CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dokter Residen PPDS RS Dr Soetomo Meninggal Terjangkit Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee0c4ae0577a90e1b1f408e/dokter-residen-ppds-rs-dr-soetomo-meninggal-terjangkit-covid-19

Dokter Residen PPDS RS Dr Soetomo Meninggal Terjangkit Covid-19

Dokter Residen PPDS RS Dr Soetomo Meninggal Terjangkit Covid-19


Dokter Miftah Fawzy Sarengat dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga meninggal karena Covid-19, Rabu (10/6/2020).

Almarhum dr Miftah sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya. Setelah dirawat intensif selama lima hari di RS milik Pemprov Jatim itu, beliau meninggal Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Dokter Pesta Parulian Humas RS Dr Soetomo Surabaya membenarkan tentang meninggalnya dr Miftah. Kabar itu menjadi kabar duka bagi seluruh elemen di RS Dr Soetomo dan FK Unair.

Pesta juga membenarkan, hasil sejumlah tes pendeteksi Covid-19 menunjukkan bahwa dr Miftah memang terjangkit Covid-19. Baik hasil tes swab dengan metode PCR, termasuk CT Scan Toraks.

“Hari ini sudah kami lakukan pemulasaraan sesuai protokol Covid-19, karena hasil swab-nya memang positif, CT Scan Toraks-nya juga. Semua parameter yang kami uji hampir sangat pasti Covid-19,” katanya.

Pihak RS Dr Soetomo dan FK Unair memberikan penghormatan terakhir kepada beliau yang telah berjuang di garda terdepan penanganan pasien Covid-19. Jenazahnya dikebumikan di Magetan.

“Keluarga menghendaki beliau dikebumikan di Magetan. Jadi hari ini kami lakukan dua upacara singkat untuk melepas jenazah beliau,” kata Pesta ketika dihubungi via telepon, Rabu sore.

Upacara singkat melepas kepergian Almarhum dr Miftah itu berlangsung di gerbang rumah sakit. Dokter Joni Wahyuhadi Direktur Utama RS Dr Soetomo memberi penghormatan terakhir bersama Wakil Dekan Unair.

Selanjutnya, jenazah yang sudah ada di dalam ambulans diarak mengitari Kampus A Fakultas Kedokteran Unair. Di lokasi itu, Dekan dan sejumlah pejabat Rektorat Unair memberi penghormatan terakhir dan melepas jenazah untuk dikebumikan.

Dokter Pesta mengaku sangat sedih. Selain kehilangan salah satu peserta didiknya, dia sangat menyayangkan kepergian dokter yang seharusnya akan menyelesaikan pendidikan spesialisnya tahun ini.

“Seharusnya, kalau tidak ada pandemi, mungkin dalam tahun ini, sudah selesai,” kata Pesta.

Dokter Brahmana Askandar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya turut menghadiri upacara penghormatan dan prosesi pelepasan jenazah di FK Unair Surabaya.

Dia bilang, dr Miftah adalah dokter ketiga di Surabaya yang gugur sebagai pejuang medis dalam perang melawan Covid-19. Dia berharap, kepergian dr Miftah yang terakhir kali terjadi di Surabaya.

“Dr Miftah ini dokter ketiga yang gugur di Surabaya. Mudah-mudahan ini yang terakhir. Perjuangan beliau harus kami lanjutkan, karena perjuangan melawan Covid-19 ini belum selesai, mudah-mudahan bisa segera berakhir,” katanya.(den/tin/rst)

https://www.suarasurabaya.net/kelana...gkit-covid-19/

Dokter Residen PPDS RS Dr Soetomo Meninggal Terjangkit Covid-19
Selamat Jalan pahlawan emoticon-Mewek

Rest In Peace emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Pupilsxone dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh laziale.id
sudah 3 dokter di surabaya yg gugur sampai saat ini emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
entop dan didududi memberi reputasi
Diubah oleh laziale.id
Ngeliat masyarakat 62 pada bebal dan pemerintah pusat/daerah ga ada tegas"nya Mending keluar dari tenaga kesehatan untuk menangani kasus covid 19 ini,emoticon-Embarrassment


Bat@!


profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 2 lainnya memberi reputasi
Mati ga ada yg tau ga mengenal profesi malu klo sombong, bermanfaat aja buat sekitar emoticon-Big Grin
profile-picture
entop memberi reputasi
Cape cape sekolah buat jadi dokter.... biayanya gede pula...

Eh ketemunya sama pemerintah pengecut yg ga berani bersikap tegas....

Plus masyarakat blangsak yg bebal dan seenak perut....

Akhirnya niat mulia mau ngobatin orang malah harus dituker dengan nyawa.



Respect yg tertinggi untuk para dokter dan nakes.....

Kalian adalah contoh nyata korban kebijakan plintat plintut ......

#indonesiaNyungsep
#Lockdowngaberani
#PsBBTaikucing
#kerjaGoblog
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
RIP emoticon-Turut Berduka
profile-picture
entop memberi reputasi
New Normal di saat Situasi Belum Normal, ya sama aja Bunuh Diri namanya emoticon-Blue Guy Bata (S)
profile-picture
profile-picture
entop dan didududi memberi reputasi
Yg ga percaya mana noh?

Dikaryakan aja ke Sutomo. Jd asisten di IGD, kamar mayat, atau ruangan isolasi.

Ga usah berat2 kerjanya, cukup jd pembersih aja tanpa APD.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
entop dan didududi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mau new normal, org² pada ga berani keluar kalo yg positif makin banyak

tunggu sampe mereda dulu
profile-picture
profile-picture
entop dan didududi memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Semoga amal nya diterima sama yg diatas
Btw, tadi di kantor ane ada debat sedikit, si OB palkon ini dinasehatin buat agar lebih hati hati dalam mencuci piring

Eh dia malah ngotot, kalau mati, jodoh, rezeki ditangan tuhan, jangan terlalu lebay

Gw mo ikutan nimbrung debat, tapi ga jadi, emang ga level berdebat dengan orang beragama tapi tanpa ga berilmu, bakalan mental ama apa yang kita omongin

Namanya juga tamatan SD
Otak nya jalan kalo digampar sama duit doank
profile-picture
profile-picture
entop dan didududi memberi reputasi
Diubah oleh Cikklancang
Lihat 1 balasan
Innalilahi wa innailaihi roji'uun.
profile-picture
entop memberi reputasi
RIP to the fallen

Padahal katanya dokter dapat keuntungan dapat duid 15 juta dari wabah covid19 dan pandemi covid ini hanyalah akal2an dokter untuk meraup uang. Lah ini sampe meninggal ?!

Bener memang, yang harus dilawan di Indonesia ada 2, virus corona dan kebodohan.
profile-picture
profile-picture
mcl19 dan entop memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Sayang bgt, dah residen pula, dikit lg padahal..
Semoga mendapat tempat yg mulia di sisi-Nya.
profile-picture
entop memberi reputasi
turut berduka cita
paling gak mati syahid kan
Turut berduka emoticon-Berduka (S)
emoticon-Turut Berduka
turut berduka..kesian keluarganya emoticon-Turut Berduka
Innalilahi wa innailaihi roji'uun.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di