CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Berlliana Lovell Jadi Mualaf
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee89e2209b5ca47e0589640/cerita-berlliana-lovell-jadi-mualaf

Cerita Berlliana Lovell Jadi Mualaf

Cerita Berlliana Lovell Jadi Mualaf
Foto: Asep Syaifullah/detikHOT

Jakarta - Ada kisah baru dari Berlliana Lovell. Selebgram sekaligus YouTuber itu ternyata seorang mualaf.

Hal itu diakuinya di channel YouTube Ichal Muhammad. Berlliana menceritakan awal memilih untuk memeluk Islam.

"Jadi pada saat itu gue, ini pemikiran manusia saja ya, jadi nyokap gue Islam, bokap gue Kristen, nah gue dibebaskan memilih agama. Semua agama gue pelajari," ujarnya.

Sampai akhirnya Berlliana Lovell memutuskan untuk menjadi mualaf mengikuti ibunya. Ia tak ragu untuk memutuskan hal tersebut.

"Gue mempercayai adanya Allah pasti. Keraguan nggak (ada)," tuturnya.

Lebih lanjut, Berlliana tak menampik masih tak sempurna dalam menjalankan ibadah. Ia masih bolong-bolong untuk urusan salat.

"Cuma untuk masalah beribadah 5 waktu, gue nggak munafik belum sesempurna itu gue jalanin sebagai seorang muslim sekarang. Kenapa? Karena gue masih belajar lewat YouTube sih, belum ada yang kayak gimana ya ngejelasinnya kayak ini bacanya seperti ini," ucapnya.

Berlliana Lovell juga mengaku masih kesulitan belajar bahasa Arab. Sebab, ia belum punya guru yang diteladaninya.

"Di Islam ada bahasa Arab dan di situ yang gue kesulitan sih," katanya.

source: https://m.detik.com/hot/celeb/d-5055...ll-jadi-mualaf

Alhamdulillah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
Belajar sama bu Ely.


profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Dikentod sampe bunting enak bener nih. Pantatnya bulat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Kontennya kayak gini ternyata emoticon-Big Grin




profile-picture
profile-picture
profile-picture
eggnostick dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
mantap buat naikin followers dan subscribers
Post ini telah dihapus oleh KS06
subhanallah

nambah teman bu ely



https://tirto.id/efSK     

Ely sesenggukan mengisahkan ibunya yang sakit, “Kasihan Nenek. Umurnya mungkin enggak lama lagi tapi dia harus ngalamin ini.”

Ibunya, yang ia panggil Nenek, berusia 80 tahun. Dua tahun terakhir Nenek sakit-sakitan. Kepayahan berjalan. Kakinya ngilu. Pinggangnya nyeri. Beberapa kali masuk rumah sakit, dokter cuma bilang penyakitnya adalah penyakit orang tua.

Nenek memutuskan tinggal bersama Ely, anak bungsunya. Nenek menjual rumahnya karena enggan tinggal sendiri dan kesepian. Membagi hasil penjualan rumah-memuat-kenangan-lebih-dari-50-tahun kepada empat anaknya, menyisihkan sedikit untuk disimpan—jaga-jaga buat pesta pemakaman.




Ely menyambut Nenek dengan gembira, betapapun keputusan itu jauh lebih kompleks dari kelihatannya.

Pertama, ia harus minta izin suaminya—dan ini bukan perkara mudah. Nenek dan suami Ely tidak terlalu akur meski mereka terlihat bertegur sapa saat tinggal di satu atap.

Kedua, Nenek beragama Kristen, sementara Ely dan keluarganya beragama Islam. Ini perkara lebih kompleks. Selain kepada suami, Ely harus mengantongi izin tiga saudara kandungnya yang beragama Kristen. Singkat cerita, Nenek tinggal bersama Ely selama enam-tujuh bulan, sebelum konflik itu datang.

Ely cekcok dengan suaminya. Sang suami yang religius merasa risih dengan mertua beda agama. “Mungkin dia juga masih dendam karena pada awal-awal pernikahan kami sering dapat perlakuan enggak enak dari Nenek,” kata Ely.

Nenek yang tahu diri akhirnya pamit ke rumah abang Ely.

Sayangnya, hubungan Ely buruk dengan abangnya. Jadi, ia cuma beberapa kali mengunjungi Nenek terutama ketika ibunya dibawa ke rumah saudaranya yang lain.

Sejak memutuskan pindah agama pada usia 20 tahun, dan sebentar lagi merayakan usia ke-49 pada tahun ini, perjalanan spiritual Ely bukanlah bak jalan tol yang mulus melainkan seperti air laut—bergelombang; pasang dan surut.

Sebelum masuk Islam dan menikah, Ely kabur dari rumah, dua tahun tak pernah bertemu Nenek sampai anaknya pertama Ely berusia enam bulan.

Meski akhirnya berbaikan, permasalahan beda agama sering memantik konflik. Pada awal-awal pernikahan, suaminya melarang Ely berlama-lama jika bertandang ke rumah Nenek. “Enggak baik. Kita sudah beda agama. Nanti ibadahmu susah, makanmu juga mesti dijaga,” kata Ely, mengulangi nasihat suaminya bak doktrin bertahun-tahun.

Konflik itu tak cuma antara Ely dan orang terdekatnya tapi dengan batin sendiri. Satu dekade kemudian, anak sulungnya pernah menemukan Ely pingsan sehabis salat magrib. Ely selalu menangis sampai lemas, tak sadarkan diri, bingung bagaimana mendoakan mendiang ayahnya yang baru saja meninggal.

Ayah mertua Ely yang seorang muslim pernah berkata doa seorang muslim tak akan sampai kepada orang selain Islam.


Ely gelisah. Sulit membayangkan ayahnya yang Kristen akan diperlakukan sebagaimana keyakinannya yang baru memperlakukan orang selain Islam. Ely meyakini ayahnya orang baik. “Dia pendiam, enggak pernah marah. Orang paling lemah lembut,” kata Ely.

Secara spiritual, ia meyakini janji-janji Allah dalam Alquran dan, demi menenangkan diri, ia percaya Tuhan itu Mahabaik.

Kegundahan spiritual itu lama dipendamnya. Ia takut bertanya kepada ustaz atau ustazah karena cemas mendengar jawaban yang tak ingin didengarnya. Maka, diam-diam, ia meyakini “Tuhan itu Mahabaik.” Menyerahkan urusan sampai-atau-tidaknya doa yang ia panjatkan untuk mendiang ayahnya kepada Tuhan semata.

ada yg bisa membantah dalil2nya ? emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
mbak belajarnya dimana sih? youtube ya? islampedia*com atau apa? ya ampun. Belajarlah langsung dari Hadist, Tafsir, dan Quran terjemahan Sahih International. Harus yang SAHIH.
Karena teknologi komunikasi semakin berkembang, jumlah murtadin meningkat, jumlah atheist meningkat, jumlah mualaf meningkat, jadi siapa sebenarnya yang makin banyak?
Lihat 2 balasan
Alhamdulillah emoticon-Toast
nilai transfernya mahal keknya....
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
ena nih
yang gue suka dari berita mualaf bisa bikin cebong kalapemoticon-Big Grin
Keren, semua agama dipelajari.
Lihat 2 balasan
Mantul syapa lagikah selanjutnya bursa transferemoticon-Xabi
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Siapa sih dia?

emoticon-Leh Uga
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Iklan michat emoticon-Ngakak
Belum hijrah bray??
Kalau ngaku kristen trus pindah....brrti dy belom belajar betul2 tentang kristen...
seger nihemoticon-Cendol (S)


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di