CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Saingi Eksistensi Zoom, Pabrikan China ini Punya DingTalk dan VooV
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecf6992c0cad72edd7195c0/saingi-eksistensi-zoom-pabrikan-china-ini-punya-dingtalk-dan-voov

Saingi Eksistensi Zoom, Pabrikan China ini Punya DingTalk dan VooV


Sudah banyak media yang ngebahas kalau aplikasi video conference Zoom sekarang lagi banyak digandrungi masyarakat dunia. Aplikasi ini bisa membantu orang untuk berkomunikasi dari jarak jauh guna kepentingan pekerjaan, belajar, atau sekedar tegur sapa bersama sahabat. Meskipun sempat diterpa isu keaamanan pengguna, Zoom masih tetap menjadi pilihan untuk komunikasi jarak jauh. 

Eksistensi Zoom ini sempat disaingi oleh beberapa paltform sejenis, seperti Skype, Google Meet, dan Video Messengers dari Facebook. Selain itu, platform perpesanan seperti WhatsApp dan Line pun ikut menghadirkan fitur baru untuk layanan video call mereka.

 Saingi Eksistensi Zoom, Pabrikan China ini Punya DingTalk dan VooV

 Saingi Eksistensi Zoom, Pabrikan China ini Punya DingTalk dan VooV

Nah, kali ini, Zoom juga mendapatkan saingan dari negeri tirai bambu, China. Disana terdapat dua platform yang menyediakan layanan video conference. DingTalk kepunyaan Alibaba dan VooV yang disupport oleh Tencent. Kedua layanan ini diklaim mempunyai pelanggan yang cukup besar. Dari info yang Ane dapat, DingTalk hingga kini digunakan lebih dari 10 juta pebisnis dan organisasi serta lebih dari 120 juta siswa di seluruh wilayah China.

Gak mau terlihat jago kandang, DingTalk juga meluncurkan versi global, yakni DingTalk Lite untuk pasar Asia, Jepang, Singapura, dan Hong Kong. Sekarang, platform tersebut tersedia dalam bahasa Jepang, Inggris, dan China tradisional.

Sementara untuk VooV, ini merupakan versi internasional dari Tencent Meeting yang udah diluncurin sejak Desember tahun lalu. VooV telah hadir di beberapa negara, seperti India, Jepang, dan Singapura. Di VooV, video conference bisa dihadiri hingga 300 peserta sekaligus. Jumlah ini sama dengan yang diterapkan oleh DingTalk.

Salah satu alasan kenapa kedua platform video conference ini eksis di China adalah karena diblokirnya Zoom sejak September lalu oleh pemerintah China.


Mayan deh


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di