CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
New Normal Konvensional
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edeb6f3337f934ed01adf90/new-normal-konvensional

New Normal Konvensional

New Normal Konvensional

kalo penerapan new normal di mall, kantor, instansi pemerintah kan udah baku yaa baik aturannya tata caranya bahkan dananya aja udah disiapin namun gimana sih protokol kesehatan untuk pedagang konvensional, pasar tradisional termasuk didalamnya, bule n bude warteg dan warkop n juga angkot konvensional macam mikrolet... cekidot gan
emoticon-Ngacir2

Pedagang kaki lima mix sama bude warteg dan warkop.
Abang bakso, bude jamu, om bubur ayam, abang es cincau....( weh...jadi ngeces nih..) sekiranya bisnisnya masih mau bertahan mesti pake sarung tangan, capitan serta sedia desinfektan atau tempat cuci tangan. Siap untuk take away( yang ini mah dari dulu ya gan) dan piring sendok sekali buang lebih dipilih dari pada piring kaca yang harus dicuci.
Ini pkl malioboro yang udah mulai dagang lagi gan simak penuturannya dikutip dari detik.com :

Irham mengaku jika dagangannya mulai laku sejak hari kedua buka. Sedangkan hari ini, dia menyebut masih sepi pembeli.
"Hari pertama (jualan) itu kurang laku, hari kedua itu omzet sudah Rp 500 ribu dan kalau hari ini belum laku-laku," ucapnya.
Dia menambahkan, bahwa dia berjualan dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam. Dalam berjualan dia mengaku menerapkan protokol kesehatan.
"Setiap ada pembeli ya saya menerapkan jaga jarak, terus kalau dapat uang itu saya langsung cuci tangan mas," katanya.

Gitu gan, protokol kesehatan diterapkan secara mandiri. Jadi gak ada salahnya pembeli pkl juga ngingetin,kasih tau kalo penjual lupa berdirinya terlalu dekat misalnya.

Pasar tradisional

Berikut persyaratan lengkap operasional kegiatan perdagangan atau protokol kesehatan di pasar rakyat yang diatur dalam SE Mendag No.12 Tahun 2020 tersebut (dikutip dari detik.com)

1. Memastikan semua pedagang, pengelola pasar dan organ pendukungnya negatif COVID-19 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid Test yang difasilitasi pemerintah daerah setempat dengan menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas.

2. Pedagang yang berdagang di pasar rakyat diatur secara bergiliran dengan jarak antar pedagang minimal 1,5 meter.
3. Sebelum pasar dibuka pada pukul 06.00 s/d 10.00, dilakukan screening awal untuk memastikan suhu tubuh seluruh pedagang, pengelola pasar, dan organ pendukungnya di bawah 37,5 derajat celcius.

4. Melarang masuk orang dengan gejala pernapasan seperti batu/flu/sesak napas.

5. Mewajibkan pengunjung menggunakan masker dan menjaga jarak antrean 1,5 meter serta kontrol suhu tubuh pengunjung di bawah 37,3 derajat celcius.

6. Di area pasar disediakan area cuci tangan, sabun dan hand sanitizer, serta menjaga kebersihan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan atau lokasi secara berkala setiap 2 hari sekali.

7. Menjaga kebersihan lokasi berjualan termasuk lapak, los dan kios sebelum dan sesudah aktivitas kegiatan perdagangan.
8. Memelihara bersama kebersihan sarana
9.memelihara kebersihan umum seperti toilet umum, tempat pembuangan sampah, tempat parkir, lantai/selokan, dan tempat makan sebelum dan sesudah aktivitas kegiatan perdagangan.

9. Menetapkan pengaturan sirkulasi dan batasan waktu kunjungan serta jumlah pengunjung maksimal 30% dari jumlah kunjungan pada saat kondisi normal dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan pintu keluar yang diatur untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai protokol kesehatan.

10. Mengatur waktu pemasukan dan pengeluaran barang dari dan ke pasar rakyat oleh pemasok.

11. Mengoptimalkan ruang terbuka outdoor (tempat parkir dan sebagainya) untuk berjualan dalam rangka physical distancing, dengan mengatur jarak antar pedagang dalam rentang minimal 2 meter.

Sory gan ini surat edaran resmi mendagri yang dimuat di detik.com jadi kepanjangan gak bisa dipotong diringkas biar enak dibaca. Tapi cukup jelas kan. Semoga pedagangnya nurut pembelinya juga tempatnya juga siap ya, gan soalnya byk bgt pasar tradisional yang sempit, becek, jorse kamar mandinya...yah walo gak semuanya sih...

Angkutan kota konvensional

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat yakni pakde Djoko Setijowarno mengatakan, apabila aktivitas perkantoran kembali normal seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19, maka dapat dipastikan kapasitas transportasi umum khususnya di Jabodetabek tidak akan mencukupi.

"Karena sulit untuk melakukan penambahan kapasitas angkutan umum massal secara signifikan pada jam-jam sibuk agar tercapai physicall distancing dengan demand setara dengan pada masa sebelum pandemi," tuturnya kepada Kompas.com, Minggu (31/5/2020).

Artinya jumlah angkot yang tersedia gak mungkin Mencukupi permintaan untuk penerapan phisicall distancing pada jam jam sibuk.

Oleh karenanya, pakde Djoko menyarankan kepada pemerintah untuk membatasi jumlah pekerja yang harus datang ke kantor. Work from home masih bisa diberlakukan untuk pekerjaan pekerjaan tertentu. Selain itu protokol kesehatan seperti masker, sekat pembatas, sarung tangan tetap dijalankan dengan disiplin dari awak angkutan umum.

New Normal semoga bisa jadi gerbang naiknya angka pertumbuhan indonesia yang sempat turun kayak perosotan.

Gambar diambil dari suara.com
Dikutip dari edaran mendagri detik.com,
New normal kendaraan dari kompas.com


profile-picture
profile-picture
profile-picture
ariebetadine dan 14 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
pertamax...suwon nggih
Ane keduaaaaax emoticon-Ngakak
New Normal Konvensional
New Normal Konvensional
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reezshadows dan 5 lainnya memberi reputasi
harus ada petugas yang jaga
Pertanyaannya sampe kapan new normal ini akan diterapkan kalo vaksin covid tdk kunjung ditemukan emoticon-Cape d...
Lihat 5 balasan
Bagus ini. Tapi apa penerapannya di lapangan akan sesuai? Sepertinya tidak. Paling hanya sedikit yang benar benar menerapkan. Memang harus ada pengawasan ketat. Meski ragu akan betul betul ada pengawasan maksimal nantinya.
profile-picture
profile-picture
putrateratai.7 dan introvertpsycho memberi reputasi
New normal tetap pada aturan yang berlaku.
harusnya gak cuma pelaku usaha doang yang baca & paham peraturan. sebelum jadi konsumen pun kita harus baca & pahami aturannya. biar gak tol0l nanti emoticon-Leh Uga
profile-picture
hoorray memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sekarang kemana-mana wajib bermasker kawan..
profile-picture
hoorray memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mungkin kalau pedagang kaki lima iyah begitu udah bagus, kalau direstoran gmn? apakah di kasirnya harus ada tempat cuci tangan? 🤔🤔
Tidak akan berlaku untuk negara bar bar, yang ada makin memperburuk suasana emoticon-No Hope
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
new normal is just the word.. padahal gada perubahan..khususnya daerah2..
ya semoga saja berbagai aturan yang sudah dibuat bisa dimengerti dan ditaati oleh semua pihak ya gan, termasuk yang membuat kebijakan juga, semoga aja semua lekas berangsur membaik
new normal, new problem
profile-picture
abied13 memberi reputasi
new normal.... paling hny soal pake masker n jaga jarak, sdh gitu doank aja toh, gan....
aktualnya mah....f*ck the rule!
hahahahaha
Jika semua pihak mengikuti protokol pencegahan Covid19, maka keadaan akan benar benar menjadi normal seperti sedia kala. emoticon-Shakehand2
New Rules
new normal adalah ordinary normal with masker

corona?? baek2 banyak2 doa aja dah moga ente gak kena

Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di