CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
Kopi, Gorengan dan Teh Manis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ede86f928c991341c1e7c21/kopi-gorengan-dan-teh-manis

Kopi, Gorengan dan Teh Manis

kopi pahit itu tergeletak di atas meja,
menjahit bibir kala itu yang terdiam oleh lamunan teh manis yang terabaikan.
hei manis yang kini tengah menunggu, tahanlah! 
masih ada waktu bagi kita sampai setelah si pahit kita singkirkan. 
ya karena obrolan dengannya masihlah belum terlalu malam;
begitupun ampas kopi yang masih tenggelam dalam bayangan pagi,
menunggu mata kami memanggil satu sama lain untuk kembali hanyut dalam kata.

kemudian datang sekresek gorengan dari seorang kawan.
si manis tersenyum,
ia berpikir: akhirnya tiba juga giliranku untuk menyempil di sela obrolan mereka.
namun tembakau yang terselip di gigi itu masihlah betah untuk terlihat di senyum kami.
tangan-tangan lihai itu masih jua betah menyulam kertas papir dan tembakau untuk diramu.
dan kembali si manis iri melihat kenikmatan bibir-bibir itu bermesra dengan kepulan asap, 
yang kembali menunda waktu untuk memberi teh manis sebuah kesempatan. 

tiba saatnya:
karena si gorengan telah membuat obrolan kami terganggu oleh minyaknya;
dan si pahit telah membuatnya seret;
dan si asap tembakau tengah membuatnya tersedak;
kami bertiga pun mencari si manis kemudian.
tapi bibir mana yang boleh mencampurinya dulu?
kami pun berunding
...
si minyak ternyata pintar, 
ia menyuruh si seret memberi si tersedak minumannya,
lalu ia memberi selinting tembakau untuk si seret agar tenang menunggu sementara ia meminumnya.

si manis tersenyum,
ia tak lagi gusar.
karena kini ia telah dinantikan oleh seseorang, tak lagi ia harus menunggu
untuk sekian waktu yang ia habiskan di atas meja malam itu.




note: lagi gabut aja, jadi ya gini

site: penyairkembara.blogspot.com

profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh penyair.kembara
kopiku hilang
dia kesasar
lupa password
antara manis dan pahit
padahal aku menunggu
di ketinggian waktu
yang benar-benar baru bangun
karena aromanya begitu aduhai
aku mabuk kepayang
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Brengseknya pelayan menjadi sebuah kenangan
ketika teh tersuguhkan di atas meja
dengan manisnya negeriku di antara senyuman dewasa
membawa kenikmatan keseharian
bersama senja yang tak berkesudahan
untuk mengetahui apakah gemanya akan lebih elok
dalam dada kita
yang semakin liar mencari kopi-kopi
padahal siang ini gelas-gelas saji telah menjadi ampas
paling sederhana.

Ah kopi! Aku masih mencintaimu walaupun wedang teh mulai menggoda dari dedaunan rampainya ......
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Quote:


Hilang adalah bagian waktu
yang mana hamparannya tersengat matahari yang begitu terik
namun masih dirasakan tiap menit keringat
mengucur deras membasahi tubuh.

Sedangkan biji-bijian kopi telah benar-benar matang
ketika semuanya harus diselesaikan
antara hitam dan kecoklatan
kupilih hanya pahit saja
mengukir rasa
melayangkan ingin
sampai mabuk ini tak pernah hilang
walau sejumput teh menawarkan rasa yang lebih memikat
dari sekedar bahasa syurga
dimana jaminannya lebih mengusai langit.


emoticon-Stick Out Tongue
Quote:



Termangu akan alam pikir dua orang dewasa bercengkerama
bisik hati mulai gelisah menerka
apakah karena senja itu?
apa karena ampas kopi itu?

ia bercerita
aku pun mendengarnya
berada dalam ambang batas di ketinggian sadar
aku mulai kehilangannya
lalu melupakan sosoknya
tapi tidak dengan ceritanya
kata-katanya menyeruak masuk bawah sadarku
memikirkan bagaimana alam serima dengan apa yang dikatakannya

lalu aku tersadar,
kau yang habiskan semua kopi itu!
kini ampas kopi telah membius sejenak pikiranmu dalam bayang-bayang
bagai pecinta kopi yang merindukan kekasihnya yang hilang

kini giliranku mendominasi perang di atas meja itu
tak mau tahu.. wedang teh itu milikku!
kubuat kau berlutut oleh minumanku itu
kubuat kau hanyut oleh sejenak kata-kataku
kubuat kau mendengar
hingga kau tak sadar
kau terlelap dalam lamunan kata dari seorang pemabuk

edit: sorry baru bisa ngequoteemoticon-Wink
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh penyair.kembara
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Gilaaaa ommm kelebihan post tuh wkwkkw isinya pan sama


Langit pernah bercerita tentang kopi dan wedang teh
katanya teh adalah minuman menjelang subuh
sedangkan kopi adalah hiasan dunia yang akan memabukkan untuk sementara waktu
sampai daya tahan tubuh kehilangan akal
kemudian melupakan rasa lain
dan hanya ingin satu aroma saja

Kopi! Ya kopiku ... Jangan kau habiskan waktu dengan menggodaku duhai wedang teh!

Sebab hatiku hanya untuk bijibiji hitam yang paling mempesona

Wkkwkw emoticon-Stick Out Tongue
Lihat 1 balasan
Quote:


Kini jalan kita telah berseberangan
Mana yang mampu memberi batas antara hitam dan putih?
Kau telah memilih pahit
Sedang aku memilih sang manis
Namun bayang batas itu semu
Sedang jingga dan nila langit pun membaur pada batas hari itu

Kembali pada kau dan aku
Buaian meja telah menunggu kita dipangkuannya
Untuk kembali memanggil kita bercengkerama

Hilang adalah kembalinya ada pada ketiadaan
Lihatlah bagai waktu yang menyemai tanaman untuk berbunga
Pada akhirnya pun waktu membuat bunga² itu berguguran di terpa angin takdir
Yang mengisi hamparan ruang
Yang kau dan aku disana tak ingin akhir bincang kita berlalu

Aku tak peduli pada kopimu
Yang tak sedikit menggoda lidahku aku menyeruputnya
Namun tersadar aku akan asam kopimu menjadi racun bagi lambungku yang malang

Di sela kita mengukir rasa satu sama lain pada kekasih kita
Kau dengan kopimu
Aku dengan wedang tehku
Kunikmati saja wedang teh ini
Yang jaminan kenikmatannya melampaui langit senja dan kopimu
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh penyair.kembara
Quote:


Hum
jangan lagi berdebat rasa
kopi itu utuh milikku
jangan bawa ampasnya
cukup biarkan mengendap dalam cangkir
lalu mengering
bersama matahari yang benar-benar panas
memboyong rindu
lalu menciptakan lagi wedang baru
dengan ramainya cerita
dari bibir masing-masing pemimpi gorengan
yang lama menantikan penawaran atas rasa

emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Quote:


Emang yang lama kemana kak? Digadaikan atau dijual...? Atau jangan-jangan ....emoticon-Stick Out Tongue

Just welcome back home
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Ini adalah cerita sang putri yang tak mampu menerima cinta dari sang putra mahkota dari negeri sebelah

Aku adalah kekasihnya yang malang
Yang semakin mencintainya akan jua membuatku semakin terluka

Sial memang
Kau kembali menuai luka pada sang kekasih yang tak terbalas cintanya
Memberi ingatan pada sang pemuja rahasia ini

Wahai kopi sang pangeranku
Biar kukatakan:
Tak mampu bibirku ini mengecup pahit asammu
Hanya mampu mencumbui aromamu yang memikat setiap orang untuk menginginkannya
Namun maafkan aku
Tak mampu kuterima pinanganmu itu
Karena sang lambung mahligai tempat kita menuai kasih kelak
Kabarnya masih belum membaik
Ia masih menyimpan luka akan kehadiranmu yang tiba2 waktu itu
Biar waktu yang membuat luka berlalu
Jika telah waktunya
Kita akan bersama
Dan memulai lembaran baru pada kisah kita
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh penyair.kembara
Quote:


Aku terluka oleh kerahasiaan yang begitu terjaga dengan manisnya
mengikat jiwa dan raga akan pesona paling mujarab

Ah rasa...aku rindu! Datanglah .....
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Quote:


Email-nya kaga hidup emangnya? Kalo masih hidup pan masih bisa dibuka. Tinggal klik lupa password aja kok ...sayang ....emoticon-Stick Out Tongue jiahahahhahahah
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


kini kita bagai seorang anak kecil
berdebat akan rasa yang hanya dipahami oleh kita masing-masing
rasa tak pernah sama
begitupun aroma rindunya

di meja kopian ini
yang hanya membatas kau dan aku untuk membalas kata
kau disana dengan kopimu
aku disini dengan wedang tehku
satu sama lain kita bagai pemabuk bercerita tentang minumannya

mungkin hanya gorengan
yang melepas segala ketegangan di atas meja itu
namun kini kita kembali berseteru tanpa kata
...
pisang goreng itu menyisa satu
kau atau aku? yang boleh menyentuhnya
waktu terus bergerak menuju sore
menggerakkan matahari untuk berlabuh di pangkuan malam
masih juga belum tersentuh
pisang goreng itu
lidah kita masih bersitegang dalam diam
dan ia yang malang telah hilang kehangatannya
namun obrolan kita membuat tanganku hilang arah dan tersesat
...
PISANG GORENG ITU LENYAP!
siapa yang mampu menghakimi tangan jahat itu?
kau yang menggantungkanku dalam pilihan?
atau aku yang gegabah mengambil keputusan?
namun pisang goreng itu telah tiada
kau menyesal dengan segurat luka yang nampak di senyum tak mengenakan itu
aku pun jua menyesal dengan tawa yang tak kau indahkan

emoticon-Malu (S)




profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Quote:


rahasia akan rindu itu
kau tau?
memberi keintiman jiwa yang haus akan manisnya suatu hubungan
yang mana aku dan dia dulu pernah satu
namun tak langgeng untuk bersatu
tapi aromanya tak pernah berubah
kerap menggoda kala waktu mempertemukanku kembali dengannya

emoticon-Embarrassment


profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Quote:


Ya sudahlah kalau begitu wkwkkwwk emang yg lama namanya apa..kalau boleh tauk kak wkkw ?
Quote:


Aku ingin bernyanyi
Walau sejenak saja
Demi langit dan bumi
Atas rindu
Dan penantian yang terlampau sia-sia
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi
Quote:


Wkwkwk


Ada santun di antara kata
Ada kopi dan gorengan
Juga ada kehilangan
Maka dengan demikian
Biarkan aku menghilang dari sosok pandanganmu
Agar tidak ada lagi kita
profile-picture
penyair.kembara memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di