CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ekonom Core: Tuntutan investor adalah upah buruh yang wajar di Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee41326b8408848d02aaf93/ekonom-core-tuntutan-investor-adalah-upah-buruh-yang-wajar-di-indonesia

Ekonom Core: Tuntutan investor adalah upah buruh yang wajar di Indonesia

 Ekonom Core: Tuntutan investor adalah upah buruh yang wajar di Indonesia

Quote:


Sumber
https://nasional.kontan.co.id/news/e...r-di-indonesia

Ini benar. Upah saat ini sudah terlalu tinggi. Harga produksi jadi tidak bisa bersaing.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aircrash dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
upah mau tinggi...
kerja mau santai...

bye indonesia...


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
juniorjack dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bubarkan Organisasi KSPI Said Iqbal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pannotia.server dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
tugas kita sebagai pemerintah yang baik yaitu menjaga agar kebanyakan rakyat tetap dalam garis kemiskinan... jangan sampai mereka semua ekonominya meningkat apalagi pendidikannya.... sehingga mereka tetap mau bekerja dengan upah rendah... kan kasihan pengusaha pengusaha kalau upah naik akibat peningkatan kesejahteraan rakyat..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
biawakman dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh petanipalsu
Lihat 4 balasan
mustiny pemerintah juga jaga harga sandang pangan papan
emang lingkaran setan sih hadeuh...
tp kalo dperhatikan
papan sih kayakny pemerintah dah bikin projek perumahan khusus bagi tenaga buruh,
pangan pokok beras 1 kg/10rb, telur 1kg/25rb, ayam 1 potong 40rb, susu 1 liter/20 ribu, tepung 15 ribu, listrik maks 150rb/bulan dengan asumsi kulkas 1 pntu, lampu, tv dan no ac.
minyak 20rb/1 liter dan harganya relatif stabil tiap tahun
yg bikin berat mungkin banyk yg masih kos/kontrak minimal 500rb/bulan, pulsa minimal 100rb/bulan.
yah gmana bekerja itu pilihan mau jadi apapun
sebelum masuk dah tau konsekuensinya apa.
profile-picture
d3m0litionlov3r memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kenapa upahnya tinggi?
Coba lihat mafia mafia bahan pokok dan tanah, kenaikan pertahunnya jauh lebih gila daripada kenaikan upah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atmajazone dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Setiap persoalan bisa dicari solusi yang baik bagi semua pihak. Pemerintah sebagai regulator harus bisa menjembatani keinginan pengusaha maupun pekerja.
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
lebih tinggi upah buruh drpd guru2 (non-asn), bahkan hampir sama ama guru asn non sertifikasi.
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan buron.warteg memberi reputasi
Diubah oleh samudra6969
Setuju. Upah tinggi tapi produktivitas rendah. Apalagi klo ada musholla atau masjid di lingkungan kerja. Dipke buat tidur saat jam istirahat makan siang. Mulai kerja lagi jam 2 siang paling cpt emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan jeffm12 memberi reputasi
Udeh, mendingan invest aja ke Vietnam.
Mereka lebih mau maju orang2nya.
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan buron.warteg memberi reputasi
Masing-masing negara memiliki keunggulan dan kekurangan. Indonesia memiliki keunggulan di jumlah penduduk sekaligus pasar 262 juta. Kekurangannya memang upah dirasa relatif lebih mahal dan produktivitas perlu ditingkatkan.
Dari keunggulan tsb kan bisa dimapping industri mana yg layak dijadikan segmen untuk investasi di Indonesia. Kalau masih mengandalkan upah murah sebagai jualan ya g ada bedanya dong dengan era "piye isih enak jamanku to?"..
Kenapa yah saya merasa di Indonesia, gaji buruh bisa untuk membeli rumah, kendaraan motor gede, dan beberapa keistimewaan lain. Sayangnya, buruh kita masih saja kurang bersyukur jika dibandingkan dengan rekan buruh lain yang kena PHK karena ekonomi perusahaan goyang.

Spoiler for Buruh demo pakai Motor harga 50jt:
profile-picture
profile-picture
juniorjack dan jeffm12 memberi reputasi
Diubah oleh riendzy92
Produksi aja Vietnam trus ntar ekspor ke sini lewat laut emoticon-Big Grin
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
mau kerja nyantai gaji gede ? minta sana ke said iqbal, pengusaha yang waras dah pada angkat kaki semua ke vietnam emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:

ngitungnya gmn sih, di daerah (luar jkt) kebanyakan upah naker hanya satu koma sekian juta...
kebetulan saya juga di daerah, jadi liat angka 3,9 juta itu aneh, dari mana asalnya....
profile-picture
profile-picture
atmajazone dan d3m0litionlov3r memberi reputasi
Diubah oleh gundamchibi
Lihat 1 balasan
gile ndro kerjaan cuman pengulangan doank & gak perlu mikir minta gaji tinggi. emoticon-Cape d...
Upah di karawang sudah tinggi
Jangan paksa investor ke karawang terus mentang” ada kawasan khusus industri disana & pelabuhan internasional terdekat ke tanjung priok
Buruan selesaikan kawasan industri &pelabuhan internasional lain di jawa tengah
Karawang sudah terlalu enak dimonopoli
profile-picture
d3m0litionlov3r memberi reputasi
soal malaysia ane mah kurang setuju upah buruh disana masih dibawah indonesia, rata" gaji buruh disana 1500-2500 rm
profile-picture
d3m0litionlov3r memberi reputasi
Diubah oleh adfaisal
Mungkin sudah saatnya menggunakan robot.
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan yanchespenda memberi reputasi
bye bye buruh kalo gini
beban upah pekerja yang tinggi dan terus meningkat mengakibatkan beban modal kerja perusahaan semakin berat. sedangkan hasil penjualan belum tentu balik modal dan dapat untung. rugi sudah jelas.

gimana perusahaan mau bertahan lama operasionalnya di Indonesia. berpikir realistis.

produktifitas pekerja pun rendah dan cenderung malas.

gimana target usaha perusahaan bisa tercapai.

emoticon-2 Jempol
profile-picture
d3m0litionlov3r memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di