CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pertamina Berencana Hapus Premium, Pertalite, dan Solar karena Tak Ramah Lingkungan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee9068ea727683abf7d2e11/pertamina-berencana-hapus-premium-pertalite-dan-solar-karena-tak-ramah-lingkungan

Pertamina Berencana Hapus Premium, Pertalite, dan Solar karena Tak Ramah Lingkungan

Quote:


Terus bagaimana nasib bisnis kakanda bewok emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Hapus semuanya sekalian biar ramah lingkungan, pake listrik emoticon-Leh Uga


Minyak fokuskan aja lpg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
setuju gw
tapi harga pertamak kudu turun
karena udah gak ada subsidi lagi ke premium
kira2 setara harga pertalite dah

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harsontol dan 9 lainnya memberi reputasi
Ya boleh2 aja. Asal alihkan subsidi yg katanya udh gak di subsidi tp aslinya di subsidi bbm ke pertamax
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan entop memberi reputasi
.............abis itu ngaku rugi ya....pinter....emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
biawakman dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hhendryz
Lihat 1 balasan
Kalo kendaraan yang sudah tidak ramah lingkungan gak ikut dihapuskan juga ? kecuali mobil2 kolektor tentunya wajib dikenai pajak tinggi emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
dan berakhir sudah subsidi BBM emoticon-Turut Berduka
profile-picture
entop memberi reputasi
Pinter juga, minta harga turun.
profile-picture
entop memberi reputasi
Alesan BS, bilang aja g mau talangin subsidi lagi
profile-picture
entop memberi reputasi
Msh rencana emoticon-Big Grin
profile-picture
entop memberi reputasi
Modusnya di hilangin subsidinya, diserahkan harga ke mekanisme pasar...
N1 arahkan pengguna premium untuk beralih ke pertalite dengan cara premium di bikin sering kosong, dalam pengiriman, kuota habis, dll
N2 setelah masyarakat sudah mulai toleran terhadap pertalite dan mulai lupa premium, di wacanakan lah penghilangan BBM kualitas rendah (baca : bersubsidi)...

N3 hapus BBM bersubsidi.... emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kan siap-siap IPO. model-model garuda
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan entop memberi reputasi
bodoamat, aing pakek shell
profile-picture
entop memberi reputasi
gw selalu pake pertamax sich bodo amat emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Transportasi massal d perbagus dan terjangkau.
profile-picture
entop memberi reputasi
ntar ada yg demo neolib ga nih
profile-picture
entop memberi reputasi
Lihat 1 balasan
stuju aja si...asalkan:

-transportasi umum uda mantep
-mobil listrik di sosialisasi dan ada stimulasi
profile-picture
profile-picture
av1 dan entop memberi reputasi
ngahog jd pesinden kelar lu pade jer emoticon-Wakaka
profile-picture
entop memberi reputasi
Kedengeran nya sih bagus.
Tapi ngeliat si babi tukang tipu sebagai komut, ga yakin gw emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
yxgk dan entop memberi reputasi
Yang menjadi acuan pertamina juga jelas, permen KLHK Nomor 20 Tahun 2017 mengenai pembatasan Research Octane Number (RON) atau oktan BBM yang dipakai.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xandernathaniel dan 2 lainnya memberi reputasi
Untuk premium dan pertalite mau dihapus?

Ya silahkan saja asal ada perbaikan harga dan kualitas, kalo premium dan pertalite diturunin bisa meureun ron 92 dan yang lainnya harganya turun, kan udah gak ada subsidi.

Dan untuk pertalite ane udah kapok pake, cukup 2X. Pertalite borosnya minta ampun kalah sama premium yang malah lumayan awet.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di