CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hasil Penelitiaan: Atheis, Lebih Terpelajar dan Toleran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee9fb98b840880348781272/hasil-penelitiaan-atheis-lebih-terpelajar-dan-toleran

Hasil Penelitiaan: Atheis, Lebih Terpelajar dan Toleran

Menurut majalah Jerman Der Spiegel terbitan bulan Juli 2011; "Dalam waktu yang relativ singkat, seseorang yang berasal dari dunia barat menjadi atheis dan seorang atheis rata rata lebih terpelajar dan toleran dari pada seorang yang beragama". 
Penelitian dari Der Spiegel juga berkesimpulan bahwa "Pandangan hidup dari seorang yang tidak beragama lebih cepat berkembang".

Dengan tidaknya beragama, pengaruh terhadap moral sangat kuat. Orang yang tidak beragama lebih melakukan perlawanan atau menentang perang, hukuman mati dan diskriminasi, diluar itu orang yang tak beragama tidak menentang orang asing atau non pribumi, homoseksualitas dan drugs.

Ciri khas dari moral orang yang tak beragama: humanisme dan toleransi, penyampaian nilai ini lebih kuat dari pada orang yang beragama.

Juga dari hasil penelitian, orang yang tak beragama lebih mengetahui mengenai Tuhan atau Allah dan agama dari pada orang yang percaya. Ini berkaitan dengan rata rata orang tak beragama pendidikannya lebih tinggi dari pada orang yang beragama. 
hal ini sejalan dengan penelitian di Amerika

semuanya ini akibat dari majunya dunia pendidikan, seperti contohnya di Belanda 35% dari penduduk yang aktif di dunia profesional minimal sarjana.

Belanda adalah negara yang paling anti agama. Kira kira 60% penduduknya tidak beragama. Negara ini termasuk paling makmur, tentram dan terkaya di Uni Eropa.
Ini tidak mengherankan karena untuk membebaskan diri dari agama itu tidak mudah dan juga memerlukan pemikiran yang cukup luas. Pada umumnya orang yang bisa berpikir outside-the-box, selalu bertanya “Apa Sebabnya?” jadi tidak heran kalau mereka yang biasanya menemukan sesuatu yang baru. Belanda sebagai negara kecil yang tak beragama termasuk negara yang mempunyai peran penting di dunia, contohnya: Belanda menemukan compact disk, senseo, gambut, drum kit untuk orang tuli, sport BH, ginjal buatan dan lain lainnya.
Rasa ingin tahu juga mengarah ke penemuan diri pribadi dan berkontribusi dirinya karena menjadi lebih pintar dan pro aktif dari pada orang yang hanya melakukan apa yang di beritahukan.

Orang yang beragama dinilai pesimis karena menolak imajinasi, kekecewaan, kesenangan manusia dan tentunya percaya atas terbatasnya pemikiran manusia.
Oleh karena itu orang beragama banyak berkhotbah untuk refleksi, kontemplasi pengabdian dan pengunduran diri dan lebih memilih tradisi, iman, penyangkalan diri lebih dipilih dari pada hak untuk menentukan nasib diri sendiri, rasionalitas, modernitas, kemajuan dan kebebasan.
Tidak mengherankan negara beragama pada umumnya negara terkebelakang.


https://www.kompas.com/itsmi/552c63d...r-dan-toleran

emoticon-Matabelo

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh KS06
Tapi atheist culun macam si @buron.warteg tetap saja iq dua digit emoticon-army
ya iyalah lebih pinter karena berani bertanya

gimana ga begok, pala di jedotin dan ga boleh bertanya kritis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abi.molay dan 2 lainnya memberi reputasi
Orang beragama juga pinter2, yg goblok mah yg mabuk agama
profile-picture
profile-picture
bajier dan scorpiolama memberi reputasi
Ada alasan kenapa negara2 arab peringkat terendah dalam pendidikan
Hasil Penelitiaan: Atheis, Lebih Terpelajar dan Toleran

Pasti lah, gak ada PENISTAAN AGAMA, gak ada penghinaan kitab suci/Tuhannya emoticon-Matabelo
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
Lihat 1 balasan


Mitos

emoticon-Cool
profile-picture
bajier memberi reputasi
1. Ketuhanan Yang Maha Esa

bukan

Keagamaan



disitu kuncinya emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
Hasil Penelitiaan: Atheis, Lebih Terpelajar dan Toleran
Diubah oleh akubebe
ane somehow setuju sih

karena orang beragama punya iman, bisa dikatakan norma-norma yang ditanam dalam diri mereka, itu berdasarkan keagamaan. bisa dibilang, agama itu menjadi 60% pedoman hidup mereka.

atheis? atheis itu tidak percaya Tuhan lho ya, bukan tidak percaya agama. karena mereka tidak percaya Tuhan, otomatis mereka mengandalkan logika, bisa dikatakan 90% menjadi pedoman hidup mereka

nah sekarang apa yang terjadi? banyak orang beragama, memenuhi iman yang mereka punya dengan logika mereka sendiri. iman itu emang ngga bisa diukur/dihitung dengan logika manusia, setidaknya logika manusia sampai level zaman ini. yang banyak terjadi juga adalah, mereka mendefinisikan iman, dengan logika yang mereka punya, sehingga ajaran agama yang harusnya ngajarin A, ini malah "terpeleset" jadi ngajarin B menurut versi orang itu. di dalamnya masuklah nilai-nilai intoleransi dan pemikiran yang tertutup pada iman yang sudah "ternodai" oleh logikanya.

atheis? yaudah purely logika. logika ini sebetulnya cenderung lebih mudah memahami masalah toleransi dan ilmu pengetahuan. tapi jangan salah, ada atheis yang pemikirannya tertutup, sehingga logika yang tertanam di pikiran mereka menjadi sempit, dalam artian sulit berkembang. ini akan menyebabkan level intolenransi yang lebih parah dari orang beragama.

yang ane sudah lihat di kehidupan yang ane jalani sih demikian
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan pokemonman memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Klu di indo


Atheis msh ngerecoki agama
Cus cari member baruemoticon-Ngakak
profile-picture
neopolite memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sumber katanya kompas ternyata kompasiana emoticon-Leh Uga
Inti nya makin beragama makin rendah pendidikan nya biarpun S3 Tp ga kepake ilmu nya kecuali utk terorisme

emoticon-Traveller
ateis wannabe pada kegeeran emoticon-Ngakak (S)
athies bukan beranti komunis, yang punya agama bukan beranti tidak komunis.
apakah pengertian komunis hanya pandangan ketuhanan ?
kalau menurut saya komunis itu adalah suatu kelompok atau organisasi yang gila kekuasaan. (menurut saya).

saya setuju dengan kata penelitinya, karena athis berdasarkan ilmu pengetahuan.

Buat apa lebih terpelajar dan toleran kalau pada akhirnya berakhir di neraka? emoticon-Big Grin













































emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
alisson.13 dan katronguik memberi reputasi
astajem, berita ini pasti propaganda bikinan ateis kapir pki emoticon-Marahemoticon-Marah
Ateis mana negara Mana tuh. Klo yg ngaku ateis dimari soale berisik & congornya ga toleran Sama yg beragama
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di