CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hanya Dapat Gaji Rp 111 Juta, DPRD DKI Gelisah Tak Ada Kunker Dan Reses
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ed589cef4d69577231a6a30/hanya-dapat-gaji-rp-111-juta-dprd-dki-gelisah-tak-ada-kunker-dan-reses

Hanya Dapat Gaji Rp 111 Juta, DPRD DKI Gelisah Tak Ada Kunker Dan Reses

RADAR NONSTOP - DPRD DKI Jakarta galau. Mereka gelisah lantaran anggaran kunjungan kerja atau kunker serta reses kena coret.

Anggaran itu dicoret lantaran dialihkan untu penuntasan wabah Corona di ibu kota. Diketahui, DPRD sudah sepakat soal alokasi anggaran dewan untuk kebutuhan Corona.

"Tidak ada kunker maupun reses. Semua kena potong," tegas anggota DPRD yang namanya enggan disebutkan, Senin (1/6) malam.

Dia berharap kunker dan reses masih bisa berjalan. Karena kalau hanya honor untuk memenuhi kebutuhan konsituen di daerah pemilihan (dapil) sangat berat.

Apalagi saat Corona ini diwajibkan para kader parpol yang duduk di DPRD memberikan bantuan sembako ke masyarakat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, DPRD DKI dalam sebulan bisa menghasilkan Rp 111 juta per bulan untuk anggota.

"Memang sudah ketok palu. Kalau reses dan kunker dihapus, tapi dengan kondisi begini berat," aku anggota dewan dari Komisi B yang meminta agar namanya jangan disebut karena bisa kena sanksi dari partai.

Seperti diberitakan, penghematan anggaran dewan dalam APBD DKI Jakarta 2020, dibahas dalah rapat pimpinan gabungan (rapimgab). Efisiensi anggaran dilakukan pada semua kegiatan rapat fraksi, komisi, dan badan.

Selain itu, efieisensi juga dilakukan untuk kunjungan kerja alat kelengkapan dewan (AKD), sosialisasi perda, dan reses. Besaran anggaran yang dipindah untuk penanganan Corona sebesar Rp 256,5 miliar.

"Terkadang rakyat gak paham. Kita dicap sebagai orang banyak duit karena menjadi dewan," keluhnya lagi.

https://m.radarnonstop.co/read/19433...nker-Dan-Reses
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7
Masih bisa makan lobster kayaknya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
"Memang sudah ketok palu. Kalau reses dan kunker dihapus, tapi dengan kondisi begini berat," aku anggota dewan dari Komisi B yang meminta agar namanya jangan disebut karena bisa kena sanksi dari partai.

Tipe tipe gini yang menggantungkan hidupnya pada satu penghasilan doang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sam86 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Sekali2 KunKer ke Wisma Atlet lah jangan pakai APD dan Masker.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
kasian anggota DPR..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slider88 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jd anggota dewan itu
Ibarat orang dpt hadiah
Langsung pd ngerumunin minta dibagi
Mangkanya gaji gede ngerasa kecil
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
goblok
pandemi dah terjadi masih merasa semua akan baik2 saja dan kembali ke sediakala
planing ulang dong gimana caranya hidup dengan gaji 111juta emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slider88 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
lha emang banyak duit
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
pengen aku bersin-bersin batuk-batuk di depan mereka emoticon-Cipok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan 3 lainnya memberi reputasi
senang ya pak jadi anggota DPRD... emoticon-Big Grin


______________emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
jadi mau nya ini gmn ?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
Kalo emang nantinya duitnya buat bantuan ke masyarakat, ya mending langsung dikasih ke masyarakat dong hei anggota dprd yg budiman...

Ngapain mesti perlu melalui perantara antum, yg ada nanti malah kena potong biaya admin
emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 4 lainnya memberi reputasi
ujung unjungnya duit juga




jadi kalau ada caleg pas kampanye tujuanya memajukab bangsa dan negara, buru" ambil bata timpuk mulutnya













emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 6 lainnya memberi reputasi
Soalnya sistem.mereka politik duit, klo jadi dewan ya harus balik modal ato klo gk ya harus untung............partai pun mana mungkin gk malak mereka tiap bulan suruh kasih sumbangan......
profile-picture
kelayan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gelisah karena belum balik modal ya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelayan dan 4 lainnya memberi reputasi
wah utang kampanye masih numpuk kah? emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelayan dan 2 lainnya memberi reputasi
Nggak kunker silahkan duduk manis buka sosmed aja, amati dan komentari kerjaan pemprov DKI dan cari kesalahan Anies.
profile-picture
kelayan memberi reputasi
kita turut prihatin gaji yang diterima yg mulia hanya dpat 111jt.....mereka bisa jatuh pd lubang kemiskinan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ngebetbanget dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Prihatin dengan nasib anggota dewan tsb. Gaji 111 jt, setoran ke partai/lsm/ormas 110 jt. Sisa 1 jt buat hidup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
uda punya kuasa harusnya
minimal lu bikin toko nyari ruko +
modal gratisan pake pengaruh lu polos amat bego
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelayan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
iya sih gaji nya cuma buat japrem doang.yg di andelin bancakanya🤣🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan kelayan memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di