CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rupiah Tembus di Bawah Rp 14.000, Yunarto Wijaya Sindir 3 Sosok Ini: Kok DiemDiemAja?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edc690482d495503215011f/rupiah-tembus-di-bawah-rp-14000-yunarto-wijaya-sindir-3-sosok-ini-kok-diemdiemaja

Rupiah Tembus di Bawah Rp 14.000, Yunarto Wijaya Sindir 3 Sosok Ini: Kok DiemDiemAja?

Home » News » Nasional



Jumat, 5 Juni 2020 19:01

Tribunnews

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengungkapkan alasan dirinya meladeni orang yang ajak taruhan di media sosial Twitter. 

Menanggapi hal itu, Yunarto Wijaya pun menulis cuitan di akun Twitternya.

Ia mempertanyakan dua sosok yang sering berkomentar jika rupiah sedang melemah.

• New Normal dan Pelonggaran PSBB Bakal Picu Pasar Saham Menguat

• Cerita Yunarto Wijaya Alami Kecelakaan Hingga Jadi Target Pembunuhan: Tiba-tiba Dihajar

Namun saat rupiah menguat seperti ini, keduanya justru tidak muncul.

Yunarto Wijaya mengungkapkan alasan dirinya meladeni orang yang ajak taruhan di media sosial Twitter. 

"Ayah naen sama pak rektor dollar dah dibawah 14 rb kok diem2 aja?

Biasanya lsg jadi ahli forex kalo dollar diatas 15 rb?," tulis Yunarto Wijaya.

Namun ia tak menyebutkan secara jelas siapa sosok Ayah Naen dan Pak Rektor dollar yang ia maksud.

Namun beberapa netizen sudah paham siapa sosok yang dimaksud adalah Tengku Zulkarnain, Rizal Ramli dan Rektor Ibnu Chadrun yaitu Husni Umar.

• Pekan Depan, Rupiah Diprediksi Menuju Level Rp13.600

• Deretan Fakta Sidang Pembunuhan Suami & Anak Tiri, Cari Dukun Santet, Aulia Terancam Hukuman Mati

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyambut gembira dengan pergerakan nilai tukar rupiah yang saat ini sudah tembus di bawah level Rp 14.000.

"Alhamdulillah dengan rahmat Allah SWT bagi ekonomi Indonesia, siang ini rupiah sudah tembus di bawah Rp 14.000," kata Perry dalam video teleconference di Jakarta,  Jumat (5/6/2020).

Dia juga mengaku optimistis, penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS akan terus terjadi,  karena Perry menilai rupiah masih undervalued.

"Itu menunjukkan penguatan sejalan pandangan kami bahwa nilai tukar rupiah untuk hari ini kami pandang undervalue sehingga ke depan berpotensi menguat," kata Perry.

Mengutip data Bloomberg nilai tukar rupiah hari ini pada pukul 12.26 WIB bergerak menguat terhadap dolar AS di Rp 13.885 atau naik 210,00 poin (1,49

"Bid over Rp 13.855 dan over Rp 13.960," kata Perry.

Lebih lanjut Perry mengatakan bahwa faktor yang membuat rupiah terus menguat karena rendahnya laju inflasi dan defisit transaksi berjalan.

Data Badan Pusat Statistik mengungkap, inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,07 persen (month to month/mtm) dan 2,19 persen (year on year/yoy).

Tingkat inflasi lebih rendah dibanding pola historisnya.

Kemudian, penguatan juga ditopang oleh perbedaan suku bunga luar negeri dengan di dalam negeri (Interest rate differential) sehingga memicu minat para investor.

"Interest rate differential SBN 10 tahun di Indonesia itu 7,06 persen, sedangkan US treasury 0,8 persen. Berarti ada perbedaan suku bunga 6,2 persen. Ini menunjukkan imbal hasil aset keuangan SBN masih tinggi," papar Perry.

Di sisi lain, penguatan rupiah ditopang dari menurunnya indikator premi risiko/premi credit default swap (CDS) di level 126, setelah sebelumnya berada di level 245.

"Tapi, kalau dibandingkan dengan tingkat sebelum Covid-19, itu masih tinggi. Karena sebelum Covid-19 ada di level 66-68. Insya Allah premi risiko pasca Covid-19 akan lebih rendah dari 126 dan mendukung penguatan nilai tukar," pungkas Perry.

Halaman selanjutnya 

Nilai tukar rupiah diperkirakan bakal melanjutkan reli ke level Rp13.600 pada pekan kedua di Juni 2020 atau pekan depan.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan mata uang garuda bakal menguji level resistance Rp13.600. Berdasarkan data Bank Indonesia, terakhir kali rupiah menyentuh level itu pada 14 Januari 2020 yakni Rp13.654.

Bila rupiah bergerak ke level tersebut, mata uang garuda kembali ke level sebelum terjadi pandemi virus corona (Covid-19).

“Dalam penutupan pasar Jumat, rupiah ditutup menguat 217 point ke level Rp13.877. [Menurut saya] dalam perdagangan Senin rupiah masih akan menguat kemungkinan mendekati Rp13.600,” katanya kepada Bisnis, Sabtu (6/6/2020).

Menurutnya salah satu faktor penguatan ditopang oleh strategi bauran ekonomi yang diberlakukan Bank Indonesia dan penerapan kenormalan baru oleh pemerintah pusat.

Disamping itu, suku bunga obligasi yang tinggi menjadi magnet tersendiri bagi pelaku pasar sehingga arus modal asing masuk dengan deras.

Sebagai informasi mata uang garuda telah menguat 15,45 persen dari level Rp16.413 sejak kuartal II/2020 bergulir. Pakar strategi valuta asing di Malayan Banking Bhd. Yanxi Tan mengatakan penguatan itu ditopang oleh obligasi yang diterbitkan pemerintah.

“Ekspektasi suku bunga lebih rendah yang bertahan lebih lama di seluruh dunia telah meningkatkan daya tarik obligasi Indonesia,” ujar pakar strategi valuta asing di Malayan Banking Bhd. Yanxi Tan, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (5/6/2020).

Bloomberg melansir investor asing telah membeli US$973,2 juta obligasi yang diterbitkan pada kuartal II/2020. Jumlah itu belum termasuk obligasi yang dijual sebanyak US$8,61 miliar pada kuartal I/2020.

Mitul Kotecha, Senior Emerging Market Strategist mengatakan pasar tengah mengabaikan kemungkinan masalah fiscal atau pertumbuhan yang tidak sesuai target. Pasalnya, otoritas tengah mendorong penguatan rupiah.

https://www.google.com/amp/s/m.bisni...-level-rp13600
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 7 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kalo rupiah bagus diem, kalo turun langsung dicaci. Gak ada yg bener emang kalo udah gak suka sama orang emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Nanti bulan September meroket jadi 10.000
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
Alhamdulilah
Semoga ekonomi kita ngga terpuruk gara2 corona
Tp msh ga setuju soal tapera
Gaji dipotong maneh wasuuu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
naik turun mah biasa..
tapi trendnya ya pasti naik, kan inflasi..
yang penting jangan bergejolak jauh banget gak jelas.. orang butuh asumsi nilai tukar untuk bisnis..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 4 lainnya memberi reputasi
Dah 13rb? Tar juga naik lagi. Lgi pada ngerem buat shopping aja emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 4 lainnya memberi reputasi
tapi kagak karena terimbas rusuh di mamarika yaaaemoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 5 lainnya memberi reputasi
Halah ini pas turun aja..ntar kalo pas naik lagi elu pura2 begok. Ga usah berisiklah..org pondasi ekonomi indonesia emang belum kuat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 2 lainnya memberi reputasi
bntar juga naik lagi..

bukan rupiah yg menguat..
dollarnya yg anjlok karna corona n demo berjilid2 di amerika sono

coba cek terhadap mata uang lain dulu
kalau turun juga brarti rupiah emang menguat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh leonard21
lahhh... dollar turun kan gara2 amerika lagi rusuh...jadinya kepercayaan thd dollar menurun bukan gegara kinerja ekonomi indo yg menguat..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 2 lainnya memberi reputasi
nilai riil Rp ada di angka sekitar Rp 14100 per 1 USD. jadi mau menguat atau melemah karena sentimen pasar atau spekulan, ujung2nya bakal balik lagi. ini sama dengan di 1998 yang waktu itu USD sempat Rp 15000 per 1 USD, lalu menguat ke Rp 7 ribuan per 1 USD, nilai riilnya saat itu. ini bukan karena kehebatan siapapun termasuk presidennya (yang sering dipuja2 nasbung), mau presidennya pelawak atau tukang becak pun akan terjadi hal yang sama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh billyns
Lihat 1 balasan
Rektor Ibnu Chadrun??
Typo terniat.
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 4 lainnya memberi reputasi
Alhamdulillah, rupiah menguat. emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 2 lainnya memberi reputasi
Jgn senang dulu.. emoticon-Embarrassment

sbnrnya RUPIAH MENGUAT,,,??, ini karana disebabkan AMERIKA LAGI KRISIS.. emoticon-Embarrassment


bukan karna EKONOMI KITA LAGI BAGUS²NYA,,, emoticon-Embarrassment


Ya.. lihat saja nnti,, jika AMERIKA PULIH..??? jangan kaget nnti,, (kalau kelak) $1 = rp.18.000 emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Naik turun mah biasa, asumsi APBN juga kalo ga salah 1 USD itu 14.900 Rupiah, masih wajar-wajar aja mah, lagian mata uang kita kan sangat fluktuatif.

Kalo dari 13.900 jadi 20.000 itu baru deh berbahaya.
profile-picture
profile-picture
entop dan pak.rudiantara memberi reputasi
kelen2 bacot smua
dollar under 14k jg pada seneng



kecuali yg biasa main valas 🤔🤔🤔
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
batal naik haji, otomatis kebutuhan dollar menurun ditambah amerika lagi kisruh...wajar saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi


Quote:


Bayangkan kalau sepuluh tahun nggak ada haji, berapa devisa yg bisa kita hemat dan dollar auto Rp 10.000
emoticon-Cool



#pasti kadrun ngamuk sama aneemoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
setuju gan, bagusnya program itu ditiadakan, buang-buang devisa aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 2 lainnya memberi reputasi
Sebenernya yg penting mah nilai tukarnya stabil sih.
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan entop memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di