. Laporan media menyebut beberapa pejabat senior militer India dan China bertemu pada Rabu (17/6) waktu setempat untuk meredakan ketegangan, namun belum ada konfirmasi resmi dari kedua negara.

Pasukan keamanan India menyatakan tidak ada yang melepaskan tembakan dalam bentrokan itu. Namun disebutkan ada pelemparan batu dan baku hantam. Beberapa tentara India, termasuk seorang kolonel, tewas karena terluka parah dan paparan suhu minus di area Himalaya itu.

Bentrokan itu merupakan lanjutan dari ketegangan yang berawal dari awal Mei, saat otoritas India menyebut tentara-tentara China melanggar garis batas di tiga titik berbeda, mendirikan tenda dan pos penjara serta mengabaikan peringatan untuk pergi dari lokasi itu. Hal ini berujung pertengkaran, aksi lempar batu dan baku hantam antara tentara India dan China.

Dalam percakapan via telepon dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) India Subrahmanyam Jaishankar pada Rabu (17/6) waktu setempat, Menlu China Wang Yi memperingatkan India untuk 'tidak meremehkan tekad kuat China dalam mengamankan wilayah kedaulatannya'.


Wang menegaskan bahwa China menuntut India untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan 'menghukum dengan tegas' siapa saja yang bertanggung jawab. Dia menegaskan kembali klaim China bahwa India menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas konflik ini. Wang menyebut pasukan militer India telah melanggar Garis Kontrol Aktual yang memisahkan pasukan militer kedua negara di wilayah sengketa.


Menlu India Jaishankar balik menuduh China telah membangun sebuah bangunan di Lemba Galvan, yang disebutnya sebagai 'tindakan sengaja dan berencana yang secara langsung bertanggung jawab atas terjadinya kekerasan dan jatuhnya korban jiwa'.
Dia menambahkan bahwa insiden yang terjadi memiliki 'dampak serius' terhadap hubungan India dan China. Namun dia menyatakan kedua negara berkomitmen untuk meredakan situasi di kawasan tersebut.

sumur


https://news.detik.com/internasional...tan-ke-china/1

hahaiyaaa cilaka luewaa welass waaa indiaa jantan juga waaa emoticon-Imlekemoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan b0c4h.n4k4l memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Imbang nih kalau dua negara perang
Kayaknya seru juga kalau mereka perang

Udah lama gak ada peperangan antara dua negara besar dan berimbang

emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan adamyvon memberi reputasi
Lihat 2 balasan
sudah pasti ada pihak luar yang adu domba yaitu amerika
Lihat 2 balasan
hrs ada pihak ketiga sbg juri

india sebaiknya menggandeng as, indonesia, sebagai juri
bombay badannya baw bangke,,,.. lumayan mati 20,,, lanjut ampe 1m juga boleh
Belum bedil-bedilan neh kata Bossman

Masa bollywood kalah sama hollywood

Kuy balas langsung bom cina emoticon-Wkwkwk
Ayok, lanjut perang cina-india jilid 2... Duel infantri vs infantri di dataran tinggi lagi. Masih kepake engga itu human wave yg bikin stress tentara india

emoticon-Ngakak
mainland sama india sama-sama suka berak sembarangan, perangnya sebaiknya lempar-lemparan tinja aja si Arie Tampubolon jadi jurinya berdiri di tengah emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Betty (S)
profile-picture
Lockdown666 memberi reputasi
Lihat 18 balasan
India bakal kalah kalo lawan China..emoticon-Stick Out Tongue
Nype ada sindiran mesin perangnya jadi peti mati..emoticon-Ngakak (S)
Lihat 2 balasan
Cina daratan bisa menang dengan mudah

Bawa aja sapi yang banyak... habis....


Yang menang telak tuh pakistan
bakal eskalasi ga ya? emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Kyk nya seru kalo 2 negara itu perang dan 22nya sama sama ancur emoticon-Leh Uga
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
India vs China

Ane suka ini, sesama Negara berpenduduk 1,3 Milyar jiwa ini pasti rame jika saling hantam....

emoticon-Ngakak
Diubah oleh riendzy92
Kenapa yg paling mewek India? Kalau dia memang menang banyak yah selow2 aja...apa ini berarti dia di pihak yg rugi makanya mewek?
Yg pengen tau situasi di sana. Tentara china digebuk india

profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
inspektur vijay turun gunung ati2 mobil jeepnya bisa terbang
https://www.thehindu.com/news/national/ladakh-face-off-days-after-clash-china-frees-10-indian-soldiers/article31863845.ece

Diubah oleh Ardent99
tewas 20 itu bentrokan tanpa senjata api? lempar2an baru doang
Lihat 1 balasan
udah pasti china menang telak, india bukan lawan sepadan tong


emoticon-Ngakak
daripada lempar lemparan batu mending main petasan aja biar rame, india bau bangke

emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di