CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
6 Juni : Penambahan Pasien Positif Covid-19 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edc254d68cc9515a407bdce/6-juni--penambahan-pasien-positif-covid-19-cetak-rekor-tertinggi-sepanjang-pandemi

6 Juni : Penambahan Pasien Positif Covid-19 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi

6 Juni : Penambahan Pasien Positif Covid-19 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi



JAKARTA - Update 6 Juni menyatakan bahwa penambahan pasien positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) mencetak rekor tertinggi sepanjang pandemi dengan 993 orang.

Catatan itu menjadi terbanyak dengan menggeser temuan pada 21 Mei 2020. Kala itu, penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 973 orang.

Atas penambahan itu, total kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 30.514 hingga data Sabtu pukul 12.00 WIB.

"Kasus konfirmasi COVID-19 yang positif sebanyak 993 orang. Sehingga totalnya menjadi 30.514 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Sabtu.

Mengacu data COVID-19 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), penambahan pasien positif COVID-19 tersebar di 29 provinsi.

Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak ditemukan penambahan pasien positif COVID-19 dengan 286 orang.

"Kalau dilihat lebih detail lagi, kenaikan tertinggi kami dapatkan dari pemeriksan di Jawa Timur, sebanyak 286 kasus," kata Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto.

Selain Jawa Timur, penambahan pasien positif COVID-19 juga banyak ditemukan di DKI Jakarta (104 orang), Papua (87 orang), Sulawesi Utara (79 orang), dan Sumatra Utara (68 orang).

Sebagai catatan, data penambahan pasien positif COVID-19 hari ini merupakan hasil pemeriksaan terhadap 13.095 spesimen melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan molekuler.

"Hari ini kami sudah memeriksa 13.095 spesimen baik yang kami lakukan melalui real time PCR atau dengan molekuler. Total yang sudah kami periksa sampai dengan hari ini adalah 394.086 spesimen," beber dia.



SOURCE https://m.jpnn.com/amp/news/update-c...anjang-pandemi
profile-picture
profile-picture
nona212 dan MUF0REVER memberi reputasi
Diubah oleh SenaP99
Halaman 1 dari 2
Yang warganya yo pengku

Pemerintahnya yo koplo

Ws klop
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan 4 lainnya memberi reputasi
siap2 nyu normald
aja bodo amad
profile-picture
SenaP99 memberi reputasi
new normal emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imogenist dan 2 lainnya memberi reputasi
5-14 hari masa inkubasi.
beberapa hari nunggu hasil test swab.

Jadi kira-kira, kena virusnya pas 14 hari yang lalu.

Bentar.... lihat kalender dulu, 14 hari yang lalu hari apa ya?

Hmmm....
profile-picture
profile-picture
bryan_takez dan farhan.faf memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Tempo hari cebbi di Kaskus ada yang komen gini : Bagus donk kalo nambah, itu artinya yang terdeteksi makin banyak emoticon-Wakaka
(Hayuuuk tuh yang ngerasa komen gitu siapa?) emoticon-Malu

Pingin ketawa tapi takut dosa emoticon-Wakaka

Justru itu malah jelek, bukan bagus.
Pemerintah Pusat telah menggelontorkan dana yang besar untuk Pelaksanaan PSBB, tapi nyatanya PSBB tidak berhasil, masih banyak yang kena.

Mau PSBB atau LockDown intinya sama saja, Ekonomi akan tetap lumpuh (Negara pasti akan rugi, kerugian tidak bisa terhindar).
Tapi kalo Yang Mulia Pilih opsinya LockDown, pasti jumlah korban bisa ditekan dan lebih minim.

Nah sekarang Pemerintah Pusat sudah sadar bahwa PSBB itu ngga guna dan cuma menghambur-hamburkan Anggaran saja (duitnya juga sudah habis), akhirnya disudahilah PSBB dan Welcome New Normal emoticon-Wakaka emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
antimomod19 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 21 balasan
ada yang bilang, pokoknya bulan mei kurvanya harus turun...

dengan cara apapun...




now bulan juni...

emoticon-Leh Uga
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Harus lebih banyak yang dites. Datangi ke rumah-rumah. Pasti hasilnya lebih banyak lagi.
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan SenaP99 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Kebeneran aja memang yang ditest udah banyak pasti %tase yang kena naik juga.

Hiv yang teknik penyebarannya tertentu saja pengidap nambah terus tiap tahun apalagi yang cuma sekedar berdekatan bisa terpapar.

Yang memilukan itu udah tau negara banyak hutang sampe defisit, itu pejabat atas sampe kroco kerjaan cuma bisa buang2 anggaran. Gerakan hidup hemat apa cuma buat warga biasa saja huhuhu
Pokoknya senin semua mulai kerja ya, jangan malas malasan.
jangan kagetan kalo new normal banyak kasus baru, yg elu elukan new normal semoga pantatnya ga kedat kedut karena was was diluar bahaya emoticon-Cool
Diubah oleh kazuraba
Akhirnya rekor terpecahkan lagi...emoticon-Matabelo
Lihat 1 balasan
gak warga gak pemerintah dodol termasuk ane....
Hidup PSBB yg gak jalan emoticon-Big Grin

Ulamanya juga sama aja
semoga ahok segera menjadi menkes, ini menkes butuh sosok AHOK

emoticon-Cool
Quote:


Kalau ane masih disuruh kerja di rumah sama owner perusahaan ane sampai tahun depan. Tapi kalau vaksin covid belum ditemukan ya mungkin diperpanjang lagi.

Owner perusahaan ane baik (warga negara British), peduli sama kesehatan pegawainya. Kerjanya santai, gajinya gede. emoticon-Big Grin

Yang mau herd immunity di luar silakan, ane nggak ikutan. :P
Diubah oleh kampret.strez
Lihat 1 balasan
senin naik lagiemoticon-thumbsup
Mantap +62...
Hasil lebaran kemarin.
Kalau new normal baru keliatan 2 minggu lagi.
Gw liat jumlah yg dites per hari rata2 ga berubah, masih di bawah 10rb. Jadi bukan gara2 yg dites tambah banyak.
Lihat 1 balasan
Semuanya karna euphoria menjelang lebaran dan mudik

Selamat menikmati emoticon-shakehand
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di