CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dokter di Madura dan Orangtuanya Meninggal karena Corona, Istri dan Bayi Positif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee7ab19facb953129774b81/dokter-di-madura-dan-orangtuanya-meninggal-karena-corona-istri-dan-bayi-positif

Dokter di Madura dan Orangtuanya Meninggal karena Corona, Istri dan Bayi Positif

Dokter di Madura dan Orangtuanya Meninggal karena Corona, Istri dan Bayi Positif

Kompas.com - 15/06/2020, 21:57 WIB


Penulis Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman | Editor Robertus Belarminus


SAMPANG, KOMPAS.com - Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, berinisial DDY meninggal dunia karena terserang Covid-19. Dokter yang sehari-hari bertugas di salah satu puskesmas di Kabupaten Sampang ini meninggal di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, pada Senin (15/6/2020) pukul 03.00 WIB. EL, istri almarhum DDY, bersama dengan anak semata wayangnya yang masih berusia 1 tahun, tengah menjalani isolasi di RSUD Sampang, setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga hari sebelum DDY meninggal, ibu kandung DDY meninggal dunia karena diserang Covid-19.


Sebelum kematian ibu kandungnya, ayah kandung DDY yang merupakan perawat senior di RSUD Sampang, juga meninggal dunia, Minggu (7/6/2020). Sehingga, DDY, ibu kandung dan ayahnya, semua meninggal karena positif Covid-19. Saat ini, tinggal istri DDY dan anaknya yang sama-sama positif namun sedang diisolasi di rumah sakit. "Kami betul-betul berduka, karena keluarga besar dr D merupakan tenaga medis di Kabupaten Sampang yang sama-sama berjuang untuk melawan Covid-19, namun harus gugur karena terserang Covid-19," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sampang, Juwardi, saat dihubungi Kompas.com, Senin. Kematian keluarga besar DDY menyisakan cerita mendalam bagi rekan-rekannya. Saat sudah dirujuk ke Surabaya, DDY sempat membagikan catatan kepada sejawatnya.


Di antaranya kepada Agus Suryantono, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang. Catatan itu kemudian menjadi pesan berantai.


"Ini adalah realitas yang kita hadapi. Kita tidak meminta dipuja, Kita tidak meminta disanjung Kalau memang anda harus keluar rumah karena pekerjaan dan perputaran ekonomi, insya Allah kita akan memahami tapi jangan curigai kami mengada-ada dengan penyakit ini Karena kita tidak akan tau penyakit ini mengenai siapa dan dimana".

Menurut Agus, pesan itu menjadi peringatan bahwa tenaga medis dalam menangani Covid-19 tidak membutuhkan pujian dan sanjungan. Tenaga medis rela mengorbankan hidupnya demi menangani corona. Selain itu, pesan dokter DDY mengingatkan bahwa corona nyata adanya, bukan mengada-ada karena korbannya keluarga dokter sendiri. "Pesan lainnya dari dr D bahwa corona bukan rekayasa. Jadi, kita semua diajak agar selalu waspada agar tidak seperti nasib dr D," ungkap Agus Suryantono.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter di Madura dan Orangtuanya Meninggal karena Corona, Istri dan Bayi Positif", https://regional.kompas.com/read/202...an-bayi?page=2.
Penulis : Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman
Editor : Robertus Belarminus


turut berduka buat dokter dan keluarganyaemoticon-Turut Berduka

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 2 lainnya memberi reputasi
Buset gampang amat yak..
Gw banyak kenalan kena kopid dah pada sembuh dah..
Lihat 1 balasan
innalilahi wainnaillahi rojiun


Rakyatnya dableg dan seenak perut....

Pemerintahnya ga becus lindungi kesehatan masyarakat, buktinya grafik penularan masih tinggi tapi nekat sok sokan mau new normal....

Semua faktor tersebut hanya meningkatkan resiko profesi seorang dokter....

Buat apa nolong orang lain kalau nyawa sendiri yg jadi jaminannya?

Gw sih ogah.... lu mau mati yah lu mati aja sono sendiri... klo perlu gw bantu suntikin racun biar cepet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan

Wah satu keluarga pada mati semua gara2 corona emoticon-Matabelo
Kasihan bgd gan,,bangke
emng nih virus emoticon-Berduka (S)
Diubah oleh Goxen
Gppa bre masih ada dr tirta yang kmaren nongkrong di cafe
nyesek mbaca nya
satu keluarga meninggal loh
Satu keluarga kena semuanya, ngeri amatt emoticon-Mewek


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di