CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Covid-19 Belum Usai, WHO Umumkan Munculnya Virus Ebola di Kongo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ed6266565b24d163f6da110/covid-19-belum-usai-who-umumkan-munculnya-virus-ebola-di-kongo

Covid-19 Belum Usai, WHO Umumkan Munculnya Virus Ebola di Kongo

Kabar buruk kembali datang dari saudara kita di Afrika. Wabah virus Ebola kembali merebak di Kongo. Berita selengkapnya di artikel ini.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!
 
Virus Ebola Kembali Merebak Di Kongo

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum reda, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengonfirmasi terjadinya gelombang wabah kedua virus Ebola yang mematikan di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada Senin (01/06) kemarin.

Dalam sebuah pengarahan di Jenewa Senin (01/06), Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan wabah baru ini terjadi dekat kota Mbandaka di provinsi Equateur.
Berdasarkan informasi yang tersedar di media nasional, ada lima orang, termasuk seorang gadis berusia 15 tahun, telah meninggal dunia akibat Ebola

Sementara itu, berbicara lewat radio setempat, Gubernur provinsi Bobo Boloko Bolumbu juga memastikan adanya empat korban meninggal dunia.

Melansir VOA Indonesia, Selasa (02/06) dia mengatakan sampel-sampel telah dikirim ke INRC, markas riset medis nasional di Kinshasa, untuk konfirmasi kedua.

Bobo Boloko juga mendesak warga untuk tetap tenang, menjaga kebersihan dan tidak bersalaman.

Covid-19 Belum Usai, WHO Umumkan Munculnya Virus Ebola di Kongo
 
Untuk diketahui Sobat Finansialku, pada tahun 2018, provinsi Equateur mengalami wabah Ebola yang menewaskan 33 orang sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Di tempat lain, DRC Timur telah berusaha memberantas wabah virus mematikan itu sejak 2018. Wabah Ebola telah menewaskan lebih dari 2.240 orang.
 
Awal Mula Ditemukan

Virus Ebola pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1976.

Kota Mbandaka dan daerah sekitarnya adalah tempat wabah Ebola ke-9 dari Republik Demokratik Kongo, yang terjadi dari Mei hingga Juli 2018.

“WHO telah bekerja selama dua tahun terakhir dengan otoritas kesehatan, CDC Afrika dan mitra lainnya untuk memperkuat kapasitas nasional dalam menanggapi wabah,” kata dr. Matshidiso Moeti, Direktur Regional WHO untuk Afrika sebagaimana dikutip dari Kompas.
Adapun jumlah kasus penderita virus corona atau Covid-19 hampir 3.200 telah dilaporkan di DRC, menurut Universitas Johns Hopkins, yang melacak perebakan Covid-19. 72 orang dilaporkan meninggal dunia.

Selain munculnya wabah Ebola, Kongo juga masih berjuang melawan penyakit lainnya yang dilaporkan adalah wabah campak yang sejak 2019 telah ada 369.520 kasus campak dan 6.779 kematian telah dilaporkan.
 
Mengenal Ebola dan Gejalanya

Virus Ebola merupakan salah satu penyakit yang ditakuti masyarakat dunia sebab dapat menyebabkan perdarahan yang luar biasa. Selain itu juga, virus Ebola memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi.

Perlu diketahui Sobat Finansialku, Virus Ebola sudah ada sebelum menginfeksi manusia.

Seiring dengan perkembangannya, virus tersebut menyebar karena pertumbuhan populasi, interaksi dengan hewan liar, dan penjelajahan ke dalam hutan-hutan.
Melansir SehatQ, selain manusia, virus Ebola dapat menginfeksi hewan, seperti gorila, simpanse, dan mamalia lainnya.

Kelelawar buah Afrika diduga sebagai salah satu kontributor dalam penyebaran virus Ebola.

Gejala infeksi virus Ebola dapat mulai terlihat dua sampai 21 hari setelah penderita terinfeksi.
Umumya, tanda-tanda dari infeksi virus Ebola mulai terlihat sekitar delapan sampai 10 hari setelah terpapar virus tersebut.

Sebetulnya gejala dari infeksi virus ini sekilas terlihat serupa dengan malaria atau flu. Namun, setelahnya gejala dari infeksi virus Ebola akan terlihat lebih jelas dan meliputi;

-Sakit kepala yang parah
-Kelelahan dan rasa lemas
-Demam
-Sakit perut
-Nyeri otot
-Pendarahan atau memar yang tidak bisa dijelaskan
-Muntah
-Diare

 
Berbeda dengan virus corona atau Covid-19, Ebola masih terkategorisasi sebagai wabah di Afrika, bukan pandemi yang menyebar ke seluruh dunia.

Meski begitu, negara seperti Rusia, Inggris, Italia, Amerika, Filipina, dan Spanyol tercatat pernah terserang kasus wabah Ebola.

Namun, kasus-kasus infeksi tersebut muncul karena kecelakaan laboratorium atau ketika seseorang kembali dari Afrika.
 
Covid-19 Belum Usai, WHO Umumkan Munculnya Virus Ebola di Kongo

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel diatas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

Spoiler for Sumber Referensi:

 

profile-picture
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Waktunya para pejabat pada sesumbar lagi. Nasi kucing. Jahe merah. Jamu godok.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldean1605 dan 2 lainnya memberi reputasi
siap2 prank dr pemerintah
profile-picture
rakusentai memberi reputasi
apa jadinya kalo virus covid 19 ketemu sma virus ebola dalam 1 tubuh?
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan ora.w4r45 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Kalau yang ini waspada tingkat 1..stop pengunjung dari Kongo dan sekitarnya..bisa langsung mati kalau Ebola..
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nambah lagi virusnya emoticon-Cape d...
4 Horse Rider of Apocalypse,

-Conquer
-War
-Famine
-Plague
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wy2312 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Jangan sampe menyebar ke mari emoticon-Takut
profile-picture
rinso.biroe memberi reputasi
Covid-19 Belum Usai, WHO Umumkan Munculnya Virus Ebola di Kongo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Sampai saat ini Kalo Virus Ebola masih muter-muter aja di Afrika, mungkin karakteristiknya beda dengan Covid-19.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kabarin lagi kalau udah mendunia
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Wan Abud ente jadiin presidennya sih...
profile-picture
rz.m memberi reputasi
Diubah oleh xrm
bener2 sadis nih virus ebola, gw nonton di vice kerasa mo muntah liat keadaan pasiennya emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
Gentayaumal dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Demam berdarah gak disinggung WHOemoticon-Bingung
emoticon-Nohopenohope
profile-picture
ushirota memberi reputasi
Kalo ebola lebih serem tuh daya bunuhnya. Semoga ga nyebar ke mana2 deh. Eh tapi bisa menular orang ke orang?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ngeri bingit nih taun, gempuran bencananya ga ngasih kendor ke manusia emoticon-Takutemoticon-Takut..
Lihat 1 balasan
klo di Plague.Inc, ebola itu terjadi klo kita ngabisin DNA points pada symptoms, tp lupa ngisi transmissions emoticon-Shakehand2

profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
lebih sadis ebola ni
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Yg membuat virus ini setingkat dibawah Covid 19 karna korbannya terlalu lemah dan keburu mati sebelum nyebarin kemana2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Afrika punya semuanya
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di