CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Jambi /
[Coc Reg. Jambi] Tradisi Mutik Sumbun Suku Duano Kini jadi Daya Tarik Pariwisata
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee0d9dca7276861b271c448/coc-reg-jambi-tradisi-mutik-sumbun--suku-duano-kini-jadi-daya-tarik-pariwisata

[Coc Reg. Jambi] Tradisi Mutik Sumbun Suku Duano Kini jadi Daya Tarik Pariwisata

[Coc Reg. Jambi] Tradisi Mutik Sumbun Suku Duano Kini jadi Daya Tarik Pariwisata
Sumber
Assalamualaikum

Hai hai ketemu lagi di thread ane, kali ini masih dalam rangka meramaikan event COC Regional Jambi. Ragam budaya milik kekayaan negeri emang nggak ada habisnya untuk diulas. Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, kalo mau diceritain nggak ada habisnya, GanSist. Salah satu provinsi yang ada di Pulau Sumatera, Jambi khususnya, mempunyai beragam tradisi unik.

Salah satunya adalah tradisi Mutik Sumbun di kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Bahkan tradisi ini dijadikan daya tarik pariwisata oleh pemerintah setempat. Festival ini dilaksanakan setahun sekali. Baik warga setempat maupun wisatawan turut memeriahkan festival tersebut.
[Coc Reg. Jambi] Tradisi Mutik Sumbun Suku Duano Kini jadi Daya Tarik Pariwisata
Sumber
Sumbun adalah sejenis kerang laut. Daerah penghasil sumbun di dunia hanya ada di tiga daerah saja. Yakni China, Pulau Kalimantan, dan Provinsi Jambi tepatnya kecamatan Kuala Jambi. Sumbun merupakan salah satu komoditi ekspor yang bernilai jual tinggi.

Sumbun disebut juga udang bambu, GanSist. Dulunya pencarian sumbun dilakukan Suku Duano yang hidupnya di atas air. Sekarang tradisi ini dilanjutkan oleh masyarakat Tanjung Jabung Timur.

Memanen atau mengambil sumbun tidak bisa dilakukan setiap saat, dalam satu tahun hanya sekali pada saat air laut benar-benar surut. Biasanya di antara bulan Juni hingga Agustus, tergantung surutnya air laut. Dalam satu tahun, hanya seminggu perairan laut surut dan membentuk pantai seluas empat hingga sepuluh kali lapangan bola. Kondisi ini yang menjadikan mutik sumbun menjadi tradisi unik. Awalnya hanya masyarakat sekitar saja yang mengikuti tradisi tersebut. Namun, pada tahun 2016 tradisi ini mulai diperkenalkan ke dunia luar.
[Coc Reg. Jambi] Tradisi Mutik Sumbun Suku Duano Kini jadi Daya Tarik Pariwisata
Sumber
Pemerintah setempat menjadikan tradisi mutik sumbun ini dalam nuansa pariwisata dan banyak menampilkan seni budaya aktraktip yang pastinya dapat menghibur dan menarik para wisatawan dari luar daerah. Perlombaan lainnya pun digelar, seperti lomba layang-layang, lomba memancing, tari-tarian daerah salah satunya tari sumbun, dan pegelaran kebudayaan khas daerah setempat. Bagi Agan dan tertarik ingin ikut mengambil sumbun, persiapkan kapur dan bedak dingin. Kapur nanti akan dioleskan di ujung bambu yang nantinya akan dimasukkan ke dalam lubang tempat sumbun bersembunyi. Sedangkan bedak dingin dioleskan ke wajah Agan dan Sista agar tidak terbakar matahari. Jangan lupa tempat untuk menaruh sumbun jika Agan dan Sista berhasil menangkapnya. Dalam rangkaian acara yang diselenggarakan, ada acara makan besarnya juga, loh, GanSist. Gimana, tertarik berkunjung ke Jambi?

Referensi : 1, 2 dan opini pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rirandara dan 7 lainnya memberi reputasi
Pertamax dulu semoga ht emoticon-2 Jempol
profile-picture
Laruku07 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Terus kerang kuwe dimasak dan dimakan bareng2, Mak?
profile-picture
profile-picture
Laruku07 dan iissuwandi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sejenis kerang laut dan disebut juga udang bambu. Wah unik juga ya, baru tau nih.
profile-picture
iissuwandi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ane baru tau gan
profile-picture
iissuwandi memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Kalau di tempatku itu namanya tanggal, tapi hidupnya dibawah tanah
mirip kerang bambu ya. cuma beda warna


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di