CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ratusan Ojol Nekat Jemput dan Makamkan Jenazah Rekannya yang PDP, RS: Enggak Masalah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ede38e1a2d19550dc4d6710/ratusan-ojol-nekat-jemput-dan-makamkan-jenazah-rekannya-yang-pdp-rs-enggak-masalah

Ratusan Ojol Nekat Jemput dan Makamkan Jenazah Rekannya yang PDP, RS: Enggak Masalah

Ratusan Ojol Nekat Jemput dan Makamkan Jenazah Rekannya yang PDP, RS: Enggak Masalah
Ratusan driver ojek online mendatangi kamar mayat RSUD dr. Soetomo untuk menjemput jenazah DAW yang meninggal akibat kecelakaan dan belakangan ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), Minggu (7/6/2020) malam. Jenazah DAW tersebut akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara normal tanpa menerapkan protokol Covid-19.

KOMPAS.com - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya batal memakamkan jenazah pasien dalam pengawasan ( PDP) dengan prosedur penanganan Covid-19.

Hal itu dikarenakan jenazah telah dijemput paksa oleh pihak keluarga bersama ratusan pengemudi ojek online yang merupakan rekan seprofesi korban.

Bahkan, jenazah tersebut saat ini telah dimakamkan secara mandiri oleh pihak keluarga di Jalan Dukuh Kupang Barat, Surabaya pada Minggu (7/6/2020).

Saat dikonfirmasi, Humas RSUD dr Soetomo Pesta Parulian Edward membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, pasien yang meninggal itu sebelumnya masuk rumah sakit akibat kecelakaan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban masuk kategori PDP.

Karena itu, sesuai prosedur seharusnya prosesi pemakaman dilakukan dengan standar penanganan Covid-19.

"Kan dia PDP, memang seharusnya protokol Covid-19," kata Pesta.

Terkait adanya pihak yang mempersoalkan status PDP yang dilakukan oleh tim medis, pihaknya enggan berkomentar.

Bahkan, Pesta juga tidak mempersoalkan sikap pihak keluarga dan rekan ojol yang melakukan jemput paksa serta memakamkan jenazah tersebut tanpa menerapkan protokol kesehatan.

"Enggak masalah, yang penting dari kami sudah sesuai prosedur," kata Pesta.

Sementara itu, salah satu rekan korban Suroso menjelaskan, para rekan ojol memprotes hasil diagnosa dari rumah sakit yang menetapkan korban sebagai PDP.

Karena itu, mereka tidak terima jika pemakaman yang dilakukan sesuai protokol Covid-19.

Sebab, korban tersebut meninggal bukan karena corona, melainkan akibat dari kecelakaan saat dijambret orang ketika hendak mengantarkan pesanan.

"Saat itu Mbak DAW (korban) mengantarkan makanan pelanggannya, dia lalu dikiting (diikuti) orang. Kemudian di perempatan Darmo Harapan (Sukomanunggal) disamperin itu lalu jatuh dan luka-luka," kata Suroso saat dihubungi, Senin (8/6/2020).

Akibat luka yang diderita, korban tak sadarkan diri dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit agar mendapat perawatan.

Namun setelah empat hari dilakukan perawatan, kondisi korban diketahui memburuk dan akhirnya meninggal dunia.

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pein666 dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Bonek wani!!!
profile-picture
entop memberi reputasi
Ojol seharusnya daftar ke kemenkumham, jadi ormas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
solidaritas ojol mirip mapala..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 3 lainnya memberi reputasi
Surabaya santuuuy..
RS nya santuuuy. Warganya santuuuy. Pemerintah santuuuy. Wkwkak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Nevareth dan 7 lainnya memberi reputasi
tak pikir bajul tibakno ojol
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan entop memberi reputasi
Serius gak masalah? Ntar kalo positif bukannya nambahin kerjaan RS juga? emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan entop memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Olmas ijo ini lagi.
emoticon-sudahkuduga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Nevareth dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Surabaya lagi. Parah memang.

Dari Pemkot Surabaya nggak ngasih himbauan apa2 ya sebelumnya?

Beberapa oknum warga terutama para ojol Surabaya kok sampai jadi barbar begini?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 5 lainnya memberi reputasi
Jatim lgemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Dari ormas ntar jadi partaik, cem ormasnya si brewok doeloe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 4 lainnya memberi reputasi
DAW yang meninggal akibat kecelakaan dan belakangan ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP),


kirain bener krna korona. ternyata krna kecelakaan

maksain bener harus krna korona
profile-picture
profile-picture
entop dan roninthirst memberi reputasi
Diubah oleh frimen
Lihat 1 balasan
Udah tahu PDP malah nyari penyakit. emoticon-Turut Berduka

Solidaritas yg tidak pada tempatnya.

---
Minta bata dong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xandernathaniel dan 6 lainnya memberi reputasi
mulai nakal nih mentang" punya masaemoticon-Leh Uga
profile-picture
entop memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Never underestimate the power of stupid people.. especially in large group..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xandernathaniel dan 4 lainnya memberi reputasi
Hati2 naik ojol ini. Tau2 pdp atau odp emoticon-Big Grin
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Solidaritas nda pada tempatnya emoticon-Cape deeehh
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Smga aja tdak ada hal2 yg bruk.biar kndisi nrmal.klau smpai mrka trkena,bsa2 mnybar dngan luas coronanya.
Ambil aja ambiiil.. emoticon-Smilie
Gembok dulu om..
.
.
.
.
Ojol lagi ojol lagi, bosan ah..
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di