CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hina RI pada Aksi di AS, Pendeta Ini Disebut Anak Taipan Reklamasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee801a47e3a7276b023a58c/hina-ri-pada-aksi-di-as-pendeta-ini-disebut-anak-taipan-reklamasi

Hina RI pada Aksi di AS, Pendeta Ini Disebut Anak Taipan Reklamasi

Baru-baru ini, seorang pendeta asal Indonesia bernama Oscar Suryadi mendadak viral di jagat media sosial.

Dia dikecam lantaran pidatonya dalam sebuah aksi protes atas kematian George Floyd di Amerika Serikat.

Dia menyinggung soal diskriminasi di Indonesia dalam pidatonya di aksi tersebut.

Seorang netizen ditwitter dengan akun @RidwanS38612261 lantas mengunggap identitas Pendeta Oscar Surjadi tersebut.

Menurut dia, Pendeta Oscar Suryadi adalah anak dari pengusaha reklamasi di DKI Jakarta.

"Penghianat Bangsa Indonesia yang anaknya Pengusaha Raklamasi di DKI sedang Promo sekarang di amerika! Merusak Nama Indonesia dan mengaku sebagai orang minoritas yang teraniaya.bukan sebagai Perampok tanah Pribumi." kicaunya di Twitter.

Kicauan @RidwanS38612261 ini langsung direspon oleh Imam masjid di New York asal Indonesia, Shamsi Ali.

Shamsi yang juga mengaku geram dan muak dengan aksi Oscar Suryadi ini sedang mencari tahu kebenaran soal informasi tersebut.

Dia berharap ada sanksi tegas dari perwakilan pemerintah Indonesia yang ada di Amerika Serikat kepada Oscar Suryadi.



Lagi dicaritahu kebenarannya. Kalau itu benar Tentu perwakilan RI di Amerika akan mencari tahu dan menegurnya....jika perlu disanksi. Saya juga muak kalau ada di antara anak-anak bangsa menjelekkan bangsa/negaranya. Hanya karena kasus misalnya. Semoga segera diketahui siapa dia" kicaunya di twitter.

Akun @RidwanS38612261 kemudian merespon kembali kicauan Imam masjid di New York asal Indonesia, Shamsi Ali.

Dia menambahkan data dan menyebut kalau Oscar Suryadi adalah adik Yulius Suryadi pemilik PT Agung Podomoro yang merupakan Pengusaha Developmen terbesar di seluruh Indonesia (diantaranya Proyek Reklamasi di Jakarta).



"[8/6 10:46] Memalukan NKRI. “I can’t breath” Itulah ungkapan Oscar Suryadi adik Yulius Suryadi pemilik PT Agung Podomoro yang merupakan Pengusaha Developmen terbesar di seluruh Indonesia (diantaranya Proyek Reklamasi di Jakarta). Saya lengkapi datanya dan aneh kalau tdk terciduk" ujarnya.

Selain itu, akun @AryaLubis juga memberi tanggap soal itu.

"Keturun China yang mengeruk Kekayaan Indonesia mengambil momentum disaat Protest Police Brutalitity untuk mengklaim adanya diskriminasi antara orang-orang Pribumi dan WNI keturunan China di Indonesia. “I can’t breath” Itulah ungkapan Oscar Suryati adik Yulius Suryadi," kicaunya.

https://www.law-justice.co/artikel/8...pan-reklamasi/

profile-picture
profile-picture
sampaitahu dan nona212 memberi reputasi
Diubah oleh seher.kena
wan abud seharusnya kenal nihemoticon-Ngakak
Hina RI pada Aksi di AS, Pendeta Ini Disebut Anak Taipan Reklamasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
corobikang dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Semua negara, kalau boroknya dibicarakan di luar negeri ya marah


Saya mengutip komen org
wah penistaan!!

sesungguhnya indo itu negara yang indah penuh toleransi.

amboy.emoticon-Wow
Lihat 1 balasan
Cok membenarkan pernyataan rasisme dan diskriminatif dri pendeta sendiri, gblok emqng netizen indon
gak aneh klo klan yg satu ini jd pulic enemy, jiwa penghianatnya sudah sejak lahir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nasbung99 dan 4 lainnya memberi reputasi

Kampret kadrun nudung cebong ngulik2 masa lalu atau data pribadi yg berani ngritik pemerintah, ternyata yg suka ngorek2 data pribadi yg tidak mereka sukai itu siapa?
emoticon-Malu
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 2 balasan

Biar aja gabung sama si kuman opm atau brizik jadi oposan NKRI di mancanegara.
Diubah oleh novembermann
Bicara in fakta langsung terhina emoticon-Leh Uga
Hina RI pada Aksi di AS, Pendeta Ini Disebut Anak Taipan Reklamasi

Agung podomoro
Waduuh..emoticon-Traveller


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di