CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Berbagai bencana sering terjadi, apa Kehendak Tuhan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edb5e79b8408874a615d74d/berbagai-bencana-sering-terjadi-apa-kehendak-tuhan

Berbagai bencana sering terjadi, apa Kehendak Tuhan?

Berbagai bencana sering terjadi, apa Kehendak Tuhan? Bagaimana kita bisa mendapatkan perlindungan dalam bencana? Silakan baca artikel ini untuk memahaminya.

Saat ini, bencana seperti gempa bumi, banjir, bencana belalang, kebakaran, wabah, kelaparan, dll... terus menerus menyebar, dan ruang lingkup penyebaran semakin luas, khususnya virus korona baru-baru …

Saat ini, bencana seperti gempa bumi, banjir, bencana belalang, kebakaran, wabah, kelaparan, dll… terus menerus menyebar, dan ruang lingkup penyebaran semakin luas, khususnya virus korona baru-baru ini telah menyebar luas ke semua negara di dunia, dan banyak orang telah tewas dalam bencana tersebut. Dalam menghadapi bencana yang sering terjadi, orang-orang kepanikan, ketakutan, dan kewalahan, sehingga mereka hanya dapat memanggil Tuhan tanpa henti untuk mendapatkan perlindungan. Sebagai orang Kristen harus renungkan, Tuhan mengijinkan bencana datang, apakah kehendak-Nya adalah hanya membiarkan kita memanggil Tuhan dan meminta perlindungan dari Tuhan? Apa niat baik Tuhan? Bagaimana kita bisa dilindungi Tuhan dalam bencana? Hari ini kita akan membahas dan berkomunikasi bersama sehingga kita dapat memahami niat baik Tuhan dan menemukan cara untuk dilindungi oleh Tuhan.
Berbagai bencana sering terjadi, apa Kehendak Tuhan?
Renungan Orang Kristen: Apa yang Tuhan Peringatkan Melalui Bencana?
Sesungguhnya, Tuhan mengizinkan terjadinya bencana, dan itu adalah peringatan dan teguran Tuhan bagi kita, lalu apa peringatan-Nya untuk kita? Kita semua tahu, di dunia ini, umat manusia semakin jahat dan rusak, mereka semua hidup dalam makan, minum, dan berpesta, hidup dalam kenyamanan daging, manusia saling merampas dan bersaing demi keuntungan pribadi, penuh kebohongan dan kekerasan, manusia telah lama kehilangan martabat dan kepribadiannya, kehilangan hati nurani dan akal sehat, bahkan manusia sama sekali tidak mengakui keberadaan Tuhan, tidak banyak orang yang merindukan kebenaran, dan mengharapkan kemunculan terang sejati. Bahkan mereka yang percaya pada Tuhan mengikuti tren dunia untuk mengejar uang dan ketenaran, mereka serakah akan kenikmatan daging, mereka semua hidup dalam dosa dan sulit untuk dilepaskan. Kejahatan dan kerusakan umat manusia di dunia ini sama seperti di zaman Nuh .Tuhan Yesus pernah bernubuat : "Tetapi sama seperti pada zaman Nuh, begitu juga saat kedatangan Anak Manusia. " (Matius 24:37). Dari perkataan Tuhan Yesus, dapat diketahui bahwa ketika kejahatan dan kerusakan umat manusia pada akhir zaman sama seperti di zaman Nuh, Tuhan telah datang kembali. Tetapi kerusakan manusia terlalu mendalam, tidak ada seorang pun yang bisa secara aktif mencari Tuhan, mencari penampakan dan pekerjaan Tuhan, bahkan jika seseorang telah mendengar kabar bahwa Tuhan telah datang kembali, dia juga tidak mengambil inisiatif untuk mencari dan menyelidiki. Tuhan mengizinkan terjadinya bencana, tujuan-Nya adalah untuk memperingatkan kita, untuk membangunkan hati kita yang telah mati rasa, agar kita melihat dengan jelas bahwa nubuat tentang kembalinya kedatangan Tuhan telah digenapi, dan Tuhan memang telah datang kembali. Kita harus segera mencari dan menyelidiki penampakan Tuhan, karena jika kita belum memyambut kedatangan Tuhan sebelum bencana, kita akan dihukum dan jatuh dalam bencana.
Renungan Orang Kristen: Bagaimana Menyambut Kembalinya Tuhan Yesus
Tuhan Yesus juga telah mengatakan kepada kita: “Dan di saat tengah malam ada suara seruan terdengar, Lihatlah, Mempelai laki-laki itu datang; keluarlah dan jumpai Dia” (Matius 25:6). “Siapa yang mencari akan mendapat, siapa yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan." (Matius 7: 8). Ini berarti ada orang yang akan mengabarkan dan menyaksikan tentang kembalinya Tuhan, ketika kita mendengar seseorang berteriak “mempelai laki-laki itu datang”, kita harus proaktif untuk mencari dan menyelidiki; hanya dengan demikian, kita dapat menyambut kembalinya Tuhan. Sekarang, di seluruh dunia hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, yang telah memberikan kesaksian bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali, Dia mengungkapkan kebenaran untuk melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, dan ini telah menggenapi nubuat Tuhan Yesus: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:48). "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan" (1 Petrus 4:17). Tuhan Yang MahaKuasa telah melakukan tahap pekerjaan penghakiman dan hajaran atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, karena kita percaya kepada Tuhan dan Tuhan telah mengampuni dosa kita, tetapi sifat berdosa kita tetap masih ada, seperti kesombongan dan keangkuhan, tipu daya dan kebengkokan, keegoisan dan tercela, keserakahan dan kejahatan, dll. Sifat-sifat dosa ini adalah akar penyebab yang mengakibatkan orang-orang sering melakukan dosa. Karena itu, pada akhir zaman Tuhan Yesus akan datang kembali untuk melakukan pekerjaan penghakiman, melakukan pekerjaan untuk mentahirkan manusia, dan dengan sepenuhnya menyelesaikan sifat dosa umat manusia, menyelamatkan umat manusia dari pengaruh Iblis, membebaskan manusia dari bencana, dan membawa manusia masuk ke dalam Kerajaan Tuhan. Seperti yang dikatakan Tuhan Yang Mahakuasa : “Yesus melakukan banyak pekerjaan di antara manusia, Ia hanya menyelesaikan penebusan seluruh umat manusia dan menjadi korban penghapus dosa manusia, tetapi tidak melepaskan manusia dari wataknya yang rusak. Menyelamatkan manusia sepenuhnya dari pengaruh Iblis tidak hanya membuat Yesus harus menanggung dosa manusia sebagai korban penghapus dosa, tetapi juga membuat Tuhan wajib melakukan pekerjaan yang lebih besar untuk melepaskan manusia dari wataknya yang telah dirusak Iblis. Jadi, setelah dosa manusia diampuni, Tuhan kembali menjadi daging untuk memimpin manusia memasuki zaman yang baru. Tuhan memulai melakukan hajaran dan penghakiman, dan pekerjaan ini telah membawa manusia ke dalam alam yang lebih tinggi. Semua orang yang tunduk di bawah kekuasaan-Nya akan menikmati kebenaran yang lebih tinggi dan menerima berkat yang lebih besar. Mereka benar-benar hidup dalam terang dan akan mendapatkan kebenaran, jalan, dan hidup.
Dalam menghadapi Injil Kerajaan surga, berapa banyak orang yang secara aktif untuk mencari dan menyelidiki jalan yang benar? Banyak orang yang bersikap acuh tak acuh, tetap bertindak dengan cara yang salah, dan sama sekali tidak berusaha memcari manifestasi dan karya Tuhan, dan tidak berfokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut kedatangan Tuhan. Apa masalahnya? Ini menunjukkan bahwa manusia tidak menyukai kebenaran, kita hanya ingin diangkat ke surga dan memperoleh berkat, dan kita tidak ingin mengalami penghakiman dan hajaran. Tetapi kita penuh dengan berbagai jenis watak Iblis yang rusak di dalam kita, bagaimana mungkin kita bisa mencapai kesucian tanpa mengalami pekerjaan penghakiman dan penyucian Tuhan pada akhir zaman? Orang-orang masih hidup dalam dosa, sehingga akan melawan Tuhan dan memberontak terhadap Tuhan kapan saja dan di mana saja, malah beberapa orang berusaha sekuat tenaga untuk mengutuk dan menolak manifestasi dan pekerjaan Tuhan. Dapatkah orang seperti itu lolos dari bencana besar? 

profile-picture
profile-picture
profile-picture
darusmannikita dan 4 lainnya memberi reputasi
Terus kalau bukan kehendak Tuhan kehendak siapa, manusia, manusia itu kemauan, kalau kehendak itu Tuhan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di