CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / Travellers /
Beban Terbesar Adalah Ketika Kamu Bisa Melawan Dirimu Sendiri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee3bfae10d295396240b87d/beban-terbesar-adalah-ketika-kamu-bisa-melawan-dirimu-sendiri

Beban Terbesar Adalah Ketika Kamu Bisa Melawan Dirimu Sendiri

Beban Terbesar Adalah Ketika Kamu Bisa Melawan Dirimu SendiriAda orang berkata, beban hidup adalah bagian dari perjalanan kita selama kita masih berjalan di muka bumi ini, selama kita masih menginjakkan kaki dan melangkah dimuka bumi ini, beban itu akan selalu datang menghampiri sifat dan jejak langkah manusia.Namun pernah tidak sadari, beban itu biasa terpola dari hati dan selalu merasa paling kecil, selalu merasa tidak berguna, merasa tak pantas, dan lain sebagainnya.
Aku..selalu ingin mencari apa yang terabaik dalam hidupku, namun kerikil dan terjalnya jalanan harus aku lewati untuk mendekati apa yang aku mau, meski terkdang aku menangis dan menjerit, merintih kesakitan, namun bukan karena luka yang aku alami, namun karena keinginan yang kadang tak tersampaiakan, aku terkadang merasa diri ini bodoh dan tolol, tak semestinya berangan dan berimajinasi yang terlalu tinggi.
Beban tak pernah akan bisa kita sebutkan karena ia berada jauh direlung hati setiap manusia, namun beban akan trasa jika kita sudah tak mampu membendungnya lagi, begitupun juga diriku, aku selalu berkata, apa yang salah dengan diriku, apa yang telah aku perbuat dimasa lampau, jika aku pernah hidup dimasa lampau, hingga karma yang ada sekarang begitu besar sakitnya yang aku alami.
Aku jauh dari orang yang aku sayang, jauh dari orang yang menyayangiku, meski aku berkata dalam hati, apa ia mereka menyangi aku seperti apa yang dalam hatiku, ketika mengingat mereka jauh dariku. Aku tak ingin melukai hati siapapun yang menyangiku, aku tak ingin mereka melihat akan kesedihan yang aku alami, hanya aku bisa berkata, ini slahku, atau salah dari orang yang berada didekatku. Aku tidak ingin menyalahkan siapapun, aku hanya ingin memikul bebanku dengan caraku sendiri.
Terbiasa, ia memang aku terbiasa dengan kehidupan ini, aku terbiasa terobang ambing seprti kapal ataupun perahu di tengah laut. Terhempas, ia aku terkadang terhempas dengan keadaan ini, namun aku coba ingin bangkit lagi sambil memikul beban yang aku alami, JIka beban itu bisa aku titipkan sejenak, akan ku titipkan sampai aku bisa bernafas dengan lega, bukan seperti bernafas dalam lumpur.
Aku terbuang jauh, melewati darat dan samudera, hujan angin sudah biasa akan melihat diriku yang siap menghadapi mereka, jika bisa aku bayangkan cerahnya mentari pagi, mungkin tak secerah apa yang ada disini, yakni di dalam hati, beningnya embun, mungkin tak sebening hati ini untuk menerima keadaan ini, tak akan aku dustakan akan nikmatNya, dan tak akan aku berpaling juga dari takdirNya, namun seandainya aku bisa mampu mencari takdirku sendiri, tentunya beban itu mungkin tak di sematkan lagi di pundakku olehNya.

Semoga kita selalu menjadi orang yang bisa melewati semua beban ini, karena itu adalah proses hidup yang harus kita jalani.
Sekian curhatan hatiku di malam Sabtu ini, semoga bermanfaat.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
wigun667 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dhani300


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di