CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sedot Rp400 M Saat Pandemi, RS Pulau Galang Dianggap Proyek Boros"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ed0bf18f0bdb23f4f70fa80/sedot-rp400-m-saat-pandemi-rs-pulau-galang-dianggap-proyek-borosquot

Sedot Rp400 M Saat Pandemi, RS Pulau Galang Dianggap Proyek Boros"

Sedot Rp400 M Saat Pandemi, RS Pulau Galang Dianggap Proyek Boros"


tirto.id - Rumah Sakit Darurat Pulau Galang sepi. Per kemarin (27/5/2020), hanya ada 42 orang yang dirawat, dengan rincian 30 orang positif COVID-19 dan sisanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Total, dari 12 April sampai 27 Mei, pasien yang dirawat ada 114.

RS darurat yang terletak di Batam Kepulauan Riau ini awalnya adalah tempat pengungsian rakyat Vietnam dan Kamboja pada masa Orde Baru. Ia mulai dialihfungsikan dan ditambahkan fasilitas-fasilitas penunjang lain pada awal Maret lalu, ketika COVID-19 mulai menghantam Indonesia. Biaya yang dihabiskan untuk membangun RS darurat ini mencapai Rp400 miliar.

Fasilitasnya terbilang lengkap. Mengutip setkab.go.id, selain fasilitas isolasi, observasi, lab, instalasi jenazah, hingga landasan helikopter, di tempat ini juga terdapat penunjang seperti mes petugas medis, gedung farmasi dan gizi, juga air bersih hingga instansi pengolahan limbah. Sementara daya tampungnya 1.000--kontras dengan isinya yang tak sampai 50 pasien.

Sepinya pasien di Pulau Galang bukan karena penderita COVID-19 di Indonesia memang sedikit. Faktanya kurva kasus masih terus menanjak tajam dengan angka positif mencapai 23.851 per 27 Mei kemarin pukul 12 siang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana menjelaskan, pasien sedikit karena fasilitas ini memang menampung para tenaga kerja Indonesia yang mudik lewat jalur Batam.

“Kami khusus menampung pasien PMI/TKI (Pekerja Migran/Tenaga Kerja Indonesia), misalnya dari Malaysia. Setiap PMI yang kedapatan reaktif [lewat] tes langsung kami istirahatkan dan karantina dulu. Yang tak reaktif kami izinkan pulang,” kara Tjetjep kepada reporter Tirto, Rabu (27/5/2020).

Meski hanya merawat 42 orang, hingga saat ini ada 300 tenaga medis yang siap siaga di RS Darurat Pulau Galang. “Dokter umumnya 6 orang, spesialisnya ada dokter paru-paru, ahli gizi, dokter penyakit dalam,” katanya.

Disebut Tidak Matang

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan pembangunan RS Darurat Pulau Galang tidak direncanakan dengan baik. Indikatornya: ia jauh dari episentrum penyebaran wabah--kini ada di DKI Jakarta dan Jawa Timur--dan hanya melayani pasien yang sangat spesifik.

“Jauh dari mana-mana, tidak strategis. Bagaimana orang mau berobat ke sana, aksesnya kan minim,” kata Trubus kepada reporter Tirto, Rabu (27/5/2020).“Ujung ujungnya ini [pasien] ke Wisma Atlet,” tambahnya. Wisma Atlet adalah RS darurat pertama yang dipersiapkan pemerintah sebelum RS Pulau Galang.

Para PMI lebih banyak pulang ke Indonesia lewat jalur udara dan mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Hingga 31 Mei, pengelola memprediksi akan ada 10 ribu PMI kembali ke Indonesia lewat bandara tersebut.

Tjetjep Yudiana mengatakan sejauh ini mereka “belum menerima rujukan dari Soetta.” “Saya pikir kalau melaui Soetta ya pasti ke Wisma Atlet, karena kalau dibawa ke Batam ada risiko penularan di pesawat.”

Mengutip Antara, per 27 Mei lalu ada 885 pasien yang dirawat inap di Wisma Atlet. Pasien dengan kategori positif mencapai 851, sisanya PDP dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Karena dasar itu Trubus menegaskan pembangunan RS Darurat Pulau Galang itu cuma buang-buang anggaran.

“Ini memang ada unsur pemborosan. Rp400 miliar itu bisa bangun RS di Banten, di Jawa Tengah. Pokoknya yang enggak jauh dari ibu kota dan Jakarta. Saya kira ini benar-benar keputusan yang terlalu mendadak,” ungkap dia.

Ekonom dari Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira pun menyimpulkan serupa, bahwa ada pemborosan anggaran. Namun karena saat ini RS Darurat Pulau Galang kadung berdiri, ia menyarankan sebaiknya melakukan evaluasi. Dari sana mungkin ada anggaran yang dapat direalokasi seperti untuk “stimulus tenaga medis.”

Menurutnya insentif pemerintah ke sektor kesehatan masih terlalu minim, hanya Rp75 triliun dari Rp405 triliun. “Harusnya sudah 50:50,” katanya.

RS Darurat Pulau Galang sebenarnya dibangun bukan hanya untuk penanganan COVID-19. Ini adalah proyek jangka panjang, dan barangkali karena itulah meski jauh dari episentrum dan operasionalnya tidak maksimal saat ini, RS Darurat Pulau Galang tetap dibangun.

“Nanti kalau sudah semuanya selesai baru ini akan kita alihkan pada penggunaan yang lain. Rencananya memang untuk rumah sakit penyakit-penyakit menular dan riset,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau RS pada 1 April lalu. Saat itu ia bahkan berharap RS ini “enggak dipakai.”(tirto.id - smj/rio)


https://tirto.id//sedot-rp400-m-saat...medium=Popular





GIF



In mukidi we trust emoticon-Mewek













emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Uprutz dan 12 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
salah nganus kah??
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
pasien dr jatim pindain aja ke sini keknya kewalahan itu jatim
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
untung masi ada fungsinya.

ngga kayak candi hambalang..emoticon-Cape d...
Emang iyaa yang pertama2 nyaranin bikin rs di pulau ini sama satu lagi dibatam itu siapa si??

Gak praktis banget masa orang sakit musti diterbangin atau naek kapal beda pulau??

400M itu kalo buat rs darurat di jakarta dari awal lebih bagus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angga_nero dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Itulah klo kerja cuman mikirin gmn caranya mroyek...emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pinkypatrick dan 2 lainnya memberi reputasi
Majalah Tempo ini menohok banget.

emoticon-Ngakak

Sebentar lagi Buzzer mengerahkan akunnya memberi rating buruk di Play Store aplikasi Tempo.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sebenarnya bisa dimanfaatkan kok, sebagai RS karantina utk WNI yang pulang dari negara wabah. Tapi gak tau kenapa gak dijalanin sekarang.
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Yang penting proyek cair yang BuzzeRP tod.
Emang di pulau jawa gak ada tanah yang kosong untuk dibangun RS darurat.
Setelah lepas covid masih bisa digunaiin kalau posisinya di pulau jawa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
katany buat tmpt penelitian virus serupa covid dan sebangsanya
Bagaimana dg yg ini.. tempo ??.. emoticon-Malu (S)

Sedot Rp400 M Saat Pandemi, RS Pulau Galang Dianggap Proyek Boros"


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
RyanYulio dan smogal memberi reputasi
Lihat 4 balasan
in mukidi we trustemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soda.water dan 2 lainnya memberi reputasi
rs pulau galang ini reaksi cepat pemerintah yg kmrn2 di bilang lamban, dari kasus di wuhan, reaksi who, penularan antar manusia, penularan penumpang pesawat, saat itu rencana ini terlihat tepat
tapi virus ini berkembang dg cepat, tidak ada 1 negara pun yg siap, yg mengerti atau pernah mengalami wabah seperti ini, jadi wajar jika ada 1 atau 2 hal yg terlihat tdk efektif

masalah 400 milyar, kalo ada kadrun yg komplen suruh mati aja, krn kadrun gak ada yg bener2 tulus demi bangsa ini emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaskuslank dan 5 lainnya memberi reputasi
nyinyir mah jagonya
Kejauhan,

pasien kbanyakan dari jawa ya harusnya bangun di dearah/ kepulauan dekat jawa
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan angelo.ogbonna memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Boros itu opini,dan harus diwaspadai datangnya opini ini karena diduga telah disusupi agen hti yang berniat makar terhadap kedaulatan republik indonesia.

Kitak kitak werganet yang smart dan kritis mendukung langkah pemerintah.
#kamikpancasilais
#toleran&smart
Kenapa gak bangun di jakarta? Matanya buta apa itu orang, gak liat RS Darurat Wisma Atlit.
Itu blm lagi RS besar yg jd rujukan covid.

Ada RS di area sana ya bagus, ada fasilitas yang siap dan siaga. Gak ada pasien ya bagus lah, tinggal liat sikon ke depan gimana.

Tenaga medis dari relawan juga skrg gak hanya fokus di jawa, udah mulai ngirim ke sulawesi NTB segala macem, tergantung daerah butuh bantuan tenaga apa. Bantu RS daerah dan dinkes, tenaga lgsg dikirim dr pusat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yudi2008300324 dan 2 lainnya memberi reputasi
lumayan lah proyek....




ya gak bong?




emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yxgk dan 2 lainnya memberi reputasi
Bong ayo cebokin Bong emoticon-Ngakak (S)

400-M anjiiir dibuat tanpa perhitungan sama sekali, tapi buat ebong dan buzzeRp mah tetap tjahaja nya sungguh menyilaukan

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
yxgk dan introvertpsycho memberi reputasi
lebih baik dana 400 miliar buat formula eek

kadrun pasti senang
Lihat 1 balasan
anies emank buang2 duit 400M kalo dibagi ke stafsus leboh bermanfaat
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di