CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Risma: PSBB Surabaya Lebih Baik Diakhiri, Warga Tak Bisa Cari Makan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edebbb468cc951d79624e09/risma-psbb-surabaya-lebih-baik-diakhiri-warga-tak-bisa-cari-makan

Risma: PSBB Surabaya Lebih Baik Diakhiri, Warga Tak Bisa Cari Makan

 Risma: PSBB Surabaya Lebih Baik Diakhiri, Warga Tak Bisa Cari Makan

KOMPAS.com - Warga Kota Surabaya disebut kesulitan mencari nafkah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku di Surabaya Raya.

Dalam rapat koordinasi kelanjutan PSBB di Gedung Negara Grahadi, yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (8/6/2020) sore, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, sebaiknya PSBB tidak dilanjutkan lagi.

Risma memilih melanjutkan transisi menuju new normal

“Mohon Ibu, karena saya khawatir Ibu, di beberapa daerah warga kami sudah banyak yang mengeluh karena tidak bisa mencari makan. Misalnya tukang bengkel, ada yang dengan tiga anak, satu istri kesulitan ekonomi,” kata Risma, meminta agar PSBB tak diperpanjang, seperti dilansir dari Surya.co.id, Senin.

Baca juga: Surabaya Raya Kompak Usul Tak Perpanjang PSBB, Keputusan Ada di Khofifah

Dalam rapat di mana gubernur menjadi pemimpin rapat sekaligus mediator tersebut, semua pemda baik Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik dipersilahkan untuk menyampaikan masukan dan usulannya.

Risma meminta agar masa pembatasan dalam lapangan produksi (restriksi) PSBB di Kota Surabaya lebih baik diakhiri.

Pemkot Surabaya mengklaim siap untuk melakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan.

“Dengan harapan seperti itu, kami bisa melakukan aktivitas ekonomi, tapi protokol kesehatan tetap kami jaga,” kata Risma.

Saat ini, Pemkot Surabaya sudah membuat draft perwali yang isinya protokol-protokol kesehatan hingga tempat-tempat terkecil.

Risma menyebut, penerapan protokol kesehatan ini akan sangat efektif dalam menekan dan mengkontrol penyebaran virus.

"Misalnya kami sudah siapkan protokol kesehatan di pasar, protokol kesehatan di mal, protokol kesehatan di perindustrian, protokol kesehatan warung kopi, dan juga di minimarket,” kata Risma.

Namun, pihaknya belum mencantumkan terkait sanksi dalam draft perwali tersebut.

Sebab, sanski tidak bisa diatur dalam perwali, kecuali diatur dalam perda.

Kecuali perwali yang dibuat adalah mengacu ke pergub, sanksi bisa dilakukan.

Baca juga: Minta PSBB Surabaya Diakhiri, Risma: Semoga Diterima Bu Gubernur

“Kesimpulannya dari kami kami tidak bisa memberikan sanksi karena bentuknya Perwali. Tapi, kalau merujuk ke pergub, maka kami bisa memberi sanksi,” ucap dia.

Dengan penyiapan protokol kesehatan ini, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk mengawasi bersama TNI Polri.

Risma menyebut Pemkot Surabaya akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan tenaga ahli.

Sekadar diketahui, Senin (8/6/2020) ini, merupakan hari terkahir pelaksanaan PSBB di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik).

Setelah PSBB tahap 3 ini, tiga kepala daerah mengajukan usulan ke Gubernur untuk tidak memperpanjangnya.

link

Dalam rapat koordinasi kelanjutan PSBB di Gedung Negara Grahadi, yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (8/6/2020) sore, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, sebaiknya PSBB tidak dilanjutkan lagi.

Risma memilih melanjutkan transisi menuju new normal

Pemkot Surabaya mengklaim siap untuk melakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ariebetadine dan 37 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh perojolan13
Halaman 1 dari 7
Intinya mampu jaga diri aja, kalo nda mampu yaudah gpp membantu mengurangi populasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trac0ne dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Dopost.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
“Mohon Ibu, karena saya khawatir Ibu, di beberapa daerah warga kami sudah banyak yang mengeluh karena tidak bisa mencari makan. Misalnya tukang bengkel, ada yang dengan tiga anak, satu istri kesulitan ekonomi,” kata Risma, meminta agar PSBB tak diperpanjang, seperti dilansir dari Surya.co.id, Senin.

3 anak 1 isteri aja sulit ya, apalagi yang lebih dari itu? emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
Lihat 2 balasan
memang harus blak-blakan gini, mau stop ya stop.
jangan ngeprank nahan taik ala pusat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sangakuyoga dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Kasus Corona di Surabaya bukannya makin tinggi ya? kok malah diakhiri?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Kemarin ngobrol sama anak anak kecil yg suka keliling bawa ondel ondel... Dia masih anak kecil banget yg satu kaya seumuran kelas 1 SD yg satunya beberapa tahun lebih tua..
Di tanya hari itu dapet duit berapa kan.. Di itungin tuh duit di dalem kaleng bekas cat tembok sama mbak warung pinggir jalan.. Total dapet 90 ribu,, keluar nya abis subuh balik nya sore..
Trus di tanyain duitnya buat apa? Trs sampe rumah duitnya di apain? Trs pernah di palakin orang apa gak di jalan? Trs nanya lagi ondel ondelnya bikin apa sewa? Trs ada berapa sodara nya?
Dia jawab duitnya ada yg di tabung, jajan sekolah paling banyak 2 ribu trus di kasih ke ibu nya.. Trs pernah di palakin buat rokok gocenk..
Kalo lewat jalan anu ada preman kalo jalan sini gak ada kata dia.. Karna dia berdua jadi duitnya bagi dua kalo rame rame ya di bagi rame rame. Ondel ondelnya bapaknya yg bikin dirumah ada 5,, sodara nya banyak katanya.. Ondel ondelnya gak ada musiknya rusak katanya jadi cuma di bawa bawa doank..
Ada yg ngasih roti, ada yg ngasih ayam sabana di dalem kaleng cat itu...
(Belum nanya bapaknya si anak kerja nya ngapain,, kalo cuma nungguin duit setoran anaknya doank parah berarti...)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh .noiss.
Lihat 15 balasan
Yang masih jomblo aja sulit cari makan bu apalagi 1 istri anak 3
Yaudah di lepeh aja bu yg penting warga disiplin ya bu
emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sambean dan 4 lainnya memberi reputasi
dari awal aja sekalian ga ush psbb

ini kasus positif masih tinggi aja berani tidak perpanjang psbb

aneeh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
undanatta dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Tetap dgn protokol kesehatan dan rapid atau swap test lebih masif, positif lsg karantina.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan entop memberi reputasi
Lihat 1 balasan
minta duit sama pak jokowi buat subsidi rakyat buk emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
lembek banget risma ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
bilang saja gak mampu kerja...gak mampu ngatur orang..keliatan sekali kapasitasnya...pantesan gunernur eneg liatnya.. ada psbb saja masih merah kehitaman, apalagi mau new normal...kayak apa ngaturnya...jangan sampai pas new normal nanti sambat yang laimnya lagi...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
undanatta dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Lho, di surabaya pembagian bansosnya bagaimana bu?

Kalau bilangnya tidak bisa cari makan, semua daerah yang menjalankan psbb juga begitu. Bukan hanya Surabaya saja.

Masalahnya data yang ada menunjukkan di daerah ibu kasus positifnya masih banyak dan terus meningkat dan juga RTnya masih diatas 1.

Ini untuk kepentingan orang banyak lho bu. Apa ibu bisa jamin dengan new normal warga daerah ibu bisa lebih patuh menjaga diri dibandingkan psbb? Atau ibu mau meniru seseorang yang kerjanya hanya menghimbau tanpa ada ketegasan dan melempar semuanya ke kepala daerah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kalau gk efektif ya buat apa dilanjutin terus
Psbb menuntut ketegasan dari kepala daerah, dan kedisiplinan dari masyarakat kalau gk bisa ya gak bakalan jalan itu psbb

Contoh jakarta, perpanjang psbb terus menerus hasilnya apa? Tetap saja penularan tinggi, dilapangan tetap aja masyarakat gak pake masker, berkerumun, kelayapan gak jelas, gak bisa diatur
sama kayak orang surabaya, mending lepasin aja mereka bekerja cari nafkah toh pemerintah pusat dan daerah juga gak bs jamin pangan mereka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sambean dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh p.star7
Lihat 2 balasan
Sesuai sop ya gaes
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan entop memberi reputasi
herd immunity
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Nah itu..kenapa kok sampe ada PSBB dulu baru new normal kemudian?

Apakah dari awal pemerintah tidak memikirkan kalau rakyatnya ini rata2 bekerja untuk penghidupan bukan sultan yang ongkang-ongkang?

Apakah pemerintah gk ngeh klo rakyatnya ini masih butuh duit buat bayar cicilan, anak sekolah, kredit motor, bayar kontrakan, dan kosmetik?

Itu..emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
pusat daerah sama² ga bisa nanggung idup masyarakat dan perusahaan,.
sekarang pilihannya survive lawan corona atau survive lawan ekonomi anjlok,.
tapi pemeritah punya kebijakan lain, berdamai dengan corona emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yadigembil
Lihat 2 balasan
emoticon-Jempol
semoga new normal bisa menjadi solusi di Jawa Timur ... dan lancar
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan entop memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kesehatan dan perekonomian penting, jalankan aja sesuai irama masing²
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di