CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Perempuan Terkejam Didunia, Apa yang dilakukannya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee0c1982525c32bb154f424/perempuan-terkejam-didunia-apa-yang-dilakukannya

Perempuan Terkejam Didunia, Apa yang dilakukannya?

Perempuan Terkejam Didunia, Apa yang dilakukannya?
sumber gambar: facebook.com
Elizabeth Bathory
Dengan kekejamannya sampai Elizabeth dinobatkan sebagai wanita pembunuh terkejam dengan korban paling banyak yaitu 650 orang gadis muda dalam waktu 25 tahun.
Elisabeth Bathory Memang berasal dari kaum bangsawan dan termasuk keluarga terkaya. Orang tua Elizabeth ini melakukan pernikahan sedarah sehingga saat Elizabeth lahir sudah terjadi kejang-kejang atau epilepsy karena pernikahan sedarah ini. Pada saat itu epilepsy dipercaya bisa sembuh dengan memberikan atau meletakkan darah orang yang tidak menderita epilepsy ke penderita epilepsy. Akhirnya Elizabeth ini diberikan pengobatan tersebut. Banyak spekulasi yang bermunculan bahwa sebab dari Elizabeth Bathory ini membunuh karena ingin mengobati dirinya dengan mengambil darah yang dimiliki oleh gadis-gadis muda tersebut. Sejak dari kecil Elizabeth sudah dibiasakan untuk menjadi kejam oleh orang tuanya saat dia kecil dia sering diajak orang tuanya untuk melihat orang yang dihukum mati atau terpidana mati dan juga katanya dari beberapa anggota keluarganya mengajarkan nya tentang santanisme dan sihir. Namun Elizabeth tetap tumbuh sama seperti gadis bangsawan lain nya yang memiliki pendidikan yang cukup, kekayaan dan posisi social yang luar biasa. Di usianya yang 10 tahun dia sudah ditunangkan dengan Ferenc Nadasdy seorang putra bangsawan, dan diusianya 15 tahun menikahlah dia dengan putra bangsawan tersebut. Namun sebenarnya bahwa kasta Elizabeth lebih tinggi dibandingkan dengan suaminya yaitu Ferenc Nadasdy jadi Elizabeth tidak mau mengambil nama belakang suaminya, tetapi malah suaminya yang mengambil nama belakang nya yaitu menjadi Nadasdy Bathoty. Pada tahun 1578 suami dari Elizabeth Bathory ini diangkat menjadi kepala komanda pasukan hungaria dan ditunjuk memimpin perang ottoman. Selama suaminya berperang Elizabeth mengelola perkebunan dan bisnis milik mereka. Setelah 10 tahun mereka menikah belum juga dikaruniai anak karena seperti yang kita tau suaminya sibuk berperang dan ia sibuk mengurus bisnis dan perkebunan. Akhirnya di tahun 1585 elizabeth melahirkan anak pertama mereka dan akhirnya memiliki 5 orang anak. Namun di usia 41 Nandasdy ini meninggal dunia dan tidak diketahui oleh siapa pun. Ternyata selama suaminya berperang Elizabeth ini melakukan kejahatannya. Berawal dari ia melihat wajah dan kulitnya mulai menua saat bercermin datanglah seorang pelayan yang memberikan saran untuk ia menekunin ajaran sihir dan santanisme dengan memberikan tumbal seorang gadis muda yang masih perawan Elizabeth pun mengiyakan saran dari sang pelayan tersebut. Darisana lah si Elizabeth ini mulai menyiksa pelayan-pelayan kastil yang masih muda dan perawan dibantu oleh sang pelayan yang memberinya saran tersebut. Setelah kehabisan pelayan yang masih muda akhirnya Elizabeth mengumumkan bahwa ia sedang mencari pelayan-pelayan untuk diperkerjakan dikastilnya. Setelah itu semakin banyak yang datang ke kastil Elizabeth ini semakin banyak pula gadis-gadis muda yang meninggal karena ini. Agar orang-orang tidak curiga akhirnya jasad-jasad pelayan tersebut dimakamkan dengan memanggil pembuka agama dengan alasan kecelakaan bekerja, karena sang pembuka agama terus dipanggil untuk memakamkan jasad-jasad yang semakin hari semakin bertambah akhirnya dia tidak mau karena mulai curiga. Elizabeth pun mengancam pembuka agama agar tidak memberikan berita-berita yang tidak benar dan akhirnya Elizabeth tidak memakamkan para korban-korbannya melainkan membuangnya. Pada akhirnya salah satu dari korban penyiksaan Elizabeth ini berhasil kabur dan melaporkan kepihak berwenang dan memberikan kesaksianya. Akhirnya kastil Elizabeth digeledah oleh pihak berwajib ternyata pihak berwajib menemukan korban-korban yang bergeletakan dan gadis yang dikurung menunggu gilirannya. Sejak itu pun Elizabeth Bathory dinyatakan bersalah dan menjadi tahanan dikastilnya sendiri dengan tembok-tembok yang mengelilingi dan hanya memiliki satu lubang kecil untuk memasukkan makanan. Akhirnya pada usia 50 tahun Elizabeth Bathory ini meninggal ditemukan oleh pelayannya.  


profile-picture
profile-picture
Pupilsxone dan nona212 memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di