CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edfe14282d4957e7d493930/bnpt-upaya-pencegahan-paham-radikal-terorisme-tidak-boleh-berhenti

BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti

BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti

JAKARTA - Peran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-Angkatan Daratselama ini untuk membantu tugas pokok Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran paham radikalisme-terorisme agar tidak meluas di tengah-tengah masyarakat dinilai cukup penting dan efektif.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI. I. Nyoman Cantiasa yang berlangsung di ruang kerja Danjen Kopassus, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Senin 8 Juni 2020

"Dapat dikatakan peran Kopassus dalam membantu tugas BNPT selama ini sangat efektif, karena tugas-tugas yang dilaksanakan Kopassus ini sudah dikoordinasikan langsung di Kedeputian I (bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi) di kita," ujar Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Baca Juga:

Boy Rafli menjelaskan, selama ini sudah banyak sekali kegiatan program-program BNPT yang dilakukan bersama Kopassus, utamanya dalam bidang pencegahan paham radikal terorisme di masyarakat. Menurut dia, pencegahan paham radikal terorisme adalah suatu rangkaian kegiatan yang tidak boleh berhenti serta tidak mengenal ruang dan waktu.

"Kita ingin jangan sampai paham-paham radikalis ini menjadi dominan di masyarakat. Karena kalau dia menjadi dominan, maka tentu pemikiran-pemikiran bangsa Indonesia atau rakyat Indonesia ini bisa tidak sejalan lagi dengan nilia-nilai luhur bangsa yang berdasarkan Pancasila," kata mantan Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri ini .

Untuk itu, lanjut dia, semua pihak bersama-sama memperjuangkan maupun memoderasi dengan segala apa pun yang dilakukan dalam mencegah penyebaran paham tersebut di masyarakat. Tujuannya agar pemikiran radikal yang mengarah ke teror yang dilakukan oleh kelompok teror dengan menghalalkan segala cara itu tidak boleh terjadi di muka bumi ini.

"Apalagi negara kita adalah negara hukum. Dalam konteks itu perlu kemampuan-kemampuan di lapangan salah satunya yang dimiliki Kopassus ini untuk bersama membantu BNPT dalam meredam paham-paham (radikal terorisme) itu agar tidak menjadi semakin luas dan meresahkan masyarakat kita," ujarnya.

(Baca juga: Gerindra Heran Hanya Elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil yang Naik)

Tidak hanya itu, mantan Kapolda Papua ini juga mengatakan tugas-tugas Kopassus di BNPT selama ini juga cukup banyak. Namun demikian Kepala BNPT enggan menjelaskan lebih rinci mengenai tugas-tugas tersebut.

"Tentukan banyak sekali kegiatan kegiatan yang di bawah permukaan, artinya itu tidak tampil dan memerlukan kemampuan fungsi intelijen yang tidak bisa dijelaskan mengenai bentuk-bentuk kegiatannya seperti apa," kata mantan Kepala Divisi Humas Polri ini.

Dia berharap kerja sama antara BNPT dan Kopassus dalam penanggulangan terorisme lebih erat lagi, terutama dalam kaitan pembinaan kemampuan dalam bentuk latihan bersama sebagai upaya untuk mendukung tugas-tugas operasional di lapangan. Karena dengan kemampuan, negara ini tentunya akan bisa mengelola dalam menghadapi potensi ancaman dan aksi teror.

Sementara itu Danjen Kopassus TNI-AD, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, Kopassus siap membantu BNPT, apalagi selama ini sudah cukup banyak personel Kopassus yang membantu tugas BNPT seperti di bidang pencegahan dan deradikalisasi.



"Dalam menyangkut tugas bahwa (kami-red) Kopassus siap mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di BNPT itu sendiri dalam rangka untuk melaksanakan tugas-tugas pencegahan dan melaksanakan kegiatan tugas lainnya seperti deradikalisasi," ujar Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Dia mengatakan, Kopassus siap untuk memperkuat tugas-tugas yang ada. Intinya adalah ancaman yang ada di dunia ini maka seluruh komponen bangsa dan negara ini harus bersama-sama dalam mengatasinya dan tidak bisa jalan sendiri-sendiri,

"Sehingga kita harus melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan berkoordinasi, bekerja sama, saling memperkuat, sehingga musuh-musuh negara ini bisa kita selesaikan dan ancaman yang ada juga bisa kita selesaikan," ujarnya.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...nti-1591700772

---

Kumpulan Berita Terkait :

- BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti

- BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti KPK Buka Akademi Jurnalis Lawan Korupsi 2020

- BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti Sekum Muhammadiyah Ingatkan Pesan Bung Karno Kita Bukan Bangsa Kuli

profile-picture
nona212 memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di