CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah Tengah Siapkan Skenario Kembali Produktif di Tengah Pandemi COVID-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecfd658f4d695239e4d68f5/pemerintah-tengah-siapkan-skenario-kembali-produktif-di-tengah-pandemi-covid-19

Pemerintah Tengah Siapkan Skenario Kembali Produktif di Tengah Pandemi COVID-19

Pemerintah Tengah Siapkan Skenario Kembali Produktif di Tengah Pandemi COVID-19

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skenario agar masyarakat dapat melaksanakan kegiatan produktif di tengah pandemi COVID-19. Tentunya, hal itu sedang dipersiapkan secara matang agar dalam implementasinya tidak mengalami kendala dan pandemi COVID-19 dapat dikendalikan.

Dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percapatan Penanganan COVID-19, Yuri mengatakan bahwa skenario itu tidak hanya menyasar pada sektor ekonomi saja. Akan tetapi juga menyinggung soal aspek lainnya seperti sektor pendidikan.

"Bukan hanya di bidang ekonomi, tetapi juga kita kembali lagi mulai memikirkan bagaimana proses pendidikan pembelajaran di sekolah, di kampus, sudah mulai harus kita hidupkan kembali, kita jalankan kembali,” jelas Yuri di Jakarta, Kamis (28/5).

Kemudian Yuri juga mengatakan pemerintah dalam hal ini juga sangat serius mempersiapkan agar bagaimana kegiatan keagamaan di rumah ibadah dapat berjalan seperti sedia kala, tentunya dengan memperhatikan beberapa hal yang sekaligus bertujuan untuk mengendalikan penyebaran virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

"Bagaimana kemudian kegiatan beribadah di rumah-rumah ibadah, juga kita kembalikan seperti semula,” kata Yuri.

Dalam hal ini, Yuri memastikan bahwa semua itu tergantung pada kondisi epidemologi di tiap-tiap wilayah. Sebab, kondisi masing-masing daerah tidak sama.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian-kajian komprehensif untuk mengendalikan epidemologi COVID-19 pada tiap daerah tersebut sebelum kemudian dapat diputuskan untuk menjalankan skenario agar masyarakat dapat kembali produktif di masa pandemi.

"Tentunya, ini akan sangat tergantung pada kondisi epidemologi daerah itu saat ini,” jelas Yuri.

"Oleh karena itu, tentunya kajian harus komprehensif di masing-masing daerah, karena tujuannya adalah pengendalian epidemologi COVID-19 di daerah itu,” imbuhnya.

Sebagaimana informasi sebelumnya bahwa, menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 per hari ini, Kamis (28/5), terdapat dinamika kasus COVID-19 yang berbeda pada tiap wilayah.

Sebagai contoh bahwa penambahan jumlah kasus positif paling banyak adalah di Jawa Timur sebanyak 171, kemudian Kalimantan Selatan ada 116, DKI Jakarta bertambah 105, Sulawesi Selatan ada 46 dan Sumatera Utara bertambah 30 kasus.

Adapun dalam hal ini, angka penambahan kasus di DKI Jakarta yang paling banyak adalah dari para Warga Negara Indonesia (WNI) repatriasi atau yang pulang dari luar negeri. Menurut Yuri, para WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu telah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.

Kemudian wilayah yang nihil penambahan kasus meliputi Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Utara, Lampung, Riau, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Kemudian untuk wilayah yang ada satu penambahan kasus adalah Aceh, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Adanya kasus nihil tersebut sekaligus menjadi tantangan terbesar bagi masing-masing wilayah untuk mempertahankannya.

Selanjutnya, apabila melihat hitungan hari ke hari, Provinsi Kalimantan Selatan terdapat penambahan cukup banyak kasus positif COVID, namun Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah yang paling banyak, meski telah mengalami penurunan hingga 28 orang jika dibanding data hari sebelumnya, Rabu (27/5).

Sementara itu berdasarkan rincian data secara akumulatf nasional, penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ada sebanyak 687 orang sehingga totalnya menjadi 24.538. Sedangkan pasien sembuh menjadi 6.240 setelah ada penambahan 183 orang dan kasus meninggal menjadi 1.496 dengan penambahan 23 orang.


Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional
Editor : GVA
profile-picture
profile-picture
zhed09 dan nomorelies memberi reputasi
Kasian yuri ini mulut bau bool jokewey emoticon-Ngakak
Semoga dapat oscar skenario terbaik
percuma.. diatur ga bisa.. maunya tuh, ud dikasih makan, trus dikasih duit, dikasih rumah, motor, dan jgn dikasih tanggung jawab, baru nurut..
Pemerintah Tengah Siapkan Skenario Kembali Produktif di Tengah Pandemi COVID-19
profile-picture
checkedusername memberi reputasi
Mau gimana lagi, dibiarin lama" ekonomi rontok. Biarpun andaikan lockdown dan pemerintah yang tanggung biaya hidup rakyat, tetap aja bakal ada yg bandel.
Emang melandai benran karena yang positif sedikit apa tesnya sedikit supaya melandai kurvanya
kagak selesai2 ni covid
berjilid jilid kayak 212
Kayak ga tau modelnya pengusaha saja. Skrg mereka sdh phk byk karyawannya trs job desc karyawan yg msh dipertahankan dibuat dobel2. Kl ekonomi sdh lumayan lancar ya tetap saja mereka ga bakal rekrut org baru pengganti yg diphk td & terus membiarkan karyawannya punya double job desc emoticon-Big Grin

Intinya pengangguran yg timbul akibat corona ini tdk akan berkurang drastis biarpun ekonomi sdh mulai pulih.
Diubah oleh Echizen.Ryoma
bisnis nisan, kuburan, kantong mayat, pembakaran mayat, rumah duka, yasinan apa segala macam bakal naek...jadi kudu bersiap aja gali duit dari banyaknya kematian emoticon-Angkat Beer
Pembagian nasi anjing gak dilanjutin??? emoticon-Bingung
Kasian yuri trus cebokin pemerintah emoticon-Turut Berduka
Newnormal adalah herdimunity yg di pantau oleh aparat. Siap siap Corona lebih merata. Ekonomi merangkak, Corona meroket.
semoga corona cepat hilang huhu


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di