CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketentuan Batas 50% Penumpang Angkutan Umum dan Pribadi Dihapus
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edf27f765b24d16f5047251/ketentuan-batas-50-penumpang-angkutan-umum-dan-pribadi-dihapus

Ketentuan Batas 50% Penumpang Angkutan Umum dan Pribadi Dihapus


Ketentuan Batas 50% Penumpang Angkutan Umum dan Pribadi DihapusFoto: Ari Saputra

Ketentuan Batas 50% Penumpang Angkutan Umum dan Pribadi Dihapus

Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi menghapus ketentuan batas penumpang 50% pada operasional angkutan umum dan pribadi. Hal ini tertuang dalam Permenhub 41 tahun 2020.

Beleid tersebut mengubah beberapa pasal dalam Peraturan Menteri Perhubungan no 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. Aturan ini ditetapkan dan ditandatangani Budi Karya pada 8 Juni 2020.

Budi Karya mengubah pasal 11 ayat a dan b pada PM 18 tahun 2020. Awalnya dalam pasal tersebut kendaraan bermotor umum dan pribadi wajib menerapkan kapasitas maksimal 50%, kini kewajiban itu dihapus.

"Kendaraan bermotor umum berupa mobil penumpang dan bus dilakukan pembatasan jumlah penumpang dari jumlah kapasitas tempat duduk dan penerapan jaga jarak fisik," bunyi pasal 11 ayat 1 yang baru, dikutip detikcom, Selasa (9/6/2020).

Budi Karya juga mengubah aturan batas minimal dalam moda perkeretaapian, awalnya dalam PM 18 tahun 2020 kereta api antar kota maksimal cuma boleh mengangkut 65% kapasitas yang ada. Sedangkan kereta api perkotaan hanya boleh 35%, dan kereta api lokal cuma boleh 50%. Dalam aturan baru, aturan kapasitas maksimal itu tak berlaku lagi.


Aturan batas maksimal kapasitas 50% pada angkutan udara dan laut pada pasal 13 dan 14 di PM 18 tahun 2020 juga dihapus Budi Karya.

Kemudian Budi Karya membubuhkan pasal baru, yaitu pasal 14a, pasal ini mengatur soal batas maksimal yang akan ditentukan langsung oleh Budi Karya sendiri sebagai Menteri Perhubungan.

"Pembatasan jumlah penumpang pada sarana transportasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 11, pasal 12, pasal 13, dan pasal 14 ditetapkan oleh Menteri (Perhubungan)," bunyi pasal 14a.


Sumber :Detik

profile-picture
nona212 memberi reputasi


Uda tau rakyatnya bebal, seenak perut, ga disiplin...

Bukannya diatur dengan tegas malah diijinkan sesuka sukanya....

Dimana kehadiran pemerintah kalau begini caranya?

Khontol
Pembantaian kadrun secara alami dimulai ?
Lihat 1 balasan
Indonesia be like : Ketentuan Batas 50% Penumpang Angkutan Umum dan Pribadi Dihapus
Baru bikin udh hapus lagi emoticon-Tai
emoticon-Ngakak

katanya new normal, mau nerapin physical distancing. mall aja ketentuan 50% itu gmn monitoringnya coba. mending berlakukan ANAK-ANAK, LANSIA, ORANG BATUK/FLU dan TIDAK BERMASKER dilarang masuk mall.. itu sangat jelas
Lihat 1 balasan
Lah? Berarti gak ada physical distancing di transportasi umum? Wah susah juga nih emoticon-Matabelo
supaya makin banyak yang mampus, itu tujuannya emoticon-Shakehand2
pas baru sembuh dari corona nangis nangis bilang sesak....sakit banget
eh begitu sembuh bikin aturan aneh aneh bin mencla mencle...

maaf nih....kenapa kemaren gak mati aja sekalian nih orang?
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
syukurlah, kebijakan yang baik bud
dah ketebak kan? revisi lagi revisi lagi emoticon-Leh Uga

Ditunggu revisi yg lain lain
Diubah oleh kazuraba
semua terserah bacotan kamu saja bud
Bud plintat plintut kentut
Aduhhh makin deg degan baca ini, yaAmpunn kapan iklim virus ini berakhirrr, kalo gini rawan kejahatan dsb gak sihhh makin panik aja bayangin naik transport umum selain karena virusnya
Ni menteriemoticon-Hammer2
terima kasih joke, berkat lu sebentar lagi populasi cebong berkurang

emoticon-Shakehand2
Herd Imunity is coming.. cuma gara" sejumput cuan emoticon-Belgia
itu mentri emng bgitu apa gara2 efek samping virus corona si ? emoticon-Bingung


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di