CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi : Segera Sosialisasikan Protokol Tatanan Normal Baru Secara Masif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecf518db840881a7247c11f/jokowi--segera-sosialisasikan-protokol-tatanan-normal-baru-secara-masif

Jokowi : Segera Sosialisasikan Protokol Tatanan Normal Baru Secara Masif

Jokowi : Segera Sosialisasikan Protokol Tatanan Normal Baru Secara Masif

JAKARTA- Presiden Joko Widodo meminta agar protokol mengenai tatanan normal baru yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan dapat segera disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Pengenalan yang lebih dini dan masif dari protokol tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat agar tetap produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai persiapan pelaksanaan Protokol Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2020.

"Tatanan normal baru yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan ini agar disosialisasikan secara masif sehingga masyarakat tahu apa yang harus dikerjakan baik mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak," kata Presiden.

Sehari sebelumnya Kepala Negara telah meninjau kesiapan menuju tatanan normal baru dengan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di sarana publik dan perniagaan. Pelaksanaan pendisiplinan digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota dengan melibatkan anggota TNI dan Polri yang akan senantiasa mengingatkan masyarakat untuk berdisiplin menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

"Aparat dari TNI dan Polri telah diterjunkan ke titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota dalam rangka persiapan pelaksanaan tatanan normal baru yang akan kita lihat dari angka-angka dan fakta-fakta di lapangan, utamanya yang berkaitan dengan R0 dan Rt. Apabila ini nanti efektif, kita akan gelar dan lebarkan lagi ke provinsi dan kabupaten/kota yang lain," kata Presiden.

Tatanan normal baru produktif dan aman tersebut, Presiden melanjutkan, nantinya akan terlebih dahulu dimulai di beberapa provinsi dan kabupaten kota dengan indikator R0 yang sudah di bawah satu. Angka indikator tersebut di bawah satu tersebut dapat dipahami bahwa penularan dan pertumbuhan kasus Covid-19 semakin melambat dan cenderung dapat dikendalikan.

"Kita coba di beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki R0 yang sudah di bawah satu dan pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan," kata Presiden.

Selain itu, yang tak kalah penting, Kepala Negara menegaskan untuk memastikan tingkat kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan virus ini sebelum bersiap menuju fase produktif dan aman sebagai sebuah normal baru. Bagi daerah yang diketahui memiliki angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, Presiden meminta jajaran terkait untuk memberi perhatian khusus dan melakukan pengujian sampel serta pelacakan yang agresif dengan diikuti isolasi yang ketat untuk menekan kurva penularan.

"Saya kemarin sudah perintahkan kepada Gugus Tugas, Panglima TNI, dan Kapolri untuk di Jawa Timur misalnya agar ditambah bantuan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya sehingga tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan yang agresif terhadap yang PDP maupun ODP, dan melakukan isolasi yang ketat. Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik," kata Presiden. 

Sumberemoticon-FrownHumas Kemensetneg)
Editor : GVA
profile-picture
profile-picture
entop dan nasgorbabi memberi reputasi
Bedanya protokol new normal ini dengan protokol PSBB kemaren apa sih, sampe perlu ada upaya lebih untuk mensosialisasikannya? emoticon-Bingung (S)

Karena dengan pemberitaan yang sedemikian masif sejak dua bulan terakhir, sepertinya tidak ada lagi orang yang gak tau tentang protokol kesehatan ditengah pandemi ini. Kalau yang gak MAU menjalankan banyak emoticon-Big Grin
Lihat 4 balasan
Dengan begitu, masyarakat yang udah pulang kampung akan bergerilya masuk ke tempat2 yang menerapkan new normal buat dapet pendapatan; dan disaat itulah kurvanya meroket lagi.

Pertamax bukan jalan ninja Ane... emoticon-Hammer
Diubah oleh 25225766935253
Dih.. ngikut-ngikut Arab aja bisanya! emoticon-Mad

Jokowi : Segera Sosialisasikan Protokol Tatanan Normal Baru Secara Masif

Untung Arab aman dari segala macam nyinyiran kadrun. emoticon-Salaman
Lihat 3 balasan
Aparat dari TNI dan Polri akan diterjunkan untuk mengorganisir tempat tempat yang sekiranya bakalan ramai dan perlu di ingat juga kita sendiri ikut andil dalam keberhasilan new normal ini agar sektor kesehatan dan ekonomi bisa sejalan. stay safe gaes!
Wingi le njaluk tegas dan teges siap siap dikabulke emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Kantor-kantor pada back to normal
bukan new normal

parah pokoknya aplikasi dilapangannya
kok semcm new world order
iya vaksin tidak ada yang ada nanti tangan ente di pasang chip...gtu maksudnya tatanan dunia baru
Pak Tatan lagi nyiapinemoticon-Smilie
Namanya aja keren dibikin new normal
Intinya ya biar lini usaha yg terdampak kemarin bisa beroperasi normal lagi aja
Status Tanggap Darurat diperpanjang sampai 30 Juni secara Nasional, tapi Mall dibuka tanggal 5 Juni.

Jadi Mall dibuka 5 Juni, tapi warga tetap di rumah saja sampai 30 Juni.
Lalu siapa yg mau belanja ke Mall?

Ini gimana sih kok semakin plonga-plongo begini?

Kalau memang Juni mau dijalankan New Normal yang Pusat Perbelanjaan, Kegiatan Belajar Mengajar, dan Kegiatan Perkantoran seperti biasa dg protokol kesehatan, ya Status Tanggap Darurat Bencana jangan diperpanjang dong.

Bikin bingung saja. Semakin plonga-plongo saja.
profile-picture
kudo212 memberi reputasi
prokon.....l
satu bujjer panastakk dimaki maki emoticon-Ngakak


Jogja ada indikasi menolak menerapkan "new normal"

Spertinya daerah2 lain juga akan banyak yg menolak.

Kemarin walikota Solo juga sudah kasih sinyal kalo dia blum akan mengijinkan pusat2 keramaian buka kok. Bahkan katanya sekolah masih akan tetap libur.


Newnormal...newpenularan....newgelombang...newmeroket

Moga gak menjadi megablundeer


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di