CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Corona Landai, Pemkot Bandung Minta New Normal Karena 15.000 Karyawan Mal Kena PHK
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecfb5f465b24d55ad525aeb/corona-landai-pemkot-bandung-minta-new-normal-karena-15000-karyawan-mal-kena-phk

Corona Landai, Pemkot Bandung Minta New Normal Karena 15.000 Karyawan Mal Kena PHK

Corona Landai, Pemkot Bandung Minta New Normal Karena 15.000 Karyawan Mal Kena PHK


Bisnis.com, BANDUNG -- 15.000 karyawan pusat perbelanjaan di Kota Bandung mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) selama Pandemi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah usai mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Jawa Barat, Rabu (27/5/2020).

Menurut Elly kondisi ini menjadi dilema tersendiri bagi Pemerintah Kota Bandung dalam upaya pengentasan Pandemi Covid-19.

"Sudah 2,5 bulan ini mal ditutup, 15 ribu karyawan mal di-PHK," jelas Elly.

Oleh karenanya, pihaknya mengajukan pemberlakuan relaksasi sektor ekonomi agar geliat ekonomi di Kota Bandung bisa bangkit lagi. Dikarenakan PSSB kota Bandung yang efektif berhasil menekan penyebaran corona hingga akhirnya landai.

"Kita akan ajukan relaksasi sektor ekonomi ke Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, karena Corona telah landai," jelas Elly.

Baca juga: Sudah Sebulan Tak Ada Tambahan Kasus Meninggal Karena Corona di Bandung, Kasus Positif Juga Telah Landai

Jika benar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung selesai pada 29 Mei 2020, maka kemungkinan relaksasi di sektor ekonomi bisa dilakukan pada 30 Mei 2020.

"Penerapan new normal ini juga harus dilakukan dengan ketat, kita awasi," ungkap Elly.

Baca juga: Pengusaha Sambut New Normal: Jika Tidak, PHK Massal Pada Agustus tidak Terelakkan

Nantinya, pemberlakuan ini tidak hanya diberikan kepada 22 mal di Kota Bandung, tapi juga bagi pasar-pasar lain yang sebelumnya dilarang beroperasi selama PSBB.

"Semua bisa beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," jelas dia.

Tercatat sejak Rabu 29 April 2020, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Bandung mencapai 38 orang.

Hingga Kamis 28 Mei 2020, jumlahnya masih sama, tidak terjadi penambahan kasus kematian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, berdasarkan catatan yang diterima, kenaikan jumlah pasien positif Covid-19 melandai dan tidak terjadi melonjak secara signifikan.

"Kemarin misalnya 298 (positif), sekarang jadi sekitar 300, itu kan naiknya landai."

"Tidak misalkan dari 298, jadi 400, kan nggak begitu. Memang naik, belum datar banget. Tapi sudah mendekati ke datar, data hari ini," kata Ema, Rabu (27/5/2020).

Ia berharap, data penyebarannya terus melandai dan grafiknya dapat segera menurun.

"Saya harapkan data terus begini dan segera menurun. Tapi kalau menurun, saya belum dapat data itu," katanya.(K34)

https://www.google.com/amp/s/m.bisni...ndemi-covid-19


Corona Landai, Pemkot Bandung Minta New Normal Karena 15.000 Karyawan Mal Kena PHK
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh joko.win
jalankan aja protokolnya, semoga selamatemoticon-shakehand
profile-picture
chevelle16 memberi reputasi
kota bandung 29 mei besok kan. emoticon-Om Telolet Om!

klo mau diterapkan kita liat efeknya aja. klo jabodetabek sebaiknya jgn new normal dulu.
duka aja semua, tinggal rakyatnya sadar aja tetap di rumah jangan kelayapan ke mall
Landai2 yg di tes ud brapa juta org????,tes aja seupil main landai2 aja
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan idkfa memberi reputasi
Nah itu banyak karywan mall yg dirumahkan.
SPG Matahari & Karyawati XXI yg di PHK sini call gw. Ada lowongan kerja baru
Tapi.......
.
.
.
.
.
Harus yg single & kece abis emoticon-Big Grin
Jadi bini ke 2, 3, 4 emoticon-Ngakak
Landai pala kau kamil emoticon-Ngakak

Tuh jabar kurva masih landai ke arah tinggi gitu mil mil emoticon-Ngakak
mall boleh buka...

tapi ga bole ada pengunjungnya..


emoticon-Shakehand2
Quote:


Bukan jumlah yang sedikit.
Mempengaruhi inflasi pastinya.
Quote:


Tp org2 keknya lbh baik mati karena corona drpd mati karena kemiskinan. Yg kerasa di masyarakat itu dampak ekonominya bkn dampak kesehatannya. Lagian bukan di sebulan pertama lockdown total. Serba setengah2

Pusat anjing emoticon-fuck
Quote:


Makanya tiru tegal, ketat peraturan nya walaupun gak sempurna dan diterima masyarakat apalagi gubernur pdip tetapi liat kurva coronavirus bersih coy emoticon-Big Grin
Bandung memang rata2 orangnya patuh.... jalanan juga sepi pake banget...sangat wajar kalo sudah landai covidnya.... beda sama jakarta apalagi daerah timur sama selatan isinya kadrun otak batu semua.... plus ditambah gabener tukang bikin efek kejut, wajarlah coronanya masih banyak
Lah gmana mau ngemall orang2nya aja gajinya dipotong. Kenapa harus mall?
Melandai naik bukan turun beroo..



Lucu lo
Tes aja belum sampai jutaan sampel, malah ngotot new normal .
Terlabek dah buat periode ini 🤦🏻🤦🏻🤦🏻
Quote:


Yang minta dinas kota Bandung ke Ridwan Kamil emoticon-Nohope

Lagian gw ngerasa kalo warga Bandung itu patuh
PSBB bener2 dijalanin
Beda banget sama di Jakarta & Tangerang
mau sampai desember juga silahkan, asal kebutuhan pangan dan utilitas cem air, listrik, kos di penuhi pemerintah
Diubah oleh chisaa
Bandung bukan hanya pegawai mall, tapi para buruh2 industri disana juga sudah pada cengap cengap.

Mau ga mau harus di berlakukan kembali aktivitas ekonomi, yang penting di minimalisir penyebarannya secara mandiri oleh publik.

Yang suka politisasi masalah ini, siap2 saja efek bumerang bila terlalu ngotot di drive masyarakatnya, karena logika pemerintah melakukan hal ini akan lebih masuk di akal dibanding nyinyiran para politisi oplosan
Newnormal adalah herdimunity yg di pantau oleh aparat. Siap siap Corona lebih merata. Ekonomi merangkak, Corona meroket.
profile-picture
robienrose memberi reputasi
Newnormal adalah herdimunity yg di awasi. Siap siap Corona lebih merata. Ekonomi merangkak, Corona meroket....


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di