CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee9b7eac8393a0ebd1f9290/ketika-simbol-adat-melacurkan-diri-bagaimana-perasaanmu-dan-mau-sampai-kapan

Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?

Kita wajib bersyukur dan bangga karena memiliki ada dan budaya dari Sabang sampai Merauke. Sebuah harta karun budaya yang kita sebagai generasi penerus wajib hukumnya memelihara dan melestarikannya.

Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?

Sebagaimana simbol, dalam budaya kita mengenal berbagai jenis simbol yang tentu saja bentuk dan jenisnya sangat banyak. Simbol merupakan salah satu peninggalan budaya nenek moyang kita yang mengandung makna yang sangat dalam, yakni; bagian dari komunikasi sehari-hari, ilmu pengetahuan, acara khusus pada masa itu, simbol kekuatan, simbol kehidupan, dan tentu saja mengartikan tentang kehidupan nenek moyang kita pada masa itu.

Teringat sewaktu kita masih unyu-unyu, mengenakan pakaian adat di hari tertentu atau di even-even yang membawa nama harum negeri ini maka simbol yang terangkum dalam adat ini benar-benar memiliki derajat yang tinggi di mata peradaban manusia.

Zaman semakin maju dan berkembang, tapi bukan berarti simbol sekarang ini hanya sekedar 'stempel' yang menempel dalam buku-buku sejarah dan pajangan di museum. Seperti yang saya katakan di awal, simbol adalah harta karun yang harus di pelihara keberadaannya dan tetap di lestarikan oleh generasi muda secara bijak dan bermartabat.


Melacur mengundang maut

Namun, mirisnya kenyataan yang terlihat saat ini ada sebuah simbol budaya yang dengan serta merta menjadi sebuah alat untuk mencari keuntungan pribadi.

Sungguh ini membuat nenek moyang kita tentu akan sedih bahkan mungkin bisa saja murka, manakala simbol yang begitu di agungkan dan dijunjung tinggi sebagai salah satu identitas budaya yang di bangun dengan penuh pengorbanan kini harus 'melacur' kan diri ke gang-gang, pertokoan hingga di pinggir jalan raya apalagi sampai mengekploitasi anak-anak hingga memakan korban seperti terlihat dalam video di atas. Siapa yang harus bertanggung jawab?


Jujur saja dulu, pertama kali saya melihat mereka sangat bangga karena secara tidak langsung mereka ikut melestarikan dan mengingatkan sebuah simbol budaya kepada anak-anak yang mungkin amat jarang mereka lihat.

Waktu terus berlalu, amat disayangkan dalam perkembangannya seperti tidak ada inovasi, bahkan mereka sekarang terlihat asal-asalan saja, kehadiran mereka di muka umum yang dulu seperti di elu-elukan, di bangga-banggakan kini seperti tanpa aura lagi, seperti parasit dalam kehidupan masyarakat, dan mengganggu ketenangan masyarakat.

Datang tidak di undang, pulang tidak di antar, sudah seperti mahluk halus yang tidak diinginkan kehadrannya oleh masyarakatnya sendiri. Sungguh ini sebuah penuruan akhlak budaya yang sangat ironi.

Lalu sampai kapan simbol budaya ini akan terus seperti ini, jangan sampai generasi penerus lebih mencintai simbol dan budaya luar negeri karena budaya kita sendiri saja sudah merendahkan dirisendiri, dikampungnya sendiri. Dimana rasa nasionalis budayamu kini berada?



Sebuah opini
Img.header. indozone (edit)


Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?
Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?
Copyright © 2016 - 2020 iskrim
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh iskrim
yoyoooiii.....
yg salah ondel²nya
emoticon-Ngacir
mayan msh dpt ketigaxemoticon-nyantai
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Gak ada yg jual gado2 sepanjang jalan yg direkam emoticon-Turut Berduka
Lihat 8 balasan

emoticon-cystg
"Nyok, kita nubruk ondel-ondel, ......."
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
ondel ondelnya gede banget sih, emang harusnya si ondel2 sih yg salah yak
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Lagian.. Ngamen kok pake ondel-ondel emoticon-Smilie
profile-picture
iskrim memberi reputasi
waduh mana kondisi jalan rame kayak gitu
malah membahayakan jadinya
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Quote:

Ini lirik lagu bukan ya... emoticon-Leh Uga

Quote:


Lebih aseeek begini sendiri....Ketika Simbol Adat Melacurkan Diri, Bagaimana Perasaanmu dan Mau Sampai Kapan?
Dari dulu 90an sepertinya udah ada ngamen dg kostum ondel-ondel
yg salah bocahnya, ga liat dulu pas mau nyebrang
melacurkan diri gimana?
Mereka cari uang dgn kerja keliling.
Mungkin bisa dibilang seniman jalanan.
Atleast masih halal kerjanya koq.
Ketimbang pencuri, koruptor or rental kelamin.
Klo masalah simbol budaya yg dipake buat mencari uang sampai masuk ke gang2 kayaknya biasa aja.
Bukannya pertunjukan seni di LN juga menarik uang masuk.
Bahkan pertunjukan seni LN di dalam negri juga sama aja.
Dan narik uang masuk or tiket itu bukti mereka keprofesionalitas mereka.
Emang ada yg mau kerja tanpa dibayar?
Mau perform dimana aja tetep pertunjukan seni.
Saya pernah dan mereka jalan kaki bukan perform di gedung.
Lalu ada ondel2 yg kebetulan lewat akhirnya jadi double show dgn boneka prancis.
Saya sich mikirnya mereka melestarikan budaya sendiri.
Entar komplain klo budaya sendiri diklaim negara lain.
Dulu saya pernah pake baju batik, lalu ada temen saya bilang gini "lu mau kondangan ya pake batik"
Gw jawab enggak.
Lalu dia bilang itu kan bilang baju suku A.
Iya ini emang baju dari suku A, tapi udah jadi budaya indonesia.
Karena budaya indonesia itu kumpulan budaya2 daerah/suku.
Lu menghina salah satu budaya/seni daerah itu sama aja menghina budaya indonesia.
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Diubah oleh enam.kehendak
Lihat 2 balasan
....... emoticon-Ngacir emoticon-Traveller dulu yuk
... tungguin emoticon-Ngacir emoticon-Traveller


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di