CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jangan Panik! Angka Kasus COVID-19 Meningkat Bukan Berarti Keadaan Memburuk
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee8415588b3cb638436bb90/jangan-panik-angka-kasus-covid-19-meningkat-bukan-berarti-keadaan-memburuk

Jangan Panik! Angka Kasus COVID-19 Meningkat Bukan Berarti Keadaan Memburuk

Jangan Panik! Angka Kasus COVID-19 Meningkat Bukan Berarti Keadaan Memburuk


Jakarta, Ahli Epidemiologi dan Informatika Penyakit Menular dari Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional), Dewi Nur Aisyah menjelaskan bahwa COVID-19 merupakan penyakit yang dinamis. Adapun keadaan dinamis tersebut juga mempengaruhi berubahnya angka kasus.

Menurutnya, seseorang berpotensi mengalami perubahan status dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kemudian berubah lagi positif hingga negatif setelah melalui rangkaian isolasi mandiri dan dua kali melakukan tes swab.

Tentunya perubahan tersebut yang kemudian mempengaruhi data laporan kasus setiap harinya.

"Mungkin hari ini ada orang yang statusnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) lalu kemudian setelah dites swab hasilnya positif, maka status berubah. Kemudian nanti selang dua minggu kemudian melakukan tes swab ulang sebanyak dua kali negatif, sembuh statusnya," jelas Dewi beberapa saat lalu di Jakarta.

"Jadi yang tadi statusnya ODP, berubah menjadi positif berubah menjadi sembuh," imbuhnya.

Gambaran tersebut juga sekaligus dapat dipahami bahwa satu orang dapat berpindah status dan masuk dalam akumulasi data laporan, sehingga inilah yang kemudian disebut bahwa COVID-19 adalah penyakit yang dinamis.

Melihat beberapa faktor yang mempengaruhi data perubahan angka kasus tersebut, Dewi juga mengatakan bahwa dalam hal ini infrastruktur dan kapasitas tenaga medis serta komponen terkait penanganan COVID-19 harus lebih ditingkatkan lagi.

Terlebih ketika jumlah pemeriksaan sampel semakin meningkat, sebagai upaya tracing yang lebih agresif dalam menemukan kasus baru.

Untuk itu, Dewi meminta masyarakat dapat lebih meningkatkan lagi upaya pencegahan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan guna terhindar dari penularan virus Covid-19.

"Selalu pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan meningkatkan imunitas dengan menjaga gizi seimbang, tidur yang cukup dan berolahraga secara teratur," pungkas Dewi.

Baca Selengkapnya:
https://m.industry.co.id/read/68424/...adaan-memburuk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Oke, ane ga panik. emoticon-Cool
profile-picture
entop memberi reputasi
nggak ane gak panik,yg bikin panik disuruh dirumah dan gak kerja.

alhasil gak ada duit yg bikin panikemoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nartarien dan 2 lainnya memberi reputasi
Dari awal kita ga panik breemoticon-Leh Uga
profile-picture
entop memberi reputasi
Kalo masih sakit brarti masih hidup, jgn panik
profile-picture
entop memberi reputasi
Diubah oleh Muzmuz
"Mungkin hari ini ada orang yang statusnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) lalu kemudian setelah dites swab hasilnya positif, maka status berubah. Kemudian nanti selang dua minggu kemudian melakukan tes swab ulang sebanyak dua kali negatif, sembuh statusnya," jelas Dewi beberapa saat lalu di Jakarta.

bisa sembuh sendiri donk emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
joki.ngepot dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Siapa tuh, cantik juga ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sun21 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
No test no positive case

makin banyak yg ditest makin banyak yg psotif


wkwkwk

panik sih nga, tapi takut iye, kapan giliran gw kena kalo gini caranya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jamkecil dan 2 lainnya memberi reputasi
Dah berbulan2 panik sekarang tinggal pasrah & santuy emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
joki.ngepot dan entop memberi reputasi
seiring adanya mobile lab BSL 2, niscaya 20rb tes per hari bakal lewat, jgn kaget jg kalo kasus konfirmasi bakal pecah rekor di angka 2 ribuan dan yang sembuh hampir 1000
profile-picture
profile-picture
joki.ngepot dan entop memberi reputasi
Pertanyaannya, untuk apa panik liat angka kasus covid naik, atau malah senang kalau liat angkanya turun? sejak kapan angka yang dihitung oleh pemerintah menunjukkan angka kasus ril dilapangan? itu mah angka kapasitas tes doang, kalau beli mesin baru ya naek, reagen habis ya turun emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
joki.ngepot dan entop memberi reputasi
Menkes mundur aja 😃👍
kalo angka menurun alhamdulillah, trus bacot kita sukses kalahkan corona.. .. kan taik ituemoticon-Big Grin
profile-picture
bajier memberi reputasi
Meningkat bukan berarti memburuk..kalau menurun bukan berarti membaik?? emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
jwmakerot dan bajier memberi reputasi
Sudah makin tercium aroma pembodohannya jadi sudah gak panik emoticon-Big Grin
profile-picture
joki.ngepot memberi reputasi
Kok bru ngeles?
Pas sby gila gilaan yg positif kok malah dibentakin??
Ah sudahlah
ingat anak2.
Ga di penggal berarti udah toleransi





emoticon-Traveller
profile-picture
jwmakerot memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Nah gini cocoknya sebagai jubir biar kadrun ga suudzhon terhadap pemerintah... Jgn spt perek tante tante girang itu... Kadrun suka nafsuan jadi otaknya goblok..

emoticon-Blue Guy Bata (L)
Lihat 1 balasan
awas covid19 versi US dan Italy masuk
Lihat 1 balasan
jangan panik

kalau positif korona cuma ada 2 kemungkinan kok

sembuh

atau

mati...

kalau masih belum mati, ya sembuh

gitu aja simple.
profile-picture
bajier memberi reputasi
berubah jadi zona hitam karena angka kasus positifnya melonjak, kapok kowe ...emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di