CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Suasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eddab75f4d6953ecc148aa0/suasana-kepadatan-di-gerbong-krl-depok-jatinegara-sulit-physical-distancing

Suasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing

Suasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing

Masa PSBB transisi tahap pertama sudah dimulai. Meski masih ada pembatasan di sana-sini, tapi sepertinya orang-orang kembali beraktivitas seperti biasa. Contohnya bisa dilihat suasana di KRL commuter line.

Pagi ini, Max (45), warga Depok, Jawa Barat, kembali menjalani rutinitas ngantor. Pukul 06.37 WIB, Senin (8/6), dia naik KRL dari Stasiun Depok Baru tujuan Jatinegara.
"Masuk ke stasiun diperiksa suhu tubuh sama petugas," ungkap Max.

Selesai pemeriksaan suhu tubuh, Max bergegas masuk k dalam stasiun dan menunggu kereta di peron.

"Kereta datang dari arah Bogor, saya naik dan di dalam padat," beber dia.

Max menyebut, semua penumpang wajib bermasker di atas hidung. Penumpang yang bandel tak pakai masker langsung ditegur petugas. Termasuk yang menurunkan masker di bawah hidung.

"Petugasnya keliling, penumpang yang menurunkan masker kena tegur," jawab dia.

Tapi diakui Max, untuk melakukan physical distancing sulit. Di dalam gerbong dia hanya sebisa mungkin tidak melakukan kontak.

Suasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing

"Padat ini, sulit buat jaga jarak. Ya semua orang butuh pergi ke kantor. Mau gimana lagi," tutur dia.

Max hanya bisa berharap, semua penumpang di dalam gerbong sehat, tak ada yang sakit.
"Kita sudah berikhtiar, tinggal berdoa, semoga aman-aman, sehat-sehat," tutup dia.

sumber

************
Welcome new normal, RS pada siap ga nih nampung kalo² sampe kejadian ada kluster KRL!?




profile-picture
profile-picture
putrateratai.7 dan nona212 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Time bombemoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan hhendryz memberi reputasi
ga apa2 lanjutkan

hidup mati di tangan tuhan. pake wudu jg bisa. atau doa kunut boleh jg
Yang tertib dan kuat yang bertahan
wah bilang bos dulu ah..
lom bisa wfo nih
duar duar emoticon-Ngacir
profile-picture
Lt.Evans memberi reputasi
terserah dah
hayo bertamu ke istana
Cluster baru emoticon-Wakaka
Yang kereta awal sih pasti agak mending cuma tiap stasiun berikut keisi terus. Jaga jarak pasti ga bisa

Jepang yang teratur saja kalo jam sibuk bejubel, kalo new normal mereka blm tau sih
Solusinya kereta nya dibikin ruang ruang VIP biar satu orang berada di satu ruang.
Pelaksanaan herd immunity. emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
gak kreatif!!

di plastikin lah tiap penumpangnya,atw gak di kasih sekat gtu..

payah lah..
mantap, puncak wave 1 masih jauh paman. Jangan ngarep semuanya bakal kelar akhir tahun ini.
Jaga kesehatan masing aja lah. Kalo imun lemah, ya wasalam
Klu kata anu takdir ganemoticon-NgakakSuasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing
Jualan nasi kucing depan statsiun boleh juga nih..
profile-picture
profile-picture
maspimang dan rizaldi.sarpin memberi reputasi
Investor bisa2 kena corona semua nih kayaknya.
kemarin motret akad nikah dan sama sekali tidak ada sosial distancing.
ditambah lagi MC acara, orang yang dituakan disitu. dengan enteng dia bilang lepas dulu maskernya biar kelihatan wajah saat difoto. lalu dia mempertanyakan haruskah pakai sarung tangan yang mempelai pria. emoticon-No Hope

di tempat lain ane diprotes karena memotret mempelai masih menggunakan masker, padahal ane baru mulai 1 pose doang.

emoticon-No Hope emoticon-Turut Berduka

Suasana Kepadatan di Gerbong KRL Depok-Jatinegara, Sulit Physical Distancing
habis itu mampir ke puskesmas atau ke RS ya
Semoga sukses kepada tim beta tester emoticon-Nyepi
Ane tunggu hasilnya sebulan lagi emoticon-Shakehand2
profile-picture
akubebe memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di