CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Korban Benang Layangan Sudah 2 Tahun Kelola Bengkel di Mojosongo Solo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee4e65dc0cad74165178545/korban-benang-layangan-sudah-2-tahun-kelola-bengkel-di-mojosongo-solo

Korban Benang Layangan Sudah 2 Tahun Kelola Bengkel di Mojosongo Solo

Korban Benang Layangan Sudah 2 Tahun Kelola Bengkel di Mojosongo Solo


SOLO -- Meninggalnya YBS, 21, pemuda asal Sumber, Banjarsari, Solo, yang menjadi korban benang layangan di Mojosongo, Jebres, Kamis (11/6/2020), meninggalkan duka tak hanya bagi keluarga tapi juga para tetangganya.

Hal itu dikarenakan YBS merupakan sosok yang ramah kepada warga di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Selain itu, YBS juga dikenal pekerja keras.

Salah seorang tetangga korban, Sri Lestari, saat dijumpai wartawan, Jumat (12/6/2020), mengatakan YBS sejak dua tahun terakhir bekerja mengelola bengkel tak jauh dari lokasi kecelakaan tunggal itu.

Menurutnya, bengkel sepeda motor itu dikelola YBS dan seorang rekannya. "Sudah dua tahunan Mas YBS menyewa tempat di Mojosongo sebagai bengkel. YBS sendiri yang mengelola bengkel itu," papar dia.


Menurutnya, korban benang layangan di Solo itu merupakan sosok pekerja keras yang ramah pada semua tetangga. Ia mengaku terkejut saat memperoleh informasi YBS mengalami kecelakaan pada Kamis sekitar pukul 15.00 WIB.

Sri yang merupakan istri ketua RT setempat itu menyebut ada seorang lelaki yang mengabarkan YBS kecelakaan di Mojosongo. "YBS sosok pribadi yang sangat ramah. Meskipun orangnya pendiam tapi sangat baik kepada semua warga," papar dia.

Dikremasi

Sri mengatakan keluarga YBS juga sangat dermawan. Setiap warga kampung mengadakan acara, keluarga YBS selalu berpartisipasi.

Hal senada disampaikan Sumiyatun, tetangga lainnya, yang juga mengaku tak menyangka YBS menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan benang layangan di Mojosongo, Solo. Ia mengaku mengenal YBS sebagai sosok yang baik, ramah, dan dermawan.

Ia menambahkan jenazah YBS hingga Jumat masih disemayamkan di rumah duka Thiong Ting, Jebres, Solo. Menurutnya, jenazah YBS akan dikremasi pada Minggu (14/6/2020) di Krematorium Delingan, Karanganyar, pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, salah seorang saksi di TKP, Agus Apriyono, menduga motor yang digunakan YBS saat kecelakaan merupakan milik pelanggan bengkelnya. Saat itu ia melihat YBS melintas dari arah selatan ke utara dengan kecepatan rendah.

"Korban mengendarai sepeda motor dengan pelan. Memang sedang mencoba motor, tapi nyantai," papar dia.

Ia menyebut bengkel korban berada sekitar 200 meter sebelah selatan lokasi kecelakaan. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Jumat, bengkel tersebut tutup. Salah seorang warga sekitar bengkel, Agus, mengatakan YBS bekerja di bengkel itu cukup lama.


SOURCE : https://m.solopos.com/ramah-dan-peke...lo-1065684/amp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh SenaP99
Kasihan bre
profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
ini parah sih emang benang layangan nyangkut sampai bikin kematian emoticon-norose
semoga keluarga tabah yaa

tapi bener ini gak sengaja? bukan sengaja ditempel biar yg naik motor jatuhh gitu? booby trap bajing loncat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ravandika dan 2 lainnya memberi reputasi
emang kadang bocah lucknut ngebiarin aja benangnya yg putus. cek aja roda motor kelen kalau sering lewat daerah kampung
profile-picture
hantumasam memberi reputasi
innalillahi wa innailaihi raji'un
Tapi kalau jalannya pelan bisa separah itu yaa luka di lehernya. Kalo kasus beginian siapa yang harus di mintai pertanggungjawaban. emoticon-norose
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Jaman dinas d Tohudan asu dah ban isinya benang gelasan bocah kampang emoticon-fuck2
emang membahayakan benang layangan utk biker. bisa leher kejiret cuy
kasihan
gelasan itu ga mudah putus. itu yang membuat bahaya. kalau tali tambang biasa mending kelihatan. ini benang, bening pula (kadang transparan)
profile-picture
chisaa memberi reputasi
harus dilarang maen layangan di perumahan..
kudu di tanah lapang..
gw dulu maen layangan tanah lapang..
atau kalau mau gampang di bukit.
pasti naik layangannya
ane juga pernah kena tuh benang dijalanan kampung, masalahnya tuh yang main layangan tuh emang anak kecil, tapi ada remaja disitu yang sengaja nyangkuting benangnya dari pohon ke pohon atau tiang,
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan chisaa memberi reputasi
Rumben pake inisial sampai akhir gak tau namanya... Biasanya wartawan keceplosan...
profile-picture
chisaa memberi reputasi
memang wtf nih yg main layangan benangnya pakai digelasin
tiap hari lewat sini padahal...


bikin parno sih kalo lewat jalan ini emoticon-Takut


hallo ane anak mojosongo solo, tapi ane udah gak main layangan kok emoticon-Leh Uga



Korban Benang Layangan Sudah 2 Tahun Kelola Bengkel di Mojosongo Solo
profile-picture
hantumasam memberi reputasi
masih mending drone ketimbang layangan emoticon-Cool
temen gw pernah jadi korban beginian.. yang maen layangan kampung sebelah.. eh giliran putus senar nya melintang di jalan kampung kite. sejak saat itu polkis patroli buat nangkepin nyang maen layang2... tp skrg rame lagi yg maen. waspaladah!!!
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan chisaa memberi reputasi
duh turut berduka
semoga di terangkan dan di mudahkan jalan menuju Tuhannya
lebih baik razia saja yg jualan benang gelasan.
gak ada manfaatnya. udah gak jaman lagi benang gelasan.

kalo dulu masih bisa, adu layangan sampai putus gak ada yg keganggu karena tanah lapang banyak.

kalo sekarang bekas layangan putus nyangkut dimana-mana.
Innalillahi wa'inna ilaihi rojiun.
emoticon-Turut Berduka
Org baik cepat dipanggil yang Maha Kuasa.

Emg bgst tuh yg maen layangan emoticon-fuck emoticon-fuck


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di