CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
Puisi 2: Bangkit
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ed5c6f7facb95366c7fec9e/puisi-2-bangkit

Kumpulan Puisiku Chatyto11

Puisi 2: Bangkit

Bangkit...
Bangkitlah....
Seruan itu berjuta kali menyapaku
Menyemangatiku

TanganMu terulur mencoba meraih...
menggenggam....
Jemariku yang lemah
Tak berdaya

Sorot mataku terasa kosong
Kenapa ada di titik ini
Titik terendahku
Siapakah Dia yang menyapaku
Kulitku tanganku berkali-kali ditusuk jarum
Berbotol-botol cairan obat masuk
Lewat selang infus

Sakit...
Nyeri...
Ngilu...

Tuhan..
Sungguh...
Tak sanggup kulalui ini

Perlahan...
Suara itu menyapa lagi
Semangatlah...
Terulur tangan itu..
Kembali meraih jemariku
Ada senyuman lembut di wajahMu

Aku mengangguk pelan
Tak lama mataku terpejam
Tertidur pulas

Terima kasih Tuhan
Engkau datang menyelamatkanku

(Januari 2015)
Karya: chatyto11
profile-picture
profile-picture
nona212 dan delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh chatyto11
Puisi 3: Cinta Isi Dompet

Cinta...
awal memandang
dari mata
menuju ke hati

itu sering diucapkan remaja yang kasmaran

Namun bagimu
cinta itu
berawal dari lirikan mataku
merogoh dompetmu

Kalau isinya tebal
tak jadi masalah

Kalau isinya tipis
alias kosong...??
Aahh, malu dong....
malu-malu dong...
Itu kata duo T2

(Medio Januari 2002)
karya: chatyto11
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Puisiku 4: Tuhan Itu Baik
karya: chatyto11

Tuhan itu baik
Sangat sangat baik
Baik bagiku
Baik juga bagimu
Baik untuk kita semua
makhluk ciptaanNya

Tuhan sayang pada kita
Tuhan cinta pada kita
Namun seringkali kita lupa
padanya
Lupa mengucapkan rasa syukur
Lupa menyembahNya
Lupa kasih sayangNya
Lupa cintaNya
Lupa berkat yang diberikanNya untuk kita
Lupa segalanya

Tuhan marah
Lalu berikan cobaan
Dia melihat sejauh mana kemampuan kita
menjalani cobaan itu

Apakah kita kembali padaNya?
Meminta tolong padaNya?
MenyembahNya siang malam?

Tuhan sayang pada kita
Tuhan sangat cinta pada kita
Cobaan itu ditarikNya
dibuangNya
dilepaskanNya dilepaskanNya dari tubuh kita

Lalu meraih kita
memeluk hangat tubuh kita
"Jangan menjauh lagi dariKu, Anakku," bisiknya lembut

Terima kasih Tuhan
Engkau mengajakku kembali bersamaMu
Jangan pernah tinggalkan aku, jawabku dalam hati
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Puisi 5: MATA JERNIH ITU
by: chatyto11

ku memandang langit jingga dengan tatapan sendu
mencoba menembus cakrawala
dari sudut jendela kamar

terlintas ribuan memory slide demi slide
mendadak menghantam benak
laksana tayangan film yang diputar cepat

Entah tiba-tiba kisah itu hadir
menyesakkan dada
ku palingkan wajah
enggan ingat kisah larutkan jiwa

hampa...
tawar...
rindu lesung pipi itu

mata jernih itu

dia penguatku
penyemangatku

------###-----
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Puisi 6: GONGGONG
By: chatyto11

Bukan bunyi
Bukan duri
Bukan, bukan itu

Kenyal-kenyal nikmat
dihisap lalu diemut
pakai mulut

Hei...
jangan tertawa!
jangan mesum!
cuci otakmu!

Kau memikirkan apa?
Pikiranmu itu...
Ah....

Aku sedang nikmati makan malam
di bawah langit biru
di Akhau "Potong Lembu"
sepiring sea food
kerang kecil
GONGGONG namanya
hmmm.....
bikin nagih isi perut

-----###-----
(medio september 2007)
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh chatyto11
Puisi 7: Puisi Monolog
By: chatyto11

Katamu Pantai Kuta terindah
Kataku Pantai Lagoi yang terindah
kau tak percaya?

Kau bilang mudah masuk Pantai Kuta
kataku tidak mudah masuk Lagoon Resort
Kau tak percaya?

Kau sudah sering ke Pantai Kuta
Tapi kau tak pernah ke Lagoon Resort

Aku memang tak pernah ke Pantai Kuta
Tapi aku sering ke Lagoo Resort
Kau tak percaya?

Sulitnya masuk ke Lagoo Resort melebihi masuk ke Istana Presiden, ujarku
Kau sudah pernah ke Istana Presiden? tanyamu
Belum, jawabku
Kau tertawa mengejekku
Aku ikut tertawa
Tertawakan kebodohan
khayalan semata

Ah... sudahlah

----------------
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh chatyto11
Puisi 8: Bingung
By: chatyto11

Di situ...
Mana??

Di situ....
Tak ada

Ada....
Mana??

Ya, di situ
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh chatyto11
Biarlah orang melakukan yang diinginkannya
ciptakan hal baru untuk negri
pemikiran modern yang tak biasa
dicemooh, dibuang, tak dipakai.

butuh waktu untuk mengakui
butuh waktu untuk menghargai
ciptaan anak negeri
hanya dipandang, tak masuk di hati

sakit...
sakit hati ini
kala bangsa lain akui
namun bangsa sendiri acuhi

suatu yang tampak indah
namun tak bersuara
lewat ruang yang tak kunjung bergema

kuketuk pintu depan
izinkan ku memasukimu
mengenalmu
indonesiaku

oleh: chatyto11
medio oktober 2019
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Puisi 10: Rasa dan Asa

rasa ada di sini
rasa ada di sana
di sini dan di sana

rasa menghimpit asa
memberi celah
memberi warna

walau terluka
berdarah
tetap tegak
tatap mega

terhempas dalam kesunyian
terhanyut dalam melodi

asa kan kugapai
meski lelah kan ku capai
dalam impian mahligai
surgawi bersama Ilahi
profile-picture
delia.adel memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di