CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Bagaimana Tuhan Yesus Akan Kembali di Akhir Zaman?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eea118d7e3a7224704c9d3c/bagaimana-tuhan-yesus-akan-kembali-di-akhir-zaman

Bagaimana Tuhan Yesus Akan Kembali di Akhir Zaman?

Ketika berkaitan dengan cara kedatangan Tuhan Yesus di akhir zaman, sebagian besar saudara-saudari percaya bahwa Tuhan Yesus akan menampakkan diri secara terbuka kepada kita di atas awan putih. Tetapi sebagian saudara-saudari merasa bingung karena dinubuatkan juga dalam Alkitab bahwa Tuhan akan datang secara rahasia seperti seorang pencuri. Lalu, akan bagaimanakah cara Tuhan datang kembali di akhir zaman? Permasalahan ini terkait dengan apakah kita dapat menyambut kedatangan Tuhan atau tidak, sehingga ini layak untuk kita cari.
Bagaimana Tuhan Yesus Akan Kembali di Akhir Zaman?Pada pertemuan rekan-rekan kerja, Suxing bercerita dengan ekspresi sedih, "Saudara-saudari sekalian, baru-baru ini aku telah merenungkan sebuah masalah: Karena kita percaya pada Tuhan, kita telah merindukan Tuhan datang di atas awan untuk mengangkat kita di akhir zaman. Pada tahun 2000, para pendeta dan penatua berkata bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat. Namun, sekarang sudah mendekati tahun 2019 dan berbagai nubuat tentang kedatangan Tuhan pada dasarnya telah digenapi, tetapi kita masih belum melihat Tuhan turun di atas awan. Apa yang terjadi?"

Wu melanjutkan ucapan Suxing tadi, "Ya. Dewasa ini terjadi ketandusan yang meluas di komunitas keagamaan. Banyak gereja telah ditutup. Katakan padaku, akankah kita dapat menyambut kedatangan Tuhan hanya dengan terus memandang langit dan menunggu?"

Melirik ke arah Suxing dan Wu, Hu Yue menutup Alkitab lalu berbicara, dalam nada cermat, "Saudari Su, Saudara Wu, kalian terlalu khawatir. Alkitab dengan sangat jelas menyatakan: 'Dan mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan dengan kuasa dan kemuliaan besar' (Lukas 21:27-28). 'Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia' (Wahyu 1:7). Tuhan Yesus akan secara terbuka turun di atas awan ketika Ia datang kembali, dan semua orang akan melihat-Nya. Bagaimana kalian bisa meragukan ini?"

Li Qi merenung sejenak lalu berkata, "Sebelumnya, aku juga percaya bahwa Tuhan Yesus akan secara terbuka turun dari awan dan datang kembali. Tetapi, setelah itu, aku tidak melihat itu terjadi. Untuk soal ini, aku meneliti semua tulisan suci tentang kedatangan Tuhan dan menemukan dua ayat dalam Alkitab: 'Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri. Diberkatilah ia yang berjaga-jaga dan menjaga pakaiannya, supaya ia tidak berjalan dengan telanjang, dan dan jangan sampai kemaluannya terlihat' (Wahyu 16:15). 'Tetapi tentang hari dan saat itu, tidak yang tahu, tidak ada malaikat di surga yang tahu, Anak juga tidak, hanya Bapa saja yang tahu' (Markus 13:32). Dari ayat-ayat ini aku tahu bahwa "seperti seorang pencuri" dan "tak ada yang mengetahuinya" berarti datang secara rahasia. Jadi, aku merasa bingung: Bukankah nubuat Tuhan yang turun ke bumi secara terbuka di atas awan bertentangan dengan kedatangan Tuhan secara rahasia? Lalu, bagaimanakah tepatnya Tuhan akan datang di akhir zaman?"

Hu Yue membantah: "Ayat-ayat itu mengartikan bahwa tidak ada yang tahu kapan Tuhan akan datang." Setelah mendengar penjelasan Hu Yue dan Li Qi, baik Suxing dan Wu tampak kebingungan.

Pada saat itu, Cheng Li berkata: "Syukur kepada Tuhan! Mengenai masalah kedatangan Tuhan kembali di akhir zaman, dahulu aku memiliki kebingungan yang sama seperti Saudara Li. Tetapi beberapa waktu yang lalu, ketika bekerja di sebuah gereja di wilayah lain, aku bertemu dengan saudari rekan kerjaku. Untuk masalah ini, dia menyampaikan banyak ilham, dan pemahamannya berbeda dengan kita. Semakin sering aku mendengarnya, aku semakin merasa bahwa itu datang dari pencerahan Roh Kudus. Melalui persekutuannya, aku akhirnya mendapat wawasan yang berbeda tentang cara kedatangan Tuhan kembali."

Mata Suxing bersinar, lalu dengan gembira ia berkata: "Syukur kepada Tuhan! Saudari Cheng, lekas beri tahu kami!"

"Baiklah!" Cheng Li melanjutkan, dengan berkata, "Tuhan Yesus berkata: 'Surga dan bumi akan berlalu: tetapi firman-Ku tidak akan berlalu' (Matius 13:31). Setelah diucapkan, firman Tuhan akan diwujudkan dan diselesaikan satu persatu. Karena Tuhan tidak hanya bernubuat bahwa Ia akan datang dengan awan ketika datang kembali, tetapi juga menubuatkan bahwa Ia akan datang secara rahasia seperti seorang pencuri, firman ini tentu akan terjadi. Lalu bagaimana Tuhan akan datang? Sebenarnya, kedatangan kembali Tuhan akan dilakukan secara bertahap: Tahap pertama adalah kedatangan rahasianya sebagai Anak manusia dalam daging; setelah itu Ia akan turun ke dunia secara terbuka di atas awan dan menampakkan diri pada semua orang. Dengan cara ini, nubuatan di Alkitab tentang kedatangan Tuhan Yesus tidak bertentangan."

"Kau bilang Tuhan akan menjadi daging dan datang secara rahasia. Apa kau punya dasar alkitabiah untuk mengatakan itu?" tanya Hu Yue.

Cheng Li menjawab: "Sehubungan dengan aspek ini, Alkitab telah menyatakannya dengan sangat jelas. Sebagai contoh, Lukas 12:40 mengatakan, 'Karena itu hendaklah engkau juga bersiap sedia, karena Anak Manusia datang di waktu yang tidak engkau duga.' Lukas 17:24-25 mengatakan, 'Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba. Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini' Ayat-ayat ini semuanya menyebutkan Anak manusia. Anak manusia mengacu pada dilahirkan dari manusia dan menjadi seseorang dengan kemanusiaan normal. Roh tidak dapat disebut Anak manusia. Itulah mengapa Tuhan Yahweh tidak dapat disebut sebagai Anak manusia, sedangkan Tuhan Yesus yang berinkarnasi dapat disebut sebagai Kristus dan Anak manusia. Ini karena Tuhan Yesus terlahir dari seorang manusia, dengan kemanusiaan yang normal, dan di samping itu, substansi-Nya adalah keilahian dan Ia adalah Roh Tuhan dalam daging yang akan menampakkan diri dan bekerja. Terlebih lagi, ayat ini berarti bahwa Anak manusia dalam daging di akhir zaman akan ditolak. Renungkanlah sejenak. Jika Tuhan Yesus langsung turun di atas awan, semua orang akan tersungkur di hadapan-Nya dan menyembah-Nya karena tubuh rohani tentu saja bersifat supernatural dan dapat melakukan tanda-tanda dan keajaiban yang menakjubkan. Siapa yang berani menentang dan menolak-Nya? Bagaimana Tuhan akan menanggung penderitaan dan ditolak oleh generasi ini? Hanya ketika Tuhan yang berinkarnasi menampakkan diri untuk bekerja sebagai Anak manusia, ketika orang-orang tidak menyadari bahwa Ia adalah Kristus yang berinkarnasi, mereka akan berani mengutuk dan menolak Kristus sesuai dengan gagasan dan imajinasi mereka."

"Ternyata Tuhan pertama-tama akan bekerja secara rahasia lalu menampakkan diri secara terbuka. Dalam gambaran ini, nubuat-nubuat itu benar-benar tidak bertentangan. Meski aku masih belum jelas benar tentang pekerjaan apa yang akan Tuhan lakukan setelah Ia turun ke dunia secara rahasia, kurasa karena Tuhan akan bertindak dengan cara ini, ini mengandung hikmat-Nya. Nah, Saudari Cheng, bagaimana kalau kau beri tahu kami lebih banyak lagi tentang ini?" tanya Suxing. Dan rekan-rekan kerja lainnya pun setuju.

Cheng Li mengangguk dan berkata: "Melalui perbincangan seputar pertanyaan ini dengan saudari, aku akhirnya mengerti bahwa Tuhan pertama-tama akan datang secara rahasia, dalam daging yang berinkarnasi, terutama untuk mengucapkan firman-firman baru dan membuat sekelompok pemenang baru. Kitab Yoel 2:29-31 di Alkitab, mencatat 'Dan juga ke atas hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan Aku akan mencurahkan roh-Ku pada hari-hari itu. Dan aku akan menunjukkan banyak keajaiban di langit dan bumi, darah dan api, dan tiang asap. Matahari akan berubah menjadi kegelapan, dan bulan menjadi darah, sebelum hari kedatangan Yahweh yang hebat dan dahsyat itu'. 'hari kedatangan Yahweh yang hebat dan dahsyat itu' ini mengacu pada bencana besar di akhir zaman. Dan ayat, 'Dan juga ke atas hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan Aku akan mencurahkan roh-Ku' berarti bahwa sebelum malapetaka besar itu datang, Roh Tuhan akan mengucapkan firman-firman baru dan Ia akan menyirami hamba-hamba dan pelayan-pelayan-Nya, dan akhirnya membentuk sekelompok pemenang baru lalu membawa mereka masuk ke kerajaan-Nya. Ini menggenapi apa yang dikatakan dalam Wahyu 7:14-15, 'Mereka adalah oang-orang yang keluar dari sengsara besar dan telah membasuh jubah mereka dan membuatnya putih dalam darah Anak Domba. Sebab itu mereka berada di hadapan takhta Tuhan, dan melayani-Nya siang dan malam di bait-Nya: dan Dia yang duduk di atas takhta itu akan diam di antara mereka' Selama masa Tuhan membuat sekelompok pemenang baru, Ia akan selalu bekerja secara rahasia, jadi kita tentu tidak akan melihat Tuhan turun ke hadapan umum di atas awan. Hanya setelah pekerjaan besar Tuhan sepenuhnya selesai, saat turun-Nya secara rahasia di antara manusia akan selesai, dan sesudah Ia telah mengirim bencana besar untuk memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat, Ia akan secara terbuka turun di atas awan di hadapan semua bangsa di bumi. Pada saat itu, pekerjaan Tuhan berupa keselamatan umat manusia akan sepenuhnya selesai. Ketika Tuhan bekerja secara rahasia, semua yang benar-benar percaya kepada Tuhan dan mencintai kebenaran menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman, mendapat penyucian dan penyempurnaan Tuhan, dan akan dijadikan para pemenang oleh Tuhan. Sebaliknya, orang-orang percaya palsu yang membenci dan muak akan kebenaran secara membabi buta berpegang pada gagasan dan imajinasi mereka sendiri, tetapi tidak menerima pekerjaan tersembunyi oleh Tuhan yang datang kembali, dan bahkan menentang dan mengutuk Tuhan yang berinkarnasi. Orang-orang seperti ini akan sepenuhnya kehilangan kesempatan untuk diselamatkan dan akhirnya akan menerima hukuman yang adil dari Tuhan. Dengan cara ini, semuanya akan dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Ini adalah penggenapan nubuat yang sepenuhnya, seperti 'Dan saat itulah akan muncul tanda Anak Manusia di langit: dan kemudian semua suku bangsa di bumi akan meratap, lalu mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan besar' (Matius 24:30). 'Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia' (Wahyu 1:7).

Li Qi mengangguk dan berkata, "Ya, persekutuan Saudari Cheng mencerahkan dan sejalan dengan nubuatan Alkitab. Baru saja, aku ingat bahwa sebelum Tuhan menghancurkan dunia dengan air bah dahsyat, Ia terlebih dahulu memerintahkan Nuh agar membangun sebuah bahtera dan mengkhotbahkan Injil selama itu. 100 tahun kemudian Nuh berhasil menyelesaikannya. Tetapi tidak ada orang yang percaya dengan omongannya. Jadi, tak lama kemudian, Tuhan menurunkan bencana. Saat itu, ketika orang benar-benar melihat air bah melanda, itu sudah terlambat karena pekerjaan penyelamatan Tuhan atas manusia sudah diselesaikan. Akhirnya, hanya Nuh dan tujuh orang anggota keluarganya yang diselamatkan, sementara orang-orang lain terhanyut oleh air bah dan tenggelam. Puji Tuhan. Sekarang aku mengerti bahwa di akhir zaman, pertama-tama, Tuhan harus turun ke dunia secara rahasia dan berusaha keras untuk menyelamatkan mereka yang benar-benar percaya kepada-Nya, membawa mereka ke hadapan takhta-Nya, dan menjadikan mereka para pemenang sebelum bencana tersebut. Ketika Ia melakukan itu, pekerjaan penyelamatan Tuhan atas manusia akan diselesaikan. Setelah itu, Tuhan akan mendatangkan bencana dan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat, kemudian turun di atas awan untuk menampakkan diri secara terbuka di hadapan semua bangsa di bumi. Ketika saatnya tiba, orang-orang percaya palsu, lalang, hamba-hamba jahat, dan semua pelaku kejahatan yang menjadi musuh Tuhan akan dihajar oleh murka Tuhan. Kini kita berada di periode akhir dari akhir zaman. Bencana menjadi semakin serius di berbagai negara. Dunia menjadi semakin kacau. Nubuat kedatangan Tuhan telah digenapi. Namun demikian, kita masih belum menyambut Tuhan. Jadi, apakah menurutmu Tuhan telah turun ke dunia secara rahasia untuk melakukan pekerjaannya? Jika benar seperti itu, kita tidak bisa terus berdiam diri menunggu turunnya Tuhan di atas awan. Jika tidak, kita akan dengan mudah kehilangan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali."

profile-picture
darusmannikita memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di