CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Karya Love Light Diduga Plagiat, Pengelola Rabbit Town Bandung Digugat Rp 61 M
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eeae908dbf7643f1c000fdf/karya-love-light-diduga-plagiat-pengelola-rabbit-town-bandung-digugat-rp-61-m

Karya Love Light Diduga Plagiat, Pengelola Rabbit Town Bandung Digugat Rp 61 M

Tempat wisata Rabbit Town di Kota Bandung sempat mencuri perhatian publik pada 2018 lalu. Tempat tersebut menjadi salah satu wahana untuk swafoto alias selfie karena menampilkan sejumlah karya seni.

Salah satunya ialah wahana tiang yang diberi nama Love Light. Namun, polemik muncul lantaran karya tersebut disebut-sebut mirip dengan Urban Light ciptaan seniman Chris Burden yang dipamerkan di Los Angeles Country Museum of Art (LACMA).


Karya Love Light Diduga Plagiat, Pengelola Rabbit Town Bandung Digugat Rp 61 M
Urban Light Chris Burden dan Rabbit Town
Urban Light Chris Burden di Los Angeles (atas) dan Rabbit Town di Bandung. Foto: Iqbal tawakkal/kumparan dan Fred Prouser/REUTERS

Isu plagiat di wahana selfie Rabbit Town, Kota Bandung, yang pernah ramai dibicarakan warganet pada pertengahan tahun 2018 lalu kembali mencuat. Salah satu instalasi wahana selfie yang mirip Love Light karya Chris Buden, yang ada di lokasi wisata tersebut kini digugat ke pengadilan.

Perihal instalasi Rabbit Town itu mendapat perhatian Chris Burden Estate. Mereka kemudian mengajukan gugatan terkait hak cipta ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Perkara tercatat dengan Nomor 31/Pdt.Sus-Hak Cipta/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. Sebagai pihak tergugat dalam hal ini ialah PT Pasti Makan Enak yang merupakan pengelola Rabbit Town sebagai Tergugat I dan Henry Husada sebagai Tergugat II.

Terdapat 7 poin permohonan yang termuat di situs PN Jakarta Pusat. Mulai ganti total sekitar Rp 61 miliar hingga agar Tergugat meminta maaf di media massa. Selain itu, Penggugat juga meminta instalasi Love Light di Rabbit Town dimusnahkan.

"Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan pelanggaran hak cipta," bunyi petitum dikutip dari situs PN Jakarta Pusat, Rabu (17/6).

Berikut ketujuh poin gugatan tersebut:

Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan pelanggaran hak cipta;

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk segera memusnahkan instalasi “Love Light”, yang terletak di taman hiburan wisata selfie Rabbit Town, beralamat di Jl. Rancabentang Nomor 30-32, Ciumbuleuit, Cidadap Bandung 40142, Indonesia, dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari kerja sejak putusan berkekuatan hukum tetap;

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk memusnahkan semua benda dalam bentuk apapun yang terdapat tulisan dan gambar “Love Light” dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari kerja sejak putusan berkekuatan hukum tetap;

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk secara tanggung renteng membayar ganti rugi materiil sebesar Rp. 11.077.905.000 (sebelas miliar tujuh puluh tujuh juta sembilan ratus lima ribu rupiah) dan ganti rugi immateriil sebesar Rp. 50.000.000.000,- (lima puluh miliar rupiah) secara tunai, sekaligus dan seketika kepada Penggugat;

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk mengumumkan permintaan maaf kepada Penggugat secara terbuka melalui paling sedikit: (i) 2 (dua) surat kabar harian nasional berbahasa Indonesia, yaitu Tempo dan Kompas; (ii) 1 (satu) surat kabar harian nasional berbahasa Inggris, yaitu The Jakarta Post; dan (iii) Akun Sosial Media Instagram Wisata Selfie “Rabbit Town” yaitu @rabbittown.bdg dan @wisataselfiebandung, dengan memuat paling sedikit redaksi sebagai berikut (redaksi versi Bahasa Inggris dibuat menyesuaikan);
Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar biaya perkara.

"Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya," isi petitum itu.
Dalam gugatan tersebut, pihak Penggugat ialah Nancy J. Rubins yang kuasa hukumnya ialah Muhammad Ryan Dwi Saputra dari Ivan Almaida Baely & Firmansyah Law Firm. Firma hukum itu yang ditunjuk oleh Chris Burden Estate menjadi kuasa mereka dalam gugatan ini.

Dalam keterangan pers yang diterima kumparan, pihak Chris Burden Estate mengaku kecewa dengan adanya dugaan pelanggaran hak cipta ini.

“Chris Burden Estate sangat kecewa. Kami mengetahui banyaknya kreativitas artistik, waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan untuk membuat karya seni Urban Light. Rabbit Town sama sekali tidak pernah meminta izin untuk menggunakan hak cipta Chris Burden, dan hak-haknya sebagai pencipta perlu untuk dilindungi," kata Executive Director Chris Burden Estate, Yayoi Shionoiri, dalam keterangannya.


Terkait gugatan ini, kumparan mencoba meminta tanggapan dari pihak Rabbit Town. Namun belum mendapat jawaban.

Namun sebelumnya, kumparan pernah mengklarifikasi terkait dengan tudingan plagiat yang diduga dilakukan pihak Rabbit Town. General Manager Rabbit Town, Ferdi Candra, saat itu menyebut pihaknya hanya terinspiriasi karya seni yang dipamerkan di Los Angeles County Museum Of Art.

Ia mencontohkan wahana tiang yang diberi nama Love Light itu memang terinspirasi dari instalasi seni karya Chris Burden. Namun, wahana yang dibangun di Rabbit Town, ia katakan, tidak sama persis dengan karya aslinya. Dari detail dan jumlah tiang pun, ia klaim, tidak sama.

"Pembangunan ini terinspirasi dari yang di LA. Cuman emang dilihat dari bentuk dan jumlahnya tidak sama," ujar Ferdi kepada kumparan, Kamis, 29 Maret 2018.
Rabbit town di Bandung yang dituding plagiat.


Ia mengatakan, agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, pihaknya akan menempelkan keterangan wahana tersebut terinspirasi dari seniman yang membuat karya aslinya. Namun, ia menyebutkan, pihaknya belum berencana meminta izin secara resmi kepada si empunya karya.

"Nanti bakal dipasang klaim bahwa karya yang dituduh plagiat memang terinspirasi dari karya orang. Kita akui memang ini ide dari karya orang," ujarnya.

"Kalau misalnya kita bilang terinspirasi ya orang berkreasi dari ide orang saya pikir masih oke. Kecuali kalau yang bersangkutan keberatan kita ikuti," lanjut dia.
Rabbit Town sendiri sudah mulai beroperasi pada bulan Januari 2018. Lokasinya berada di kawasan utara Kota Bandung, di kawasan Jalan Ciumbuleuit. Wahana selfie tersebut dibangun di atas lahan seluas 700 meter persegi.

https://m.kumparan.com/kumparannews/...-m-1td5MBT6uVX

yessss,go internesyenel lagiemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pein666 dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
china bikin tiruan kota paris aja ga ada yg gugat yak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chisaa dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Pt pasti makan enak
Pt garuda tahu beres
Pt tahu bulat digoreng dadakan



Pada kasih nama usahanya cem kagak niat emoticon-Big Grin


emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pein666 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Plagiat kok dari tapir bre?

Ngoahaha emoticon-Wkwkwk
tempat wisata yang itu emang terkenal karena njiplak emoticon-Ngakak
profile-picture
kas.kas memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
playstation jadi polystation ga ada yang gugat..
Ngabuburit Seru di Arc de Triomphe-nya Indonesia! Sudah Pernah ke Sini?
https://netz.id/gallery/2019/05/29/00716-01716/1016030418/ngabuburit-seru-di-arc-de-triomphe-nya-indonesia-sudah-pernah-ke-sini

Tak Perlu Ke Paris, Indonesia Punya 5 Menara Eiffel KW
https://travelingyuk.com/wisata-indonesia-menara-eiffel/63666/

Kena juga ga ini bre?

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Dan terjadi lagi.. kasus pelanggaran copyright.
Hmmm...

Karya Love Light Diduga Plagiat, Pengelola Rabbit Town Bandung Digugat Rp 61 M

emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan galuhsuda memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Karya Love Light Diduga Plagiat, Pengelola Rabbit Town Bandung Digugat Rp 61 M
Bukan mirip. Mang sama klo itu. Cuma beda warna tiang emoticon-Big Grin
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
wkwkwkwkwk, enak ya bikin karya "seni" jiplak aja karya orang trs bedain dikit.

Istilahnya langsung berubah, bukan plagiat, tp ter-inspirasi.

Beda2 dikit nih ama yg kemarin ga sengaja.
Lihat 2 balasan
Nggak tau kalo mesti ijin kali yah.. emoticon-Smilie
mampus kena gugat. ijin dulu lah ke yang punya, maen jiplak2 aja.. emoticon-Hammer2
jelas plagiat itu

miskin ide, mental maling ya gitu hasilnya

suatu hari kalau ada karya asli orang indonesia, trus diplagiat orang malaysia, ga usah teriak2 ya
Bagus juga buat plagiat2 itu supaya bisa belajar.
Quote:


di LA juga ada replika eiffel tower, tapi gak digugat karena emang udah dengan jelas bilang kalo ini emang replikasi barang ori nya, dan mungkin dibelakang layar ada pemberian royalti ke pengelola barang yang asli
emoticon-Malu
nasalahnya disini kan si seniman gak dapet apa-apa dari hasil kerjanya, tau-tau "diambil" idenya.
emoticon-Cool
tapi ya mau gimana lagi, kelas menengah di indonesia lagi gede-gedenya sekarang, ciri kelas menengah itu ya pengen kayak kelas atas, tapi ngirit
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan galuhsuda memberi reputasi
wow kena gugat, wajar sih...jiplak ga minta izin
Diubah oleh pannotia.server
gw udah pernah kesana... and nothing spesial from that place my friend emoticon-Angkat Beer
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
sebenernya jiplak kalau ga di komersilkan sih kebanyakan ga masalah
kalau di komersilkan ya harus minta ijin yg punya dan bayar royaliti ny
jgn main ATM doang emoticon-No Hope
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di